Jumat, 3 Jul 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Seskab: Prabowo Minta Harga Pangan di Daerah Bencana Tetap Terjangkau Jelang Ramadan

Seskab: Prabowo Minta Harga Pangan di Daerah Bencana Tetap Terjangkau Jelang Ramadan

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto meminta agar harga kebutuhan pokok, khususnya di daerah terdampak bencana, tetap terjangkau menjelang Ramadan 2026. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan, Presiden ingin memastikan ketersediaan bahan pangan dan kebutuhan penting lainnya aman serta tidak memberatkan masyarakat.

“Saat ini kita sudah berada satu minggu menjelang bulan Ramadan. Bapak Presiden ingin memastikan harga kebutuhan pokok, ketersediaan bahan pangan, khususnya di daerah terdampak bencana, benar-benar tersedia dan harganya terjangkau,” kata Teddy di Gedung Kemendagri, Jakarta Pusat, Rabu (11/2/2026).

Teddy menyampaikan, Presiden juga terus memantau perkembangan pemulihan di wilayah terdampak bencana dan meminta seluruh satuan tugas serta kementerian terkait memberikan laporan berkala kepada publik.

Menurut dia, dalam dua bulan terakhir pemulihan pascabencana di sejumlah wilayah Sumatra menunjukkan progres signifikan. Sebanyak 5.500 unit hunian telah tersedia bagi warga terdampak.

“Dalam satu bulan terakhir saja, 1.500 unit hunian telah selesai dibangun dan siap digunakan. Selain itu, 98 jembatan yang sebelumnya rusak sudah diperbaiki dan berfungsi kembali,” ujar Teddy.

Sebelumnya, Presiden Prabowo juga menegaskan harga pangan tidak boleh melampaui harga eceran tertinggi (HET) selama Ramadan dan Lebaran 2026. Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman menyebut pengendalian harga seperti saat periode Natal dan Tahun Baru dapat diterapkan kembali.

“Kami minta satu minggu sudah stabil dan berada pada level HAP dan HET,” kata Amran dalam keterangan resmi, Senin (26/1/2026).

Amran menegaskan, tidak boleh ada pelaku usaha menjual bahan pangan di atas HET. Jika ditemukan pelanggaran, Satgas Pangan Polri akan melakukan penindakan.

“Tidak ada lagi kesempatan. Bila menjual di atas HET, Satgas Pangan Polri akan bekerja,” tegasnya.

Pemerintah berharap stabilitas harga dan percepatan pemulihan pascabencana dapat berjalan beriringan sehingga masyarakat dapat menjalani Ramadan dengan kondisi yang lebih baik.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masih Lemah, Rupiah Terkoreksi ke Rp16.749 per Dolar AS

    Masih Lemah, Rupiah Terkoreksi ke Rp16.749 per Dolar AS

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mengalami pelemahan pagi ini. Rupiah dibuka melemah sebesar 13 poin atau 0,08 persen menjadi Rp16.749 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.736 per dolar AS. Adapun indeks dolar AS melemah 0,06% ke 99,53. Sementara itu, sejumlah mata uang di kawasan Asia dibuka bervariasi. Mata uang yen […]

  • Lawan Zambia, Indonesia U-17 Bidik Hasil Sempurna

    Lawan Zambia, Indonesia U-17 Bidik Hasil Sempurna

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Timnas Indonesia U-17 akan memulai petualangannya di Piala Dunia U-17 2025 dengan menantang Zambia U-17 di Qatar, Selasa (4/11/2025) sekira pukul 22.45 WIB. Laga pembuka ini menjadi momen krusial bagi pasukan Nova Arianto untuk membangun kepercayaan diri dan membuka peluang lolos dari Grup H. Dengan Brasil dan Honduras menanti di dua laga berikutnya. […]

  • Sistem Rujukan JKN Dinilai Permudah Akses dan Jaga Mutu Pelayanan Kesehatan

    Sistem Rujukan JKN Dinilai Permudah Akses dan Jaga Mutu Pelayanan Kesehatan

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sistem rujukan berjenjang dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dinilai bukan sebagai hambatan, melainkan upaya untuk menjaga mutu pelayanan kesehatan agar peserta memperoleh penanganan yang tepat dan sesuai kebutuhan medis. Kepala Humas BPJS Kesehatan Rizzky Anugerah menjelaskan, dalam mekanisme pelayanan JKN, peserta umumnya memulai pengobatan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), seperti puskesmas, […]

  • Zona Hijau, IHSG Dibuka Pagi Ini Menguat ke Level 8.392

    Zona Hijau, IHSG Dibuka Pagi Ini Menguat ke Level 8.392

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona hijau pada perdagangan sesi pertama hari ini, Rabu (12/11/2025). IHSG dibuka menguat pada posisi 8.392,28 atau naik 0,25%. Berdasarkan data RTI, IHSG sempat bergerak pada rentang 8.379-8.397 sesaat setelah pembukaan. Tercatat, 274 saham menguat, 151 saham melemah, dan 202 saham bergerak ditempat. Kapitalisasi pasar IHSG […]

  • Cek Harga Emas Antam di Jambi, Naik atau Turun

    Cek Harga Emas Antam di Jambi, Naik atau Turun

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan produksi Antam tidak mengalami perubahan hari ini. Kondisi ini menunjukkan harga emas masih bergerak stagnan setelah sempat melemah pada perdagangan Kamis (23/4/2026). Berdasarkan data Jambisnis.com dari laman Logam Mulia pada Jumat (24/4/2026), harga emas Antam stabil di angka Rp 2.805.000 per gram. Sama seperti posisi sebelumnya tanpa kenaikan maupun penurunan. […]

  • Tanah Jakarta Turun 10 Cm per Tahun, Seberapa Lama Ibu Kota Bisa Bertahan?

    Tanah Jakarta Turun 10 Cm per Tahun, Seberapa Lama Ibu Kota Bisa Bertahan?

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Laju penurunan muka tanah di Jakarta mencapai lebih dari 10 sentimeter per tahun di sejumlah wilayah. Kondisi ini dinilai mengkhawatirkan karena berpotensi memperparah banjir, merusak infrastruktur, hingga mengancam keberlanjutan kota. Pengamat tata kota Prof. Putu Rumawan Salain mengatakan, tren tersebut harus segera direspons dengan langkah mitigasi yang terencana dan berkelanjutan. “Dengan penurunan tanah […]

expand_less