Peringati Earth Hour, BRI Perkuat Efisiensi Energi dan Tekan Emisi Operasional
- account_circle say say
- calendar_month 5 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Ilustrasi: Kantor BRI Pusat
JAMBISNIS.COM – Momentum peringatan Earth Hour dimanfaatkan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau Bank Rakyat Indonesia untuk memperkuat komitmen terhadap keberlanjutan melalui efisiensi energi dan pengurangan emisi dalam operasional perusahaan. Earth Hour yang pertama kali diinisiasi oleh World Wide Fund for Nature (WWF) pada 2007 telah berkembang menjadi gerakan global yang mendorong aksi nyata dalam menjaga lingkungan. Di Indonesia, gerakan ini mampu menghemat listrik hingga sekitar 300 megawatt dalam satu jam.
Sejalan dengan semangat tersebut, BRI mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dalam aktivitas bisnis sehari-hari. Langkah ini diwujudkan melalui penggunaan teknologi hemat energi seperti lampu LED serta optimalisasi operasional fasilitas kantor, termasuk pengaturan penggunaan lift dan perangkat elektronik.
Direktur Legal & Compliance BRI, Mahdi Yusuf, mengatakan keberlanjutan telah menjadi bagian dari budaya kerja di perusahaan.
“Keberlanjutan dijalankan sebagai bagian dari aktivitas kerja sehari-hari, tidak hanya menurunkan emisi tetapi juga membentuk budaya kerja yang lebih peduli lingkungan,” ujarnya.
Selain itu, BRI juga mengembangkan konsep green building dan mempercepat digitalisasi layanan perbankan untuk menekan penggunaan sumber daya. Perusahaan turut memanfaatkan energi baru terbarukan melalui pemasangan panel surya di berbagai unit kerja.
Hingga akhir 2025, BRI tercatat telah mengoperasikan panel surya di 152 unit kerja serta menggunakan 926 kendaraan ramah lingkungan. Inisiatif ini berkontribusi pada penurunan emisi operasional sebesar 9,6 persen dibandingkan baseline tahun 2022.
Tak hanya itu, melalui program Zero Waste to Landfill, perusahaan berhasil menghindari emisi hingga 746,4 ton CO2 ekuivalen. Sementara dalam program BRI Grow and Green, BRI telah menanam lebih dari 65.300 pohon mangrove dengan potensi pengurangan emisi sekitar 43,43 ton CO2 per tahun.
Mahdi menegaskan, berbagai inisiatif tersebut merupakan bagian dari penerapan prinsip environmental, social, and governance (ESG) yang menjadi landasan strategis perusahaan.
“BRI berkomitmen menjaga keseimbangan antara kinerja bisnis dan tanggung jawab terhadap lingkungan,” kata dia.
- Penulis: say say

Saat ini belum ada komentar