Zhong Shanshan, dari Tukang Bangunan Jadi Orang Terkaya di China
- account_circle syaiful amri
- calendar_month Jum, 31 Okt 2025
- comment 0 komentar

Zhong Shanshan, pendiri Nongfu Spring
JAMBISNIS.COM – Kisah hidup Zhong Shanshan menjadi salah satu perjalanan paling inspiratif di dunia bisnis modern. Pria kelahiran Hangzhou, Tiongkok, ini memulai hidup dari bawah sebagai tukang bangunan, hingga kini menjelma menjadi orang terkaya di China dengan total kekayaan mencapai Rp1.257 triliun.
Menurut laporan Hurun Research Institute, Zhong menempati posisi puncak Daftar Orang Terkaya Tiongkok 2025, mengalahkan nama-nama besar seperti Jack Ma (Alibaba), Lei Jun (Xiaomi), dan Wan Ning (Pop Mart). Ia telah mempertahankan posisi itu selama empat tahun berturut-turut.
Zhong Shanshan lahir pada tahun 1954 di tengah masa sulit ketika Tiongkok menjalani program “Lompatan Jauh ke Depan” di bawah Mao Zedong. Krisis ekonomi membuat keluarganya hidup miskin, dan Zhong terpaksa putus sekolah dasar. Demi membantu keluarga, ia bekerja sebagai pekerja konstruksi. Hidup keras tak memadamkan semangatnya untuk memperbaiki nasib.
Pada 1970-an, setelah beberapa kali gagal ujian masuk perguruan tinggi, ia akhirnya diterima di Universitas Terbuka Zhejiang (ZOU). Di sana, ia belajar sambil bekerja dan mulai mengenal dunia jurnalistik.
Tahun 1984 menjadi titik balik. Zhong bekerja sebagai wartawan di Zhejiang Daily, yang mempertemukannya dengan banyak pengusaha sukses. Dari sana muncul keinginannya untuk menjadi pengusaha.
Setelah keluar dari dunia jurnalistik, Zhong mencoba berbagai bisnis mulai dari jamur tiram, penjualan koran, hingga usaha distribusi air minum. Banyak yang gagal, namun ia tak pernah menyerah.
Pada 1996, Zhong mendirikan Nongfu Spring, perusahaan air mineral yang kini menjadi salah satu brand minuman terbesar di Asia.
Perusahaan ini terkenal dengan air mineral alami dari sumber di Zhejiang dan fokus pada kualitas serta kemurnian produk.
Kesuksesan Nongfu Spring mendorong kekayaan Zhong melonjak tajam. Selain itu, ia juga mendirikan Beijing Wantai Biological Pharmacy Enterprise, perusahaan farmasi yang sukses besar di sektor vaksin dan diagnostik.
Berdasarkan data Hurun China Rich List 2025, kekayaan Zhong Shanshan mencapai USD 76,2 miliar atau sekitar Rp1.257 triliun (kurs Rp16.540 per USD). Ia tetap berada di posisi teratas daftar tersebut selama empat tahun berturut-turut.
“Laporan tahun ini menunjukkan daya saing dan inovasi ekonomi Tiongkok yang semakin kuat,” ujar Rupert Hoogewerf, pendiri Hurun Report, dikutip dari China Daily.
- Penulis: syaiful amri

Saat ini belum ada komentar