Breaking News
light_mode
Beranda » Regional » Warga Dua Desa di Kerinci Bertahun-tahun Hidup Tanpa Listrik, PLN Terkendala Izin Hutan Lindung

Warga Dua Desa di Kerinci Bertahun-tahun Hidup Tanpa Listrik, PLN Terkendala Izin Hutan Lindung

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Ming, 26 Okt 2025
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Puluhan kepala keluarga di Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, hingga kini masih hidup tanpa penerangan listrik dari PLN. Dua desa yang terdampak yakni Desa Trans Bermas di Kecamatan Siulak dan Desa Masgo di Kecamatan Gunung Raya, dua wilayah yang dikenal subur dan menjadi salah satu sentra pertanian di daerah tersebut.

Meski menjadi lumbung pangan, warga di kedua desa itu telah bertahun-tahun hidup dalam kegelapan. Berdasarkan data PLN ULP Sungai Penuh, tercatat lebih dari 75 kepala keluarga di dua desa tersebut belum menikmati jaringan listrik negara.

Manajer PLN ULP Sungai Penuh Eko Pitono membenarkan kondisi tersebut. Ia menyebutkan bahwa pihaknya telah menyiapkan seluruh infrastruktur dan teknis pemasangan jaringan, namun proses pembangunan terhambat oleh kendala perizinan.

“Kami sudah siap masuk ke lokasi untuk pemasangan jaringan. Namun jalurnya melewati kawasan hutan lindung, sehingga dibutuhkan izin dari Kementerian terlebih dahulu,” jelas Eko Pitono, Minggu (26/10/2025).

Menurutnya, izin tersebut wajib dipenuhi agar kegiatan pembangunan jaringan listrik tidak melanggar aturan kehutanan.

Selain menghadapi kendala izin, PLN juga tengah mengusulkan program pemasangan listrik gratis sebanyak 1.000 titik bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Kabupaten Kerinci.

Eko berharap, program tersebut mendapat dukungan dari pemerintah daerah dan DPRD Kerinci agar bisa segera terealisasi.
Ia juga mendorong agar pemerintah daerah mengajukan Program Listrik Desa (Lisdes) ke Kementerian ESDM, demi memperluas akses listrik hingga ke wilayah terpencil.

Selama ini, keterbatasan akses listrik menjadi penghambat utama bagi masyarakat dalam mengembangkan potensi ekonomi, khususnya sektor pertanian dan usaha kecil.

Ketiadaan penerangan membuat aktivitas warga hanya bisa berlangsung di siang hari, sementara pelaku usaha rumahan dan pengrajin tidak bisa berproduksi maksimal pada malam hari.

Warga berharap agar sinergi antara PLN, pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan DPRD bisa mempercepat proses perizinan serta pembangunan jaringan listrik.

“Kami berharap pemerintah bisa segera turun tangan. Hidup tanpa listrik membuat anak-anak sulit belajar malam hari dan aktivitas ekonomi jadi terbatas,” ungkap salah satu warga Desa Trans Bermas.

Jika program tersebut terealisasi, ratusan warga Kerinci akhirnya akan terbebas dari kegelapan malam dan dapat menikmati manfaat listrik untuk menunjang aktivitas serta meningkatkan kesejahteraan ekonomi.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Emas Antam Turun Tajam, Cek Lengkap Disini!

    Harga Emas Antam Turun Tajam, Cek Lengkap Disini!

    • calendar_month Sen, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan yang dijual PT Aneka Tambang Tbk (Antam) terperosok pada perdagangan Senin (27/10/2025). Emas Antam turun tajam sebesar Rp 23.000 menjadi Rp 2.327.000 per gram. Atas penurunan tersebut mengimbas pada harga beli kembali atau buyback emas Antam yang juga anjlok sebanyak Rp 23.000 menjadi Rp 2.192.000 per gram. Transaksi harga jual […]

  • MU Serius Incar Kiper Muda Swedia Melker Ellborg, Disiapkan Jadi Pelapis Utama Lammens di 2026

    MU Serius Incar Kiper Muda Swedia Melker Ellborg, Disiapkan Jadi Pelapis Utama Lammens di 2026

    • calendar_month Sab, 15 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Manchester United terus memperkuat sektor penjaga gawang menjelang musim 2026. Setelah performa gemilang Senne Lammens membuat klub menghentikan pengejaran terhadap Mike Maignan, kini Setan Merah mengalihkan radar mereka pada kiper muda penuh potensi, Melker Ellborg dari klub raksasa Swedia, Malmo FF. Langkah MU membidik Ellborg menandai strategi baru yang lebih fokus pada regenerasi […]

  • Ekonomi Jepang Anjlok 0,4% di Q3 2025, Tertekan Tarif Dagang AS

    Ekonomi Jepang Anjlok 0,4% di Q3 2025, Tertekan Tarif Dagang AS

    • calendar_month Sen, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ekonomi Jepang tercatat mengalami kontraksi 0,4% pada kuartal III 2025. Data terbaru yang dirilis Senin (17/11/2025) menunjukkan aktivitas ekonomi Negeri Sakura melemah dalam periode Juli–September, setelah sebelumnya tumbuh 0,6% pada kuartal II. Meski kontraksi tersebut lebih baik dari proyeksi pasar sebesar minus 0,6%, ini menjadi penurunan pertama sejak awal 2024. Pelemahan terbesar datang […]

  • Rupiah Tetap Diposisi Rp16.583 per Dolar AS

    Rupiah Tetap Diposisi Rp16.583 per Dolar AS

    • calendar_month Sel, 7 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM — Nilai tukar rupiah dibuka datar pada perdagangan hari ini, Selasa (7/10/2025). Rupiah tetap diposisi Rp16.583 per dolar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya Rp16.583 per dolar AS. Sementara itu, sejumlah mata uang kawasan Asia Pasifik dibuka bervariasi. Mata uang yen Jepang dibuka melemah 0,09%, lalu dolar Hong Kong stagnan, dolar Singapura melemah 0,01%, dolar […]

  • Manchester United Incar Pierre Kalulu, Siapkan Opsi Baru Lini Belakang

    Manchester United Incar Pierre Kalulu, Siapkan Opsi Baru Lini Belakang

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Manchester United dikabarkan tengah menyusun rencana untuk memperkuat lini pertahanan mereka pada bursa transfer musim panas 2026. Salah satu nama yang masuk radar klub berjuluk Setan Merah itu adalah bek tengah Juventus, Pierre Kalulu. Kebutuhan Manchester United akan pemain bertahan baru tak lepas dari situasi skuad saat ini. Klub disebut berencana merekrut setidaknya […]

  • Ruang Fiskal Prabowo Tertekan, Shortfall Pajak 2025 Berisiko Lebarkan Defisit APBN

    Ruang Fiskal Prabowo Tertekan, Shortfall Pajak 2025 Berisiko Lebarkan Defisit APBN

    • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ruang gerak fiskal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto kian tertekan seiring dengan pelebaran shortfall penerimaan pajak 2025. Realisasi penerimaan pajak yang jauh di bawah target memunculkan risiko pelebaran defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), di tengah kebutuhan belanja negara yang tetap tinggi. Berdasarkan informasi yang dihimpun Bisnis, realisasi penerimaan pajak sepanjang 2025 diperkirakan […]

expand_less