Breaking News
light_mode
Beranda » Perbankan » Pertumbuhan Kredit 8% – 12%, BI: Ideal Jaga Stabilitas Sistem Keuangan

Pertumbuhan Kredit 8% – 12%, BI: Ideal Jaga Stabilitas Sistem Keuangan

  • account_circle -
  • calendar_month Sel, 23 Des 2025
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Bank Indonesia (BI) menilai pertumbuhan kredit di kisaran 8% – 12% pada tahun 2026 menjadi level paling ideal untuk menjaga stabilitas sistem keuangan sekaligus menopang pertumbuhan ekonomi.

Pertumbuhan di luar kisaran tersebut, justru bakal berisiko menekan ketahanan perbankan atau justru menahan laju pemulihan ekonomi.

Asisten Gubernur BI Solikin M. Juhro mengatakan, target tersebut mencerminkan keseimbangan antara fungsi intermediasi perbankan dan risiko stabilitas, terutama dalam menjaga kualitas kredit dan permodalan.

Ia menjelaskan, stabilitas sistem keuangan (SSK) pada dasarnya tak lepas dari keseimbangan antara pertumbuhan kredit, ketahanan sektor keuangan, dan inklusivitas pembiayaan.

Pertumbuhan kredit yang terlalu tinggi berisiko menimbulkan ketidakstabilan. Sementara pertumbuhan yang terlalu lemah bakal menahan laju ekonomi.

“Target 8% – 12% ini merupakan level optimal yang kondusif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi tanpa menimbulkan konsekuensi terhadap stabilitas (mata uang),” ujar Solikin dalam taklimat media di Jakarta, Selasa (22/12/2025).

Solikin mengambil contoh pengalaman awal 1990-an, ketika pertumbuhan kredit yang sangat tinggi berujung pada melemahnya ketahanan sistem keuangan.

Karena itu, kata Solikin, BI menekankan pertumbuhan kredit yang disertai dengan terjaganya kualitas aset, permodalan yang kuat, serta kemampuan bayar debitur yang sehat.​

BI mencatat per November 2025 kredit perbankan tumbuh 7,74% secara tahunan. Mengingatkan kembali, level pertumbuhan ini belum mencapai target pertumbuhan 8% – 12% untuk tahun penuh 2025.

Solikin bilang perlambatan pertumbuhan kredit sepanjang 2025 lebih disebabkan oleh lemahnya permintaan (demand) dari dunia usaha dan rumah tangga, bukan karena keterbatasan likuiditas perbankan.

Meski demikian, ia tetap optimistis pertumbuhan kredit pada akhir tahun dapat berada di atas 8%, sesuai dengan mandat kebijakan BI.

“Isunya bukan di supply. Likuiditas tersedia, insentif juga sudah banyak diberikan. Tapi demand-nya belum cukup kuat,” sebut Solikin.

Dari sisi korporasi, banyak perusahaan memilih bersikap wait and see terhadap kondisi ekonomi global dan domestik. Hal ini tercermin dari masih tingginya kredit menganggur (undisbursed loan) yang per November 2025 mencapai mencapai Rp 2.509 triliun atau 23,18% dari plafon kredit tersedia.

Sementara dari sisi rumah tangga, keputusan untuk mengambil kredit juga tertahan oleh ekspektasi pendapatan yang belum menguat. Ketidakpastian ekonomi membuat konsumsi berbasis kredit cenderung tertahan.

Namun demikian, BI akan terus memantau perkembangan permintaan kredit agar fungsi intermediasi perbankan tetap berjalan optimal.(*)

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua
  • Sumber: Kontan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo Perintahkan Seluruh Dapur MBG Wajib Halal

    Prabowo Perintahkan Seluruh Dapur MBG Wajib Halal

    • calendar_month Sen, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa seluruh dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) wajib menerapkan prinsip halal tanpa pengecualian. Instruksi itu disampaikan melalui Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Ahmad Haikal Hassan, yang memastikan pengawasan dilakukan secara ketat di lapangan. Haikal akrab disapa Babe Haikal mengungkapkan bahwa untuk memastikan standar halal berjalan, kepala […]

  • Menpora Siap Hadapi Gugatan Federasi Senam Israel

    Menpora Siap Hadapi Gugatan Federasi Senam Israel

    • calendar_month Sen, 13 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyebut siap menghadapi gugatan yang dilayangkan federasi senam Israel ke Pengadilan Arbitrase Olahraga atau Court of Arbitration fors Sport (CAS) atas pencabutan visa atlet senam Israel. “Kami akan hadapi gugatan dengan terhormat,” kata Erick Thohir, Senin (13/10/2025). Pihak federasi senam Israel melayangkan gugatan setelah Pemerintah Indonesia mencabut […]

  • 7.000 Properti Bebas Pajak Tersedia di Marketplace: Efek PPN DTP

    7.000 Properti Bebas Pajak Tersedia di Marketplace: Efek PPN DTP

    • calendar_month Jum, 9 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pasar properti Indonesia memasuki babak baru pada awal tahun 2026. Kebijakan Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) yang resmi diperpanjang melalui PMK Nomor 90 Tahun 2025 menjadi katalisator utama yang menghidupkan kembali gairah sektor real estat nasional. Kebijakan ini secara nyata telah mengubah perilaku konsumen menjadi lebih agresif namun tetap kalkulatif. Berdasarkan […]

  • Emas Perhiasan Hari Ini Tak Berubah, Cek Harga Raja Emas dan Laku Emas

    Emas Perhiasan Hari Ini Tak Berubah, Cek Harga Raja Emas dan Laku Emas

    • calendar_month Ming, 22 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas perhiasan pada Minggu (22/2/2026) terpantau relatif stabil. Sejumlah gerai emas ritel, termasuk Raja Emas dan Laku Emas, belum melakukan penyesuaian harga yang signifikan dibandingkan hari sebelumnya. Stabilnya harga emas perhiasan terjadi di tengah pergerakan harga emas batangan yang cenderung menguat. Kondisi ini membuat pelaku usaha perhiasan memilih menahan harga jual agar […]

  • Gibran Tiba di Manokwari, Kawal Langsung Pembangunan Papua Sesuai Arahan Presiden Prabowo

    Gibran Tiba di Manokwari, Kawal Langsung Pembangunan Papua Sesuai Arahan Presiden Prabowo

    • calendar_month Sel, 4 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tiba di Bandara Rendani, Manokwari, Papua Barat, Selasa (4/11/2025), untuk meninjau langsung percepatan pembangunan di Papua. Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto agar pembangunan nasional tidak lagi berpusat di Pulau Jawa. “Presiden memberikan perhatian khusus untuk Papua. Saya ditugaskan memastikan seluruh program prioritas bisa […]

  • Trump Cari Kesepakatan Mineral di Asia untuk Tekan China

    Trump Cari Kesepakatan Mineral di Asia untuk Tekan China

    • calendar_month Sab, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Amerika Serikat Donald Trump tengah melakukan lawatan ke Asia dengan misi strategis: menandatangani sejumlah kesepakatan ekonomi dan mineral penting untuk memperkuat rantai pasokan global dan menekan dominasi China di sektor mineral strategis Lawatan ini akan menjadi pemanasan diplomatik sebelum pertemuan langsung antara Trump dan Presiden China Xi Jinping, yang dijadwalkan berlangsung usai […]

expand_less