Prabowo Jamin Nelayan Dapat Kelonggaran Kredit 10-12 Tahun dalam Program Kampung Nelayan Merah Putih
- account_circle syaiful amri
- calendar_month 37 menit yang lalu
- comment 0 komentar

Presiden Prabowo Subianto
JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto menjamin nelayan akan memperoleh kelonggaran tenor kredit lebih dari 10 tahun dalam program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo dalam acara Indonesia Economic Outlook 2026 di Jakarta, Jumat (13/2/2026). Ia menegaskan, kebijakan itu diberikan agar beban pengembalian investasi tidak memberatkan nelayan yang tergabung dalam koperasi pengelola program.
“Pengembaliannya bisa di atas 10 tahun, 11 sampai 12 tahun, supaya tidak terlalu berat bagi mereka,” kata Prabowo.
Program Kampung Nelayan Merah Putih merupakan bagian dari strategi pemerintah membangun kawasan desa nelayan terpadu yang dilengkapi fasilitas penunjang kegiatan ekonomi.
Prabowo menekankan, skema pembiayaan dalam program tersebut bukan bantuan langsung atau hibah. Dana yang digelontorkan pemerintah akan dikelola melalui koperasi dan wajib dikembalikan secara bertahap kepada perbankan dan pemerintah.
“Ini bukan handout. Semua pengeluaran akan dibayar kembali ke bank dan pemerintah,” ujarnya.
Pemerintah berencana membangun berbagai infrastruktur penunjang, seperti pabrik es, cold storage, dermaga, kapal, hingga sarana distribusi dan akses pasar. Fasilitas tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan daya saing nelayan.
Prabowo menyebut pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih ditargetkan menjangkau 1.000 desa pada 2026. Jumlah tersebut akan ditingkatkan menjadi 5.000 desa hingga 2029.
Selain pembangunan fisik, pemerintah juga akan mempermudah regulasi serta membuka akses pelabuhan dan bandara guna memperluas pemasaran hasil tangkapan nelayan, termasuk untuk kebutuhan ekspor.
Kebijakan kelonggaran kredit ini diharapkan dapat memperkuat sektor perikanan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan nelayan melalui skema pembiayaan yang lebih ringan dan berkelanjutan.
- Penulis: syaiful amri

Saat ini belum ada komentar