Breaking News
light_mode
Beranda » Perbankan » Purbaya Kirim Wamen Ikut RDG BI: Tegaskan Bukan untuk Mengintimidasi Kebijakan BI

Purbaya Kirim Wamen Ikut RDG BI: Tegaskan Bukan untuk Mengintimidasi Kebijakan BI

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kam, 20 Nov 2025
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan alasan kehadiran Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono dalam Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) November 2025. Purbaya menegaskan bahwa kehadiran Wamenkeu bukan untuk mengintimidasi penetapan suku bunga BI Rate.

Menurut Purbaya, landasan hukum mengenai kehadiran perwakilan pemerintah dalam RDG BI sudah jelas diatur dalam Pasal 43 ayat 1 huruf a Undang-Undang Bank Indonesia. Aturan tersebut memungkinkan pemerintah mengirim pejabat setingkat menteri untuk mengikuti rapat yang menentukan kebijakan suku bunga.

“Enggak (mengintimidasi), itu kan UU-nya memang membolehkan kan, pemerintah boleh mengirim pejabat setingkat menteri untuk mengikuti RDG yang menentukan tingkat suku bunga,” ujar Purbaya di kawasan The Westin, Jakarta, Kamis (20/11/2025).

Purbaya menjelaskan bahwa kehadiran Thomas bertujuan untuk menyelaraskan pandangan antara pemerintah dan otoritas moneter dalam membaca kondisi perekonomian nasional. Selain itu, pemerintah juga ingin memahami dinamika pembahasan internal di BI.

“Saya pikir untuk menyelaraskan pandangan saja dan melihat bagaimana sih suasana di bank sentral. Jadi ke depan akan lebih sinkron antara pemerintah dan bank sentral, jadi bukan negatif harusnya pandangannya lebih positif ke depan,” tambahnya.

Sebelumnya, Gubernur BI Perry Warjiyo menegaskan bahwa kehadiran Wamenkeu merupakan undangan resmi dari Dewan Gubernur BI kepada pemerintah melalui Menkeu. Karena Purbaya berhalangan hadir, undangan tersebut kemudian dialihkan kepada Thomas.

Perry menjelaskan bahwa undangan ini juga mempertimbangkan Pasal 43 ayat 1 huruf a UU BI, yang memperbolehkan kehadiran seorang menteri atau pejabat yang mewakili pemerintah dengan hak bicara, namun tanpa hak suara.

Ke depan, BI menilai kehadiran Wamenkeu dalam RDG bulanan menjadi penting untuk memperkuat koordinasi kebijakan moneter dan fiskal. Sinkronisasi ini dibutuhkan untuk menjaga stabilitas makroekonomi di tengah ketidakpastian global.

“Koordinasi kebijakan moneter BI dan fiskal pemerintah semakin penting mempertimbangkan ekonomi terkini yang hadapi ketidakpastian global,” kata Perry.

“Ini yang juga membuat perlunya menjaga stabilitas makro ekonomi, sistem keuangan, dan perlunya dorong pertumbuhan dari sisi permintaan ekonomi domestik,” tegasnya.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terbongkar! 25 Eksportir Sawit Diduga Pakai Modus Under Invoicing, Negara Rugi Rp 140 Miliar

    Terbongkar! 25 Eksportir Sawit Diduga Pakai Modus Under Invoicing, Negara Rugi Rp 140 Miliar

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mengungkap praktik manipulasi ekspor yang berpotensi merugikan negara hingga ratusan miliar rupiah. Sebanyak 25 wajib pajak terdeteksi melakukan ekspor dengan modus under-invoicing menggunakan barang berjenis POME (Palm Oil Mill Effluent) atau limbah minyak sawit. Direktur Jenderal Pajak, Bimo Wijayanto, menjelaskan bahwa temuan ini diperoleh dari hasil analisis […]

  • Swiss-Belhotel Jambi Nusantara Feast, Sensasi Bersantap All You Can Eat dari Ketinggian Kota

    Swiss-Belhotel Jambi Nusantara Feast, Sensasi Bersantap All You Can Eat dari Ketinggian Kota

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Swiss-Belhotel Jambi menghadirkan pengalaman bersantap yang berbeda melalui program makan siang bertema “Nusantara Feast”. Berlokasi di The View, restoran di lantai rooftop Swiss-Belhotel Jambi dengan panorama Kota Jambi, promo ini berlangsung setiap hari Senin hingga Jumat, pukul 12.00-15.00 WIB, mulai 20 Oktober hingga 28 November 2025. Dengan konsep all-you-can-eat, pengunjung dapat menikmati beragam […]

  • Harga Perak Melambung Tinggi, Tertekan Konflik Timur Tengah

    Harga Perak Melambung Tinggi, Tertekan Konflik Timur Tengah

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni yang dipasarkan PT Antam melesat tinggi pada Senin (2/3/2026). Mengutip dari laman Logam Mulia, harga perak Antam hari ini tembus Rp59.100 per gram. Perak Antam mengalami kenaikan sebesar Rp1.050 dari sebelumnya di level Rp58.050 per gram. Tren peningkatan ini turut dipengaruhi oleh ketegangan konflik Timur Tengah yang membuat sebagian investor […]

  • Bank Mandiri Salurkan Kredit Mikro ke Debitur Perempuan Rp53,7 Triliun

    Bank Mandiri Salurkan Kredit Mikro ke Debitur Perempuan Rp53,7 Triliun

    • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mendorong inklusivitas ekonomi melalui penyaluran kredit mikro kepada lebih dari 654 ribu perempuan pelaku usaha di berbagai daerah sebesar Rp53,7 triliun hingga kuartal II 2025. Outstanding pembiayaan tersebut meningkat 13,5 persen (year on year/yoy) jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Jumlah tersebut setara 53 persen dari total […]

  • BRI Peduli Latih Warga Bogor Ubah Minyak Jelantah Jadi Sabun Ramah Lingkungan

    BRI Peduli Latih Warga Bogor Ubah Minyak Jelantah Jadi Sabun Ramah Lingkungan

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui program BRI Peduli – Yok Kita Gas kembali menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Kali ini, BRI menggelar pelatihan pengolahan limbah minyak jelantah di Bank Sampah Azalea, Kelurahan Babakan, Kecamatan Bogor Tengah, Kabupaten Bogor. Kegiatan ini melibatkan anggota Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) serta pengurus […]

  • Impor Ilegal Hantam Industri Tekstil Lokal

    Impor Ilegal Hantam Industri Tekstil Lokal

    • calendar_month Kam, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Banjirnya produk tekstil impor ilegal kembali jadi sorotan. Ikatan Pengusaha Kecil dan Menengah (IPKB) menilai maraknya barang masuk tanpa izin resmi telah menekan pelaku industri kecil dan menengah (IKM) tekstil yang kini makin kesulitan bertahan di pasar domestik. Ikatan Pengusaha Kecil dan Menengah (IPKB) mendesak pemerintah untuk segera memberikan dukungan nyata kepada industri […]

expand_less