Selasa, 11 Agu 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Laba Bersih Pertamina Geothermal Energy (PGEO) Turun 22%, Meski Pendapatan Naik Jadi USD 318,86 Juta

Laba Bersih Pertamina Geothermal Energy (PGEO) Turun 22%, Meski Pendapatan Naik Jadi USD 318,86 Juta

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) mencatat laba bersih sebesar USD 104,27 juta atau sekitar Rp 1,73 triliun hingga kuartal III 2025. Angka ini turun 22,17% secara tahunan (year-on-year) dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai USD 133,99 juta atau sekitar Rp 2,22 triliun.

Mengutip laporan keuangan perusahaan yang dipublikasikan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (27/10/2025), pendapatan PGEO justru mengalami peningkatan 4,19% yoy menjadi USD 318,86 juta dibandingkan USD 306,02 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Namun, kenaikan beban pokok pendapatan dan beban langsung lainnya sebesar 16,83% yoy menjadi USD 140,21 juta dari sebelumnya USD 120,01 juta, membuat laba bruto perusahaan turun 3,95% menjadi USD 178,64 juta.

Dari sisi operasional, beban umum dan administrasi juga meningkat dari USD 15,02 juta menjadi USD 21,16 juta, sementara rugi selisih kurs tercatat sebesar USD 10,22 juta, berbalik dari laba selisih kurs USD 13,05 juta pada kuartal III 2024.

Kontributor terbesar terhadap pendapatan perusahaan berasal dari beberapa wilayah kerja panas bumi yang dioperasikan PGEO, antara lain:

  • PLTP Kamojang: USD 116,03 juta
  • PLTP Ulubelu: USD 91,34 juta
  • PLTP Lahendong: USD 62,38 juta
  • PLTP Lumut Balai: USD 40,93 juta
  • PLTP Karaha: USD 7,72 juta

Dari sisi neraca keuangan, total aset PGEO mencapai USD 2,96 miliar dengan liabilitas USD 957,39 juta dan ekuitas USD 2 miliar per akhir September 2025. Kas dan setara kas tercatat sebesar USD 628,12 juta, sedikit menurun dibandingkan USD 657,64 juta pada periode yang sama tahun lalu.

PGEO terus memperkuat posisinya di sektor energi terbarukan melalui penambahan wilayah kerja (WK) geothermal baru, dengan tujuan meningkatkan kapasitas terpasang Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP). Saat ini, perusahaan mengoperasikan 15 wilayah kerja panas bumi di seluruh Indonesia.

Langkah ekspansi ini sejalan dengan komitmen Pertamina Group untuk mendorong transisi energi bersih dan berkelanjutan sebagai bagian dari strategi nasional menuju net zero emission pada tahun 2060.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Purbaya Siapkan Rp 2 Triliun per Hari untuk Jaga Rupiah, Pemerintah Intervensi Pasar Obligasi

    Purbaya Siapkan Rp 2 Triliun per Hari untuk Jaga Rupiah, Pemerintah Intervensi Pasar Obligasi

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah menyiapkan dana sekitar Rp 2 triliun per hari untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah melalui intervensi di pasar obligasi. Langkah ini dilakukan di tengah tekanan pasar global terhadap mata uang domestik. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah akan aktif masuk ke pasar obligasi melalui skema Dana Stabilisasi Obligasi (Bond Stabilization Fund). […]

  • Laba PT Mayora Indah Tbk (MYOR) Melonjak 37,15% di Kuartal I 2026 Meski Penjualan Turun

    Laba PT Mayora Indah Tbk (MYOR) Melonjak 37,15% di Kuartal I 2026 Meski Penjualan Turun

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Mayora Indah Tbk mencatat lonjakan laba bersih pada kuartal I 2026 di tengah penurunan penjualan. Perusahaan makanan dan minuman ini berhasil membukukan laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 945,58 miliar, naik 37,15 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 689,43 miliar. Berdasarkan laporan keuangan yang dirilis Selasa, […]

  • Aset Sandra Dewi Belum Cukup Tutupi Uang Pengganti Harvey Moeis Rp420 Miliar

    Aset Sandra Dewi Belum Cukup Tutupi Uang Pengganti Harvey Moeis Rp420 Miliar

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Total aset milik aktris Sandra Dewi yang disita Kejaksaan Agung disebut belum cukup menutupi uang pengganti sebesar Rp420 miliar yang dibebankan kepada suaminya, Harvey Moeis, dalam kasus korupsi tata niaga timah. Hal ini diungkapkan penyidik Kejaksaan Agung, Max Jefferson, saat bersaksi dalam sidang keberatan penyitaan aset di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jumat (24/10/2025). […]

  • KAI Bangun Hunian Vertikal di Manggarai Juli 2026, Target 5.000 Unit Terintegrasi Transportasi

    KAI Bangun Hunian Vertikal di Manggarai Juli 2026, Target 5.000 Unit Terintegrasi Transportasi

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mulai membangun hunian vertikal di kawasan Stasiun Manggarai pada Juli 2026 untuk menjawab tingginya mobilitas warga sekaligus menekan beban perjalanan harian di ibu kota, dikutip dari ANTARA News. Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin memastikan proyek tahap awal dimulai pada Juli–Agustus 2026. Ia menargetkan proses konstruksi selesai dalam waktu […]

  • Kenapa Gorengan Selalu Jadi Menu Favorit Buka Puasa? Ini Penjelasan Psikologis dan Nutrisinya

    Kenapa Gorengan Selalu Jadi Menu Favorit Buka Puasa? Ini Penjelasan Psikologis dan Nutrisinya

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Gorengan hampir selalu hadir di meja berbuka puasa. Mulai dari bakwan, risoles, tempe goreng, hingga tahu isi, hidangan ini kerap menjadi pilihan utama masyarakat untuk membatalkan puasa. Meski sering disebut sebagai makanan kurang sehat, popularitas gorengan nyaris tak tergantikan setiap Ramadan. Kecenderungan ini bukan tanpa alasan. Dari sisi fisiologis, tubuh yang berpuasa seharian […]

  • Harga Sembako Jambi Terbaru: Cabai Rawit Tembus Rp64 Ribu

    Harga Sembako Jambi Terbaru: Cabai Rawit Tembus Rp64 Ribu

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kenaikan tersebut menjadi yang tertinggi dibandingkan komoditas lain berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi. Lonjakan harga cabai rawit memperpanjang tren fluktuasi komoditas hortikultura yang selama ini paling sensitif terhadap perubahan pasokan. Selain cabai rawit, harga bawang putih ikut mengalami kenaikan sebesar 5,26 persen. Kini bawang putih dijual Rp38 ribu per kilogram. […]

expand_less