Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Laba Bersih Pertamina Geothermal Energy (PGEO) Turun 22%, Meski Pendapatan Naik Jadi USD 318,86 Juta

Laba Bersih Pertamina Geothermal Energy (PGEO) Turun 22%, Meski Pendapatan Naik Jadi USD 318,86 Juta

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Sen, 27 Okt 2025
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) mencatat laba bersih sebesar USD 104,27 juta atau sekitar Rp 1,73 triliun hingga kuartal III 2025. Angka ini turun 22,17% secara tahunan (year-on-year) dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai USD 133,99 juta atau sekitar Rp 2,22 triliun.

Mengutip laporan keuangan perusahaan yang dipublikasikan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (27/10/2025), pendapatan PGEO justru mengalami peningkatan 4,19% yoy menjadi USD 318,86 juta dibandingkan USD 306,02 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Namun, kenaikan beban pokok pendapatan dan beban langsung lainnya sebesar 16,83% yoy menjadi USD 140,21 juta dari sebelumnya USD 120,01 juta, membuat laba bruto perusahaan turun 3,95% menjadi USD 178,64 juta.

Dari sisi operasional, beban umum dan administrasi juga meningkat dari USD 15,02 juta menjadi USD 21,16 juta, sementara rugi selisih kurs tercatat sebesar USD 10,22 juta, berbalik dari laba selisih kurs USD 13,05 juta pada kuartal III 2024.

Kontributor terbesar terhadap pendapatan perusahaan berasal dari beberapa wilayah kerja panas bumi yang dioperasikan PGEO, antara lain:

  • PLTP Kamojang: USD 116,03 juta
  • PLTP Ulubelu: USD 91,34 juta
  • PLTP Lahendong: USD 62,38 juta
  • PLTP Lumut Balai: USD 40,93 juta
  • PLTP Karaha: USD 7,72 juta

Dari sisi neraca keuangan, total aset PGEO mencapai USD 2,96 miliar dengan liabilitas USD 957,39 juta dan ekuitas USD 2 miliar per akhir September 2025. Kas dan setara kas tercatat sebesar USD 628,12 juta, sedikit menurun dibandingkan USD 657,64 juta pada periode yang sama tahun lalu.

PGEO terus memperkuat posisinya di sektor energi terbarukan melalui penambahan wilayah kerja (WK) geothermal baru, dengan tujuan meningkatkan kapasitas terpasang Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP). Saat ini, perusahaan mengoperasikan 15 wilayah kerja panas bumi di seluruh Indonesia.

Langkah ekspansi ini sejalan dengan komitmen Pertamina Group untuk mendorong transisi energi bersih dan berkelanjutan sebagai bagian dari strategi nasional menuju net zero emission pada tahun 2060.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pertamina Dorong UMKM Binaan Tembus Pasar Ekspor Lewat Trade Expo Indonesia 2025

    Pertamina Dorong UMKM Binaan Tembus Pasar Ekspor Lewat Trade Expo Indonesia 2025

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Pertamina (Persero) memperkuat perannya di sektor ekonomi rakyat dengan membawa 45 pelaku UMKM binaan unggulan berpartisipasi dalam ajang Trade Expo Indonesia (TEI) 2025 yang digelar di Tangerang, Banten, pada 15–19 Oktober 2025. Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, menuturkan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas akses […]

  • Dirut Bulog Tegaskan Beras Satu Harga Hanya Berlaku untuk SPHP

    Dirut Bulog Tegaskan Beras Satu Harga Hanya Berlaku untuk SPHP

    • calendar_month Sen, 12 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan bahwa kebijakan beras satu harga dari Sabang sampai Merauke hanya berlaku untuk beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Kebijakan ini dirancang untuk menjaga keberlanjutan program, termasuk menutup biaya distribusi beras ke seluruh wilayah Indonesia. Menurut Rizal, Bulog menerima margin fee 7 persen sebagai dukungan […]

  • Update Harga Sembako di Pasar Kota Jambi, Cabai Merah Turun Hingga 15,38 Persen

    Update Harga Sembako di Pasar Kota Jambi, Cabai Merah Turun Hingga 15,38 Persen

    • calendar_month Sel, 7 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga bahan pokok di Pasar Talang Banjar dan Pasar Angso Duo, Kota Jambi, hari ini terpantau stabil pada Selasa (7/10/2025). Berdasarkan data resmi SIHARKO Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, sebagian besar komoditas seperti beras, minyak goreng, telur, daging ayam, dan gula pasir tidak mengalami perubahan harga dibandingkan pekan sebelumnya. Namun, untuk hari […]

  • Resmi, Pemerintah Kenakan Pungutan Ekspor Biji Kakao

    Resmi, Pemerintah Kenakan Pungutan Ekspor Biji Kakao

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM: – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa resmi memperluas cakupan pungutan dana perkebunan dengan memasukkan biji kakao sebagai komoditas yang dikenai pungutan ekspor, selain kelapa sawit dan produk turunannya. Hal tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 69 Tahun 2025. Mengutip Kontan, pengenaan tarif pungutan ekspor untuk biji kakao ini akan mulai berlaku Jumat […]

  • Menkeu Purbaya Bahas Keadilan Fiskal dan Penguatan PAD dalam Rapat Kerja Bareng DPD

    Menkeu Purbaya Bahas Keadilan Fiskal dan Penguatan PAD dalam Rapat Kerja Bareng DPD

    • calendar_month Sen, 3 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menghadiri Rapat Kerja dengan Komite IV Dewan Perwakilan Daerah (DPD) di Jakarta, Senin (3/11/2025). Dalam pertemuan tersebut, Menkeu bersama anggota DPD membahas pendalaman materi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (HKPD). Rapat ini mengusung tema peningkatan keadilan fiskal, optimalisasi […]

  • Transisi Energi Nasional Dipercepat, ESDM Ubah Sampah dan Limbah Jadi Energi Hijau Prorakya

    Transisi Energi Nasional Dipercepat, ESDM Ubah Sampah dan Limbah Jadi Energi Hijau Prorakya

    • calendar_month Ming, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah terus mempercepat agenda besar transisi energi nasional yang ramah lingkungan dan berpihak pada kepentingan rakyat. Melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), kebijakan ini dijalankan sebagai wujud nyata dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam memperluas akses energi bersih dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat Indonesia. “Seluruh program transisi energi yang […]

expand_less