Rabu, 13 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Bos Nvidia: AI Akan Gantikan Manusia, tapi Ciptakan Banyak Pekerjaan Baru

Bos Nvidia: AI Akan Gantikan Manusia, tapi Ciptakan Banyak Pekerjaan Baru

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) kini makin jadi sorotan karena kemampuannya yang luar biasa dalam membantu pekerjaan manusia. Tapi di balik kemajuan itu, muncul kekhawatiran: apakah AI akan mengambil alih pekerjaan manusia?

CEO Nvidia, Jensen Huang, punya pandangan menarik soal ini. Dalam wawancara bersama CNN, Huang mengatakan bahwa dirinya 100 persen yakin AI akan menggantikan pekerjaan manusia. Bahkan, ia tak menampik bahwa posisi seperti miliknya sebagai CEO pun bisa diambil alih oleh teknologi di masa depan.

“Saya yakin pekerjaan manusia akan digantikan oleh AI. Bahkan pekerjaan saya sendiri bisa dilakukan oleh AI,” ujar Huang

Meski begitu, Huang menegaskan bahwa AI tidak hanya menghapus pekerjaan, tapi juga membuka peluang baru dan membantu manusia bekerja lebih produktif. Di Nvidia, para karyawan justru diwajibkan untuk menggunakan AI dalam setiap kegiatan agar pekerjaan lebih cepat dan efisien.

“Beberapa pekerjaan mungkin akan tergantikan oleh AI, tetapi di saat yang sama akan muncul banyak lapangan kerja baru yang berhubungan dengan teknologi ini,” jelasnya.

Huang percaya masa depan dunia kerja bukan tentang persaingan manusia dan AI, tapi kolaborasi. Teknologi akan menjadi alat bantu agar manusia bisa menciptakan inovasi baru dan hasil kerja yang lebih baik.

Pendapat serupa juga datang dari para petinggi teknologi dunia lainnya. CEO Cisco Chuck Robbins menilai bahwa AI memang akan menggantikan pekerjaan tertentu seperti layanan pelanggan, pusat panggilan, hingga pemrograman dasar. Namun, teknologi ini justru membuat pekerja jadi lebih produktif.

CEO Anthropic Dario Amodei menambahkan bahwa AI akan banyak mengambil alih pekerjaan administratif dalam lima tahun ke depan, seperti input data atau penyusunan dokumen. Sementara Sam Altman, CEO OpenAI, percaya dunia kerja di masa depan akan dipenuhi ide, kebijakan, dan jenis pekerjaan baru yang belum pernah ada sebelumnya. Bahkan mantan CEO Google Eric Schmidt dan CEO saat ini Sundar Pichai juga sepakat: manusia yang tidak belajar menggunakan AI akan tertinggal.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Minyak Naik 3%, Badai Musim Dingin Lumpuhkan Produksi AS

    Harga Minyak Naik 3%, Badai Musim Dingin Lumpuhkan Produksi AS

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga minyak dunia melonjak tajam pada perdagangan Selasa atau Rabu (28/1/2026) waktu Jakarta. Kenaikan ini dipicu oleh gangguan produksi minyak mentah Amerika Serikat (AS) akibat badai musim dingin yang melumpuhkan infrastruktur energi dan menghentikan ekspor minyak mentah dari Pantai Teluk AS. Mengutip CNBC, harga minyak Brent naik USD 1,98 atau 3,02 persen dan […]

  • Belasan Siswa di TTU Diduga Keracunan MBG, Hasil Uji Laboratorium Tak Kunjung Keluar

    Belasan Siswa di TTU Diduga Keracunan MBG, Hasil Uji Laboratorium Tak Kunjung Keluar

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dinas Kesehatan Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, hingga kini masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium terkait dugaan keracunan yang dialami belasan siswa sekolah dasar usai mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG). Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Kesehatan TTU, Basilius Haumein, mengatakan hasil uji laboratorium terhadap sampel makanan dan muntahan siswa belum dirilis […]

  • Pagi Cerah, Rupiah Menguat Jadi Rp16.731 per Dolar AS

    Pagi Cerah, Rupiah Menguat Jadi Rp16.731 per Dolar AS

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat pagi ini. Rupiah dibuka menguat 5 poin atau 0,03 persen menjadi Rp16.731 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.736 per dolar AS. Penguatan rupiah juga diikuti mata uang di kawasan Asia dengan pergerakan bervariasi. Ringgit Malaysia menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah […]

  • Daftar 10 Saham Top Gainers dan Losers Sepekan 10–14 November 2025, IHSG Terkoreksi 0,29%

    Daftar 10 Saham Top Gainers dan Losers Sepekan 10–14 November 2025, IHSG Terkoreksi 0,29%

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat pelemahan sepanjang pekan perdagangan 10–14 November 2025. Meski investor asing kembali melakukan aksi beli, tekanan jual di sejumlah sektor membuat IHSG terkoreksi 0,29% ke level 8.370,43. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG bergerak pada kisaran level tertinggi 8.478,14 dan terendah 8.339,39 selama sepekan. Adapun kapitalisasi pasar […]

  • Imbas Gencatan Senjata AS-Iran, Rupiah Melesat Tinggi

    Imbas Gencatan Senjata AS-Iran, Rupiah Melesat Tinggi

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat pada Rabu (8/4/2026). Penguatan itu didorong pelemahan dolar global usai kabar gencatan senjata Iran. Berdasarkan data dari Antara, nilai tukar rupiah pagi ini menguat 120 poin atau 0,70 persen menjadi Rp16.985 per dolar AS dari penutupan sebelumnya di level Rp17.105 per dolar AS.  Sementara […]

  • IHSG Dibuka Menguat pada Perdagangan Kamis Pagi

    IHSG Dibuka Menguat pada Perdagangan Kamis Pagi

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) mengawali perdagangan Kamis pagi dengan pergerakan positif, seiring sentimen optimisme pelaku pasar terhadap kondisi pasar saham domestik. Pada awal sesi perdagangan, IHSG tercatat bergerak di zona hijau dengan penguatan puluhan poin dibandingkan posisi penutupan sebelumnya. Kenaikan tersebut mencerminkan minat beli investor yang masih terjaga […]

expand_less