Sabtu, 27 Jun 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Dampak Shutdown AS, Bandara Burbank di Los Angeles Beroperasi Tanpa Petugas Menara Kontrol Selama 6 Jam

Dampak Shutdown AS, Bandara Burbank di Los Angeles Beroperasi Tanpa Petugas Menara Kontrol Selama 6 Jam

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Dampak penutupan sebagian pemerintahan federal Amerika Serikat atau government shutdown mulai dirasakan di sektor penerbangan. Bandara Hollywood Burbank di California, salah satu yang tersibuk di kawasan Los Angeles, dilaporkan tidak memiliki pengatur lalu lintas udara (Air Traffic Controller/ATC) selama enam jam pada Senin (6/10/2025) malam waktu setempat.

Gubernur California Gavin Newsom menyoroti kondisi tersebut melalui unggahan di platform X (dulu Twitter), sambil menyindir Presiden Donald Trump.

“Terima kasih @realDonaldTrump! Bandara Burbank tidak memiliki pengatur lalu lintas udara dari pukul 16.15 hingga 22.00 hari ini karena penutupan pemerintah ANDA,” tulis Newsom, dikutip dari AFP.

Menurut data Otoritas Penerbangan Federal (FAA), kekosongan staf menyebabkan keterlambatan penerbangan rata-rata hingga 2,5 jam. FAA menyebut kekurangan personel menjadi penyebab utama situasi tersebut.

Stasiun televisi lokal ABC7 melaporkan, para staf bandara mengonfirmasi bahwa tidak ada petugas ATC di menara kontrol selama periode itu. Untuk sementara, pengelolaan lalu lintas udara dialihkan ke tim pengendali di San Diego yang berkomunikasi langsung dengan para pilot yang datang dan berangkat dari Bandara Burbank.

Meski demikian, pihak bandara memastikan operasional tetap berjalan. Penumpang diminta memeriksa jadwal penerbangan sebelum menuju bandara.

“Kami menyarankan penumpang untuk menghubungi maskapai mereka sebelum tiba di bandara, guna memperoleh informasi terbaru mengenai kemungkinan keterlambatan atau pembatalan,” ujar pernyataan resmi Bandara Burbank kepada AFP.

Situasi ini terjadi di tengah government shutdown yang telah memasuki minggu kedua. Kebuntuan anggaran muncul karena Partai Demokrat menolak rancangan undang-undang yang diajukan Partai Republik pimpinan Trump. Demokrat mendesak agar subsidi program kesehatan Obamacare diperpanjang dan pemotongan dana kesehatan dibatalkan.

Sementara Partai Republik menilai isu subsidi kesehatan seharusnya dibahas terpisah dari pendanaan operasional pemerintahan. Kantor Anggaran Kongres (CBO) memperkirakan sekitar 11 juta warga AS berisiko kehilangan akses layanan kesehatan jika pemangkasan program Medicaid terus diberlakukan. Selain itu, sekitar 4 juta warga lainnya diprediksi akan kehilangan asuransi kesehatan pada tahun depan, dan 24 juta warga berpotensi menghadapi lonjakan premi hingga dua kali lipat.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kebijakan Fiskal Menkeu Purbaya Dinilai Berani tapi Berisiko Guncang Stabilitas Keuangan

    Kebijakan Fiskal Menkeu Purbaya Dinilai Berani tapi Berisiko Guncang Stabilitas Keuangan

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sejumlah kebijakan fiskal yang dijalankan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dinilai berani dan progresif, namun sebagian kebijakan tersebut berpotensi menimbulkan risiko terhadap stabilitas keuangan nasional. Direktur Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Bhima Yudhistira mengatakan, langkah Kementerian Keuangan membayar dana kompensasi energi sebesar 70% setiap bulan merupakan kebijakan yang patut diapresiasi. Menurutnya, […]

  • Perkuat Pengawasan, Bea Cukai Rombak Struktur Laboratorium dan Pangkalan Operasi

    Perkuat Pengawasan, Bea Cukai Rombak Struktur Laboratorium dan Pangkalan Operasi

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNSI.COM – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan merombak struktur Balai Laboratorium Bea dan Cukai (BLBC) serta Pangkalan Sarana Operasi (PSO) guna memperkuat pengawasan kepabeanan dan cukai di tengah dinamika modus pelanggaran yang semakin kompleks. Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai Budi Prasetiyo menjelaskan penataan ulang dua unit pelaksana teknis tersebut merupakan mandat […]

  • IHSG Sepekan Turun Tajam Sentimen MSCI Tekan

    IHSG Sepekan Turun Tajam Sentimen MSCI Tekan

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat penurunan 4,73% pada perdagangan 2–6 Februari 2026, terdorong oleh sentimen Morgan Stanley Capital International (MSCI) dan penurunan peringkat saham serta outlook utang Indonesia. IHSG akhir pekan tercatat di posisi 7.935,26, dengan kapitalisasi pasar turun menjadi Rp 14.314 triliun. Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menjelaskan, koreksi ini […]

  • Capai Rp9.891,6 Triliun, Uang Beredar M2 November Tumbuh 8,3 Persen

    Capai Rp9.891,6 Triliun, Uang Beredar M2 November Tumbuh 8,3 Persen

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Indonesia (BI) mencatat likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) pada November 2025 tumbuh lebih tinggi, yakni 8,3 persen secara tahunan (year on year/yoy) mencapai Rp9.891,6 triliun. Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso, menyampaikan bahwa pertumbuhan M2 pada November 2025 lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan Oktober 2025 yang sebesar […]

  • Harga Mobil Listrik Naik Akhir Januari 2026, BYD Atto 1 Tembus Rp199 Juta

    Harga Mobil Listrik Naik Akhir Januari 2026, BYD Atto 1 Tembus Rp199 Juta

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga mobil listrik di Indonesia mulai mengalami penyesuaian pada akhir Januari 2026. Sejumlah produsen seperti BYD, Wuling, dan Changan tercatat menaikkan banderol beberapa model andalannya, menyusul dinamika biaya produksi dan strategi bisnis masing-masing merek. Salah satu model yang mengalami kenaikan adalah BYD Atto 1, mobil listrik terlaris sepanjang 2025. Varian termurah Atto 1 […]

  • Harga Properti Residensial 2026 Naik: Permintaan Meningkat, Ukuran Mengecil

    Harga Properti Residensial 2026 Naik: Permintaan Meningkat, Ukuran Mengecil

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pasar properti residensial di Indonesia diproyeksikan akan terus mengalami tren kenaikan harga jual pada tahun 2026. Kondisi ini menciptakan disparitas yang semakin lebar antara daya beli masyarakat, khususnya first-time home buyer, dengan harga hunian yang ditawarkan. CEO Leads Property Services Indonesia, Hendra Hartono, memaparkan analisis mengenai dinamika pasar perumahan, yang menunjukkan pergeseran fokus […]

expand_less