Sabtu, 27 Jun 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Utang Pemerintah RI Tembus Rp 9.408 Triliun, 87 Persen Berasal dari SBN

Utang Pemerintah RI Tembus Rp 9.408 Triliun, 87 Persen Berasal dari SBN

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) melaporkan posisi utang pemerintah hingga akhir Kuartal III-2025 mencapai Rp 9.408,64 triliun. Mayoritas utang tersebut berasal dari penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) yang mencapai Rp 8.187,55 triliun atau 87,02 persen dari total portofolio.

Sementara itu, porsi utang dari pinjaman tercatat Rp 1.221,09 triliun atau 12,98 persen. Kementerian Keuangan menegaskan bahwa struktur ini masih sesuai strategi pembiayaan jangka panjang pemerintah.

“Pemerintah mengelola utang secara cermat dan terukur untuk mencapai portofolio yang optimal dan mendukung pendalaman pasar keuangan domestik,” tulis DJPPR dalam laporannya, Senin (1/12/2025).

Dari sisi rasio terhadap produk domestik bruto (PDB), posisi utang pemerintah kini mencapai 40,30 persen, masih berada di bawah ambang batas 60 persen yang diatur undang-undang. Dibandingkan Kuartal II-2025, realisasi utang meningkat sekitar 2,59 persen, seiring naiknya penerbitan SBN dari Rp 7.980,87 triliun.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan kenaikan utang negara masih dalam batas aman selama belanja negara dilakukan secara efisien dan tepat sasaran.

“Strategi utama menjaga kemampuan bayar adalah memastikan anggaran dibelanjakan tepat waktu, tepat sasaran, tanpa kebocoran, dan memberikan dampak maksimal ke perekonomian,” ujar Purbaya.

Pemerintah menekankan bahwa pembiayaan utang diarahkan untuk menjaga stabilitas fiskal, memperkuat ruang pertumbuhan ekonomi, serta mendukung investasi jangka panjang. Pada Kuartal II-2025, posisi utang sempat berada di level Rp 9.138 triliun, sebelum kembali meningkat di kuartal berikutnya. Dengan struktur utang yang didominasi SBN, Kemenkeu menilai risiko nilai tukar lebih terkendali serta memberikan ruang penguatan pasar obligasi nasional.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • 10 Jenis Pekerjaan yang Paling Cocok untuk Gen Z di Era Digital, Nomor 3 Banyak Diminati!

    10 Jenis Pekerjaan yang Paling Cocok untuk Gen Z di Era Digital, Nomor 3 Banyak Diminati!

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Generasi Z (Gen Z) kini semakin banyak yang memasuki dunia kerja. Namun, tidak sedikit yang merasa kesulitan menemukan pekerjaan yang benar-benar sesuai dengan minat, gaya hidup, dan prinsip work-life balance mereka. Di era digital seperti sekarang, peluang kerja untuk Gen Z sebenarnya sangat luas. Banyak profesi baru bermunculan berkat kemajuan teknologi dan media […]

  • Warga Jambi Merapat! Harga Perak Antam Ambruk, Ini Rincian Terbarunya

    Warga Jambi Merapat! Harga Perak Antam Ambruk, Ini Rincian Terbarunya

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM — Pergerakan harga logam mulia kembali jadi sorotan. Kali ini, harga perak produksi Antam tercatat mengalami penurunan pada perdagangan Rabu (29/4/2026). Berdasarkan data yang diperoleh Jambisnis.com dari laman Logam Mulia, harga perak Antam hari ini turun cukup dalam sebesar Rp1.700 per gram, sehingga kini berada di level Rp47.150 per gram. Penurunan ini turut memengaruhi […]

  • Luhut Bantah Punya Saham di PT Toba Pulp Lestari, Tegaskan Tak Terafiliasi dan Tak Terlibat

    Luhut Bantah Punya Saham di PT Toba Pulp Lestari, Tegaskan Tak Terafiliasi dan Tak Terlibat

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan membantah tegas tuduhan yang menyebutkan dirinya memiliki atau terafiliasi dengan PT Toba Pulp Lestari (TPL). Melalui juru bicaranya, Jodi Mahardi, Luhut memastikan informasi yang beredar di ruang publik dan media sosial tersebut tidak benar. “Informasi tersebut adalah tidak benar,” kata Jodi dalam keterangan tertulis di […]

  • Cabai Merah di Pasar Angso Duo Jambi Turun 12,5 Persen, Mayoritas Sembako Stabil

    Cabai Merah di Pasar Angso Duo Jambi Turun 12,5 Persen, Mayoritas Sembako Stabil

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga komoditas cabai merah di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, mengalami penurunan cukup signifikan pada Kamis (11/6/2026). Berdasarkan data terbaru Sistem Informasi Harga Komoditas (SIHARKO) Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, harga cabai merah besar dan cabai merah kecil kompak melandai sebesar 12,5 persen dibandingkan hari sebelumnya. Saat ini, kedua jenis komoditas tersebut […]

  • Tancap Gas Lagi, Emas Antam Jadi Rp2,893 Juta per Gram

    Tancap Gas Lagi, Emas Antam Jadi Rp2,893 Juta per Gram

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Antam kembali tancap gas pada perdagangan Rabu (15/4/2026) ini. Logam mulia yang banyak diminati investor ini melonjak lagi sebesar Rp30.000. Berdasarkan data terbaru dari laman Logam Mulia, harga emas Antam sekarang lebih mahal dibanding perdagangan sebelumnya. Kini harga emas Antam dipatok Rp2.893.000 per gram dari semula Rp2.863.000. Adanya kenaikan tersebut membuat […]

  • Pemerintah Siapkan Bea Keluar Batu Bara 2026, Pengusaha Mulai Ribut

    Pemerintah Siapkan Bea Keluar Batu Bara 2026, Pengusaha Mulai Ribut

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah sedang membahas rencana pengenaan bea keluar (export duty) untuk komoditas batu bara yang ditargetkan mulai berlaku pada 2026. Purbaya mengakui kebijakan ini hampir pasti mendapat penolakan dari pelaku usaha. Purbaya belum mengungkap detail tarif maupun mekanisme pungutannya. Namun ia menegaskan bahwa pembahasan sudah berjalan dan implementasinya […]

expand_less