Selasa, 12 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Natalius Pigai: Konflik Papua Butuh Solusi Besar, Pemerintah Didorong Tempuh Pendekatan Damai

Natalius Pigai: Konflik Papua Butuh Solusi Besar, Pemerintah Didorong Tempuh Pendekatan Damai

  • account_circle say say
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai menilai eskalasi konflik di Papua tidak bisa lagi ditangani dengan pendekatan parsial. Ia menegaskan perlunya langkah besar, menyeluruh, dan berbasis dialog untuk menghentikan siklus kekerasan yang terus berulang.

Pernyataan itu disampaikan Pigai menyusul laporan Komnas HAM yang mencatat 97 peristiwa kekerasan sepanjang 2025 dan 26 kasus tambahan hingga April 2026. “Setiap tindakan kekerasan harus dicegah dan tidak boleh terjadi,” ujar Pigai, Selasa, 12 Mei 2026.

Menurut dia, perkembangan teknologi informasi membuat setiap insiden di Papua cepat tersebar dan menjadi perhatian internasional. Kondisi ini, kata Pigai, berpotensi memengaruhi persepsi global terhadap situasi HAM di Indonesia.

Pigai menilai pendekatan penanganan kasus per kasus selama ini belum efektif. Konflik Papua, menurutnya, merupakan persoalan strategis nasional yang membutuhkan keputusan politik tingkat tinggi serta keterlibatan lintas lembaga.

“Penyelesaian konflik Papua membutuhkan keputusan bersama yang melibatkan eksekutif, legislatif, yudikatif, partai politik, hingga tokoh nasional,” katanya.

Berdasarkan data yang dihimpun dari berbagai sumber, sedikitnya 20 orang dilaporkan meninggal dunia dalam lima peristiwa kekerasan dalam kurun waktu hampir satu bulan terakhir. Insiden tersebut terjadi di sejumlah wilayah seperti Dogiyai, Yahukimo, Puncak, Timika, dan Tembagapura.

Pigai menekankan pentingnya pendekatan berbasis hak asasi manusia dalam penyelesaian konflik. Ia mendorong dialog sebagai jalan utama untuk mencapai perdamaian yang berkelanjutan.

“Kementerian HAM akan terus mendorong pendekatan yang lebih terintegrasi, berkeadilan, dan berbasis penghormatan HAM,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa negara memiliki kewajiban melindungi seluruh warga, termasuk masyarakat Papua. Penyelesaian damai, kata dia, menjadi kunci untuk menjaga stabilitas nasional sekaligus memastikan penghormatan terhadap hak asasi manusia.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Perak Antam Merosot Tajam, Segini Harga Terbarunya

    Harga Perak Antam Merosot Tajam, Segini Harga Terbarunya

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak produksi Antam masih belum membaik juga. Hari ini harganya rontok parah. Berdasarkan data dari laman Logam Mulia, Kamis (12/3/2026), harga perak Antam turun hingga Rp2.100 ke level Rp53.300 per gram. Selain perak per gram, Antam juga menawarkan perak dalam bentuk batangan yang dapat menjadi alternatif investasi menarik. Perak batangan Antam diproduksi […]

  • BPS: Pekerja Informal Masih Mendominasi, Proporsi Buruh dan Pegawai Turun pada Agustus 2025

    BPS: Pekerja Informal Masih Mendominasi, Proporsi Buruh dan Pegawai Turun pada Agustus 2025

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa pekerja informal masih mendominasi pasar tenaga kerja nasional, meski terjadi peningkatan jumlah tenaga kerja formal hingga Agustus 2025. Dalam laporan terbaru Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Agustus 2025, BPS mencatat jumlah penduduk bekerja di Indonesia mencapai 146,54 juta orang. Dari total tersebut, 38,74 persen bekerja sebagai buruh, […]

  • Bea Cukai Luncurkan Jaminan Nontunai Elektronik, Proses Kepabeanan Kini Instan

    Bea Cukai Luncurkan Jaminan Nontunai Elektronik, Proses Kepabeanan Kini Instan

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) mempercepat digitalisasi layanan dengan meluncurkan program jaminan nontunai elektronik. Sistem ini memangkas proses kepabeanan yang selama ini bergantung pada dokumen fisik. Peluncuran dilakukan Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok pada 29 April 2026. Program ini menjadi bagian dari transformasi layanan untuk meningkatkan […]

  • Harga Emas Pegadaian Kompak Turun, Warga Jambi Bisa Cek Disini!

    Harga Emas Pegadaian Kompak Turun, Warga Jambi Bisa Cek Disini!

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kabar baik bagi masyarakat Jambi yang ingin memiliki logam mulia. Harga emas yang dijual Pegadaian hari ini terkoreksi lagi. Berdasarkan data yang diperoleh Jambisnis.com dari laman resmi Sahabat Pegadaian, Selasa (5/5/2026), penurunan terjadi pada berbagai merek emas, mulai dari Galeri24, Antam, hingga UBS. Kondisi ini dinilai menjadi momen yang tepat bagi masyarakat untuk […]

  • Harga Kelapa Meroket, Zulhas: Berkebun Kelapa Kini Lebih Untung dari Sawit

    Harga Kelapa Meroket, Zulhas: Berkebun Kelapa Kini Lebih Untung dari Sawit

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menyatakan bahwa menanam kelapa saat ini lebih  menguntungkan dibandingkan kelapa sawit. Pernyataan ini muncul seiring lonjakan permintaan kelapa dari China yang memicu kenaikan harga komoditas tersebut di tingkat petani. Zulhas mengungkapkan harga kelapa di tingkat petani melonjak dari Rp2.000 menjadi Rp12.000 per butir. Kenaikan signifikan ini […]

  • Daftar Proyek Strategis Nasional Berubah, PIK 2 Dicoret

    Daftar Proyek Strategis Nasional Berubah, PIK 2 Dicoret

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah menghapus Proyek Pengembangan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 Tropical Coastland dari daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) terbaru. Hal itu tercantum dalam Peraturan Menteri Koordinator (Permenko) Bidang Perekonomian Nomor 16 Tahun 2025 Tentang Perubahan Kedelapan Atas Permenko Bidang Perekonomian Nomor 7 Tahun 2021 Tentang Proyek Strategis Nasional, yang diteken Menteri Koordinator Bidang Perekonomian […]

expand_less