Rabu, 13 Mei 2026
light_mode
Beranda » Regional » Warga Dua Desa di Kerinci Bertahun-tahun Hidup Tanpa Listrik, PLN Terkendala Izin Hutan Lindung

Warga Dua Desa di Kerinci Bertahun-tahun Hidup Tanpa Listrik, PLN Terkendala Izin Hutan Lindung

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Puluhan kepala keluarga di Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, hingga kini masih hidup tanpa penerangan listrik dari PLN. Dua desa yang terdampak yakni Desa Trans Bermas di Kecamatan Siulak dan Desa Masgo di Kecamatan Gunung Raya, dua wilayah yang dikenal subur dan menjadi salah satu sentra pertanian di daerah tersebut.

Meski menjadi lumbung pangan, warga di kedua desa itu telah bertahun-tahun hidup dalam kegelapan. Berdasarkan data PLN ULP Sungai Penuh, tercatat lebih dari 75 kepala keluarga di dua desa tersebut belum menikmati jaringan listrik negara.

Manajer PLN ULP Sungai Penuh Eko Pitono membenarkan kondisi tersebut. Ia menyebutkan bahwa pihaknya telah menyiapkan seluruh infrastruktur dan teknis pemasangan jaringan, namun proses pembangunan terhambat oleh kendala perizinan.

“Kami sudah siap masuk ke lokasi untuk pemasangan jaringan. Namun jalurnya melewati kawasan hutan lindung, sehingga dibutuhkan izin dari Kementerian terlebih dahulu,” jelas Eko Pitono, Minggu (26/10/2025).

Menurutnya, izin tersebut wajib dipenuhi agar kegiatan pembangunan jaringan listrik tidak melanggar aturan kehutanan.

Selain menghadapi kendala izin, PLN juga tengah mengusulkan program pemasangan listrik gratis sebanyak 1.000 titik bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Kabupaten Kerinci.

Eko berharap, program tersebut mendapat dukungan dari pemerintah daerah dan DPRD Kerinci agar bisa segera terealisasi.
Ia juga mendorong agar pemerintah daerah mengajukan Program Listrik Desa (Lisdes) ke Kementerian ESDM, demi memperluas akses listrik hingga ke wilayah terpencil.

Selama ini, keterbatasan akses listrik menjadi penghambat utama bagi masyarakat dalam mengembangkan potensi ekonomi, khususnya sektor pertanian dan usaha kecil.

Ketiadaan penerangan membuat aktivitas warga hanya bisa berlangsung di siang hari, sementara pelaku usaha rumahan dan pengrajin tidak bisa berproduksi maksimal pada malam hari.

Warga berharap agar sinergi antara PLN, pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan DPRD bisa mempercepat proses perizinan serta pembangunan jaringan listrik.

“Kami berharap pemerintah bisa segera turun tangan. Hidup tanpa listrik membuat anak-anak sulit belajar malam hari dan aktivitas ekonomi jadi terbatas,” ungkap salah satu warga Desa Trans Bermas.

Jika program tersebut terealisasi, ratusan warga Kerinci akhirnya akan terbebas dari kegelapan malam dan dapat menikmati manfaat listrik untuk menunjang aktivitas serta meningkatkan kesejahteraan ekonomi.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Perak Antam Terkoreksi Rp2.900 Hari Ini: Anjlok!

    Harga Perak Antam Terkoreksi Rp2.900 Hari Ini: Anjlok!

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak produksi Antam mengalami penurunan hari ini, Selasa (3/3/2026). Data terbaru menunjukkan bahwa harga perak Antam terkoreksi cukup dalam setelah perdagangan sebelumnya. Mengutip dari laman Logam Mulia, harga perak Antam turun sebesar Rp2.900 per gram. Pergerakan ini menempatkan harga perak pada level Rp 56.200 per gram, dari harga perdagangan sebelumnya berada di […]

  • Harga Cabe Rawit Merah di Pasar Angso Duo Jambi Tembus Rp 100.000 per Kilogram

    Harga Cabe Rawit Merah di Pasar Angso Duo Jambi Tembus Rp 100.000 per Kilogram

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, terpantau relatif stabil per 19 Februari 2026. Namun, beberapa komoditas mengalami kenaikan dan penurunan harga berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi melalui sistem SIHARKO. Kenaikan harga tercatat pada komoditas cabai. Cabe rawit hijau naik 10 persen menjadi Rp 40.000 per kilogram. […]

  • Peneliti UGM Ungkap Penyebab Utama Banjir Bandang di Sumatra

    Peneliti UGM Ungkap Penyebab Utama Banjir Bandang di Sumatra

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh pada akhir November 2025 tak hanya dipicu curah hujan ekstrem. Peneliti Hidrologi Hutan dan Konservasi DAS UGM, Hatma Suryatmojo, mengungkap faktor lain yang tak kalah penting: kerusakan ekosistem hutan di hulu Daerah Aliran Sungai (DAS). Menurut Hatma, hutan di wilayah […]

  • Suasana kantor BPJS Kesehatan

    Menkes Budi Ungkap BPJS Kesehatan Rugi Lagi, Bakal Positif Kalau Iuran Naik

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkap kondisi keuangan BPJS Kesehatan yang kembali mencatat defisit. Menurutnya, lembaga jaminan sosial ini hanya bisa mencatatkan hasil keuangan positif jika iuran peserta dinaikkan. Budi menjelaskan, beban klaim Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kerap lebih tinggi dibanding pendapatan iuran yang diterima BPJS Kesehatan. Kondisi surplus hanya terjadi pada periode […]

  • Apakah THR Karyawan Swasta Kena Pajak 2026? Ini Penjelasan Pemerintah

    Apakah THR Karyawan Swasta Kena Pajak 2026? Ini Penjelasan Pemerintah

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah memastikan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi karyawan swasta pada 2026 masih dikenakan pajak penghasilan atau PPh Pasal 21. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan, kebijakan tersebut mengikuti aturan perpajakan yang berlaku saat ini. “Iya, sesuai dengan peraturan (tidak bebas pajak),” ujar Yassierli saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Selasa (3/3/2026). […]

  • Ilustrasi Play Button

    Keluar FCA, Saham Sawit Haji Isam Rontok

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Saham emitem milik Haji Isam dengan kode JARR sempat mencuri perhatian di pasar modal. Saham perusahaan kelapa sawit PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) ini sempat meroket 2.028% dari Rp 384 pada pertengahan Juli 2025 ke Rp 8.175 per 13 Oktober 2025 kemarin. Dalam enam bulan JARR terbang 1.830 persen dari Rp360 pada […]

expand_less