Pendiri Binance Keluar Penjara, Kini Jadi Tulang Punggung Ekonomi Digital Asia
- account_circle syaiful amri
- calendar_month Sen, 27 Okt 2025
- comment 0 komentar

Changpeng Zhao tampil sebagai tokoh penting di industri aset digital Asia Tengah.
JAMBISNIS.COM – Pendiri bursa mata uang kripto terbesar di dunia, Binance, yakni Changpeng Zhao (CZ), kini kembali menjadi sorotan dunia. Setelah sempat mendekam di penjara selama empat bulan karena kasus pencucian uang, CZ kini justru tampil sebagai tokoh penting di industri aset digital Asia Tengah.
CZ sebelumnya dijatuhi hukuman karena terbukti melanggar undang-undang anti pencucian uang (AML) di Amerika Serikat. Jaksa federal sempat menuntut hukuman tiga tahun penjara, namun akhirnya ia hanya menjalani empat bulan. Tak lama berselang, Presiden AS Donald Trump memberikan pengampunan (pardon) kepadanya.
Sebelum masa hukumannya selesai, CZ juga sudah dilibatkan dalam dunia kripto internasional. Pada Mei lalu, Presiden Kirgistan Sadyr Japarov menunjuknya sebagai penasihat aset digital nasional. Tak lama setelah itu, Kirgistan meluncurkan stablecoin nasional dan bank sentral digital (CBDC) yang menggandeng Binance dalam proses pengembangannya.
Meski sudah resmi keluar dari jajaran manajemen Binance, CZ tetap aktif berinvestasi di berbagai proyek blockchain. Ia juga masih dianggap sebagai sosok berpengaruh di dunia kripto global.
“Stablecoin nasional Kirgistan kini resmi diluncurkan di BNB Chain, dan siap digunakan untuk pembayaran pemerintahan,” tulis CZ di akun X miliknya.
Kirgistan, negara bekas republik Soviet dengan populasi sekitar tujuh juta jiwa, kini berambisi menjadi pusat mata uang digital di Asia Tengah. Pemerintah setempat bahkan menggandeng sejumlah mitra strategis, termasuk Binance, untuk mempercepat transformasi ekonomi digital.
Namun, langkah tersebut juga menuai sorotan dari negara Barat. Stablecoin A5A7, yang berbasis di Kirgistan dan didukung oleh rubel Rusia, dikabarkan digunakan untuk menghindari sanksi ekonomi terhadap Rusia.
Meski begitu, peran CZ dalam membantu Kirgistan menata sistem aset digitalnya kini menjadikannya tokoh penting dalam kebangkitan kripto Asia Tengah, setelah sempat terpuruk akibat kasus hukumnya di Amerika Serikat.
- Penulis: syaiful amri

Saat ini belum ada komentar