Rabu, 22 Jul 2026
light_mode
Beranda » Regional » Warga Dua Desa di Kerinci Bertahun-tahun Hidup Tanpa Listrik, PLN Terkendala Izin Hutan Lindung

Warga Dua Desa di Kerinci Bertahun-tahun Hidup Tanpa Listrik, PLN Terkendala Izin Hutan Lindung

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Puluhan kepala keluarga di Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, hingga kini masih hidup tanpa penerangan listrik dari PLN. Dua desa yang terdampak yakni Desa Trans Bermas di Kecamatan Siulak dan Desa Masgo di Kecamatan Gunung Raya, dua wilayah yang dikenal subur dan menjadi salah satu sentra pertanian di daerah tersebut.

Meski menjadi lumbung pangan, warga di kedua desa itu telah bertahun-tahun hidup dalam kegelapan. Berdasarkan data PLN ULP Sungai Penuh, tercatat lebih dari 75 kepala keluarga di dua desa tersebut belum menikmati jaringan listrik negara.

Manajer PLN ULP Sungai Penuh Eko Pitono membenarkan kondisi tersebut. Ia menyebutkan bahwa pihaknya telah menyiapkan seluruh infrastruktur dan teknis pemasangan jaringan, namun proses pembangunan terhambat oleh kendala perizinan.

“Kami sudah siap masuk ke lokasi untuk pemasangan jaringan. Namun jalurnya melewati kawasan hutan lindung, sehingga dibutuhkan izin dari Kementerian terlebih dahulu,” jelas Eko Pitono, Minggu (26/10/2025).

Menurutnya, izin tersebut wajib dipenuhi agar kegiatan pembangunan jaringan listrik tidak melanggar aturan kehutanan.

Selain menghadapi kendala izin, PLN juga tengah mengusulkan program pemasangan listrik gratis sebanyak 1.000 titik bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Kabupaten Kerinci.

Eko berharap, program tersebut mendapat dukungan dari pemerintah daerah dan DPRD Kerinci agar bisa segera terealisasi.
Ia juga mendorong agar pemerintah daerah mengajukan Program Listrik Desa (Lisdes) ke Kementerian ESDM, demi memperluas akses listrik hingga ke wilayah terpencil.

Selama ini, keterbatasan akses listrik menjadi penghambat utama bagi masyarakat dalam mengembangkan potensi ekonomi, khususnya sektor pertanian dan usaha kecil.

Ketiadaan penerangan membuat aktivitas warga hanya bisa berlangsung di siang hari, sementara pelaku usaha rumahan dan pengrajin tidak bisa berproduksi maksimal pada malam hari.

Warga berharap agar sinergi antara PLN, pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan DPRD bisa mempercepat proses perizinan serta pembangunan jaringan listrik.

“Kami berharap pemerintah bisa segera turun tangan. Hidup tanpa listrik membuat anak-anak sulit belajar malam hari dan aktivitas ekonomi jadi terbatas,” ungkap salah satu warga Desa Trans Bermas.

Jika program tersebut terealisasi, ratusan warga Kerinci akhirnya akan terbebas dari kegelapan malam dan dapat menikmati manfaat listrik untuk menunjang aktivitas serta meningkatkan kesejahteraan ekonomi.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • 10 Bisnis Kekinian Modal Minim, Cocok untuk Pemula dan Anak Muda

    10 Bisnis Kekinian Modal Minim, Cocok untuk Pemula dan Anak Muda

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Memulai usaha kini bukan lagi hal yang sulit, bahkan bisa dilakukan dengan modal minim. Di era digital seperti sekarang, banyak peluang bisnis kekinian yang bisa dijalankan hanya bermodalkan skill dan kreativitas. Tak hanya untuk generasi muda, peluang ini juga terbuka bagi siapa saja yang ingin mandiri secara finansial. Berikut 10 ide bisnis kekinian […]

  • Pertamina Lampaui Target Penurunan Emisi 112 Persen, Ajak Masyarakat Hemat Energi

    Pertamina Lampaui Target Penurunan Emisi 112 Persen, Ajak Masyarakat Hemat Energi

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pertamina mencatat capaian positif dalam upaya dekarbonisasi dengan realisasi penurunan emisi sebesar 354.609 ton CO₂e hingga Februari 2026. Angka tersebut setara 112 persen dari target periode berjalan. Capaian ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung target Net Zero Emission (NZE) 2060 yang dicanangkan pemerintah Indonesia. Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, […]

  • Harga Emas Antam Hari Ini, Simak Rinciannya di Sini

    Harga Emas Antam Hari Ini, Simak Rinciannya di Sini

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Antam mengalami perubahan hari ini. Mengutip laman logammulia, harga emas Antam dibanderol Rp2.916.000 per gram. Berarti, emas Antam mengalami kenaikan sebesar Rp4000. Pada perdagangan kemarin, harga emas Antam dipatok Rp 2.912.000 per gram. Harga emas Antam sewaktu-waktu bisa berubah. Sementara itu, harga buyback emas Antam dibanderol Rp2.694.000. Harga buyback ini adalah […]

  • Batang Hari Tekan Kemiskinan ke 8,27 Persen, Ekonomi Tumbuh 5,21 Persen

    Batang Hari Tekan Kemiskinan ke 8,27 Persen, Ekonomi Tumbuh 5,21 Persen

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Kabupaten Batang Hari mencatat penurunan angka kemiskinan menjadi 8,27 persen pada 2025, dari sebelumnya 8,63 persen. Pada saat yang sama, pertumbuhan ekonomi daerah itu meningkat dari 3,42 persen menjadi 5,21 persen. Bupati Batang Hari, Muhammad Fadhil Arief, mengatakan capaian tersebut menjadi indikator perbaikan kesejahteraan masyarakat setelah sebelumnya daerah itu sempat mencatat angka […]

  • UMK Jawa Barat 2026 Diproyeksi Naik 10,5 Persen, Kota Bekasi Tertinggi dan Banjar Terendah

    UMK Jawa Barat 2026 Diproyeksi Naik 10,5 Persen, Kota Bekasi Tertinggi dan Banjar Terendah

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kabar terbaru datang dari sektor ketenagakerjaan. Jika usulan kenaikan upah minimum kabupaten/kota (UMK) 2026 sebesar 10,5 persen disetujui, maka Kota Bekasi akan kembali mencatatkan diri sebagai wilayah dengan UMK tertinggi di Provinsi Jawa Barat, sementara Kota Banjar menjadi yang terendah. Menurut laporan Bisnis.com, kalangan buruh melalui Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mengajukan kenaikan […]

  • Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi, Cabai Rawit Capai Rp50 Ribu per Kg

    Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi, Cabai Rawit Capai Rp50 Ribu per Kg

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok atau sembako di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, terpantau relatif stabil pada Selasa, 13 Januari 2026. Berdasarkan data resmi Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, belum terlihat adanya lonjakan maupun penurunan signifikan pada mayoritas komoditas pangan. Untuk komoditas beras, beberapa jenis masih tercatat stabil. Beras Belido dijual dengan harga Rp15.000 […]

expand_less