Kamis, 2 Jul 2026
light_mode
Beranda » Otobiz » Di Pabrik Ini GAC Hasilkan 1 Mobil Setiap 53 Detik

Di Pabrik Ini GAC Hasilkan 1 Mobil Setiap 53 Detik

  • account_circle -
  • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – GAC Group kembali menegaskan posisinya di industri otomotif global lewat kehadiran Smart Eco-Factory. Difasilitas produksi modern ini GAC mampu menghasilkan satu kendaraan hanya dalam waktu 53 detik.

Pencapaian ini menjadi bukti nyata integrasi teknologi digital, efisiensi produksi, standar kualitas tinggi, serta komitmen terhadap keberlanjutan dalam satu ekosistem manufaktur.

Berdasarkan keterangan resmi dari perusahaan, Smart Eco-Factory dibangun dengan pendekatan digitalisasi menyeluruh yang memberikan fleksibilitas tinggi di setiap tahapan produksi.

Fasilitas ini mampu memproduksi hingga 10 model kendaraan sekaligus dalam satu lini, dengan lebih dari 100.000 kombinasi konfigurasi.

Hal tersebut memungkinkan setiap pesanan pelanggan diproses sesuai kebutuhan spesifik tanpa mengorbankan efisiensi maupun kompleksitas produksi.

Seluruh proses produksi berjalan melalui sistem manajemen berbasis data yang terintegrasi secara real-time, mulai dari tahap penerimaan pesanan hingga kendaraan keluar dari lini produksi.

Dukungan sistem robotik dan lini produksi fleksibel membuat setiap unit kendaraan dapat dirakit secara presisi, sekaligus menjaga efisiensi tetap optimal.

Untuk memastikan kualitas, GAC mengandalkan lebih dari 600 robot industri yang terhubung dengan sistem inspeksi visual berbasis kecerdasan buatan (AI). Teknologi ini memungkinkan proses pemeriksaan dilakukan dengan tingkat presisi hingga skala milimeter dalam waktu singkat.

Selain itu, sejumlah teknologi inti seperti laser spiral welding, integrated hot forming, serta sistem manajemen torsi cerdas juga diterapkan guna menjaga konsistensi kualitas produk.

Setiap kendaraan yang diproduksi juga wajib melewati serangkaian pengujian ekstrem. Pengujian dilakukan dalam suhu tinggi hingga 60°C, suhu rendah mencapai -40°C, serta kondisi dataran tinggi di atas 4.000 meter. Proses ini bertujuan memastikan kendaraan tetap aman, stabil, dan optimal digunakan di berbagai kondisi geografis dan iklim.

Di sisi lain, aspek keberlanjutan menjadi fokus utama dalam operasional pabrik ini. Smart Eco-Factory mengadopsi sistem energi terintegrasi yang mencakup pembangkit listrik tenaga surya, penyimpanan energi, serta teknologi Vehicle-to-Grid (V2G).

Melalui pemanfaatan energi terbarukan, fasilitas ini mampu menghasilkan lebih dari 20 juta kWh listrik per tahun, yang memenuhi sekitar 50 persen kebutuhan operasional sekaligus menekan emisi karbon.

Smart Eco-Factory juga telah mendapatkan pengakuan global melalui sertifikasi netral karbon serta masuk dalam Global Lighthouse Network dari World Economic Forum.(*)

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • GWM Ora 5 Siap Meluncur di Australia 2026, Tantang BYD Atto 3 di Segmen SUV Listrik

    GWM Ora 5 Siap Meluncur di Australia 2026, Tantang BYD Atto 3 di Segmen SUV Listrik

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Great Wall Motor (GWM) memastikan akan meluncurkan model terbarunya, GWM Ora 5, di pasar Australia pada pertengahan 2026. Kehadiran model ini sekaligus memperluas lini kendaraan listrik GWM melalui sub-brand Ora, yang sebelumnya dikenal lewat produk hatchback kompak. Ora 5 diposisikan sebagai SUV listrik berukuran kecil hingga menengah dan akan bersaing langsung dengan BYD […]

  • Ahli Konstruksi Ingatkan Pentingnya SNI dan SLF untuk Semua Gedung

    Ahli Konstruksi Ingatkan Pentingnya SNI dan SLF untuk Semua Gedung

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ahli Konstruksi Davy Sukamta menyarankan seluruh bangunan gedung harus memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) dan Standar Layak Fungsi (SLF). Hal itu salah satunya guna memitigasi terjadinya kebakaran gedung. “Kita punya SNI 03-1735-2000 yang mengatur akses bangunan dan akses lingkungan untuk pencegahan bahaya kebakaran pada bangunan gedung,” kata Davy Sukamta dikutip Kompas.com, Kamis (11/12/2025). […]

  • Freeport Diproyeksi Setor Rp100 Triliun ke Negara Mulai 2028

    Freeport Diproyeksi Setor Rp100 Triliun ke Negara Mulai 2028

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Freeport Indonesia (PTFI) diproyeksikan meningkatkan kontribusinya terhadap penerimaan negara hingga mencapai sekitar Rp100 triliun per tahun mulai 2028. Proyeksi tersebut seiring dengan pulihnya kapasitas produksi tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC) yang ditargetkan kembali beroperasi normal dalam beberapa tahun ke depan. Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Tony Wenas, menyatakan kontribusi tersebut […]

  • Tarif Global Trump Naik 15%, RI Upayakan Sawit hingga Tekstil Tetap 0% ke AS

    Tarif Global Trump Naik 15%, RI Upayakan Sawit hingga Tekstil Tetap 0% ke AS

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Indonesia berupaya memastikan sejumlah komoditas unggulan tetap mendapatkan tarif 0% ke Amerika Serikat (AS), meskipun Presiden AS Donald Trump memberlakukan tarif global baru. Trump menetapkan tarif impor global sebesar 10% dan kemudian menaikkannya menjadi 15%. Kebijakan ini muncul setelah Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan kebijakan tarif resiprokal yang sebelumnya diumumkan pada April […]

  • Susyadi Juara Open Turnamen Catur Rusuh Cup 2026 di Sungai Penuh

    Susyadi Juara Open Turnamen Catur Rusuh Cup 2026 di Sungai Penuh

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pecatur Susyadi berhasil keluar sebagai juara dalam Open Turnamen Catur Rusuh Cup 2026 yang digelar Komunitas Catur Kota Sungai Penuh, Provinsi Jambi. Turnamen ini berlangsung di Kedai Sempang Raya dan diikuti oleh puluhan pecinta catur dari berbagai penjuru Kota Sungai Penuh. Sebanyak 36 peserta ambil bagian dalam turnamen yang digagas oleh komunitas yang […]

  • Neraca Dagang RI Surplus 71 Bulan Beruntun, Tembus US,32 Miliar pada Maret 2026

    Neraca Dagang RI Surplus 71 Bulan Beruntun, Tembus US$3,32 Miliar pada Maret 2026

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pusat Statistik mencatat neraca perdagangan Indonesia kembali mencetak surplus pada Maret 2026. Nilainya mencapai US$3,32 miliar, memperpanjang tren positif selama 71 bulan berturut-turut sejak Mei 2020. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, mengatakan surplus tersebut terutama ditopang oleh kinerja sektor nonmigas. “Neraca perdagangan barang pada Maret 2026 tercatat surplus […]

expand_less