Pemkot Jambi Usulkan Tambahan 50.000 Jaringan Gas Rumah Tangga pada 2026
- account_circle syaiful amri
- calendar_month Kam, 22 Jan 2026
- comment 0 komentar

Wali Kota Jambi Maulana bersama Wakil Wali Kota Jambi dan jajaran Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM berfoto bersama usai audiensi terkait usulan penambahan 50.000 sambungan jaringan gas rumah tangga di Jakarta, Rabu (21/1/2026).
JAMBISNIS.COM – Pemerintah Kota Jambi kembali mengusulkan perluasan jaringan gas bumi rumah tangga (jargas) kepada pemerintah pusat. Pada 2026, Pemkot Jambi mengajukan tambahan sekitar 50.000 sambungan rumah (SR) sebagai bagian dari upaya memperluas akses energi bersih dan terjangkau bagi masyarakat.
Usulan tersebut disampaikan Wali Kota Jambi Maulana, didampingi Wakil Wali Kota Jambi, saat melakukan audiensi dengan Direktorat Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Minyak dan Gas Bumi, Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas), Kementerian ESDM, di Jakarta, Rabu (21/1/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Maulana memaparkan potensi pengembangan jaringan gas bumi di Kota Jambi sekaligus menyampaikan surat permohonan resmi perluasan jaringan jargas di sejumlah kecamatan. Usulan ini didasarkan pada hasil pendataan lapangan serta komitmen daerah dalam mendukung ketahanan energi dan penguatan ekonomi nasional.
Hingga saat ini, jumlah pelanggan jaringan gas rumah tangga di Kota Jambi tercatat sebanyak 13.226 sambungan rumah, dengan 11.025 sambungan aktif. Program jargas dinilai memberikan dampak positif, antara lain membantu pengendalian inflasi, mengurangi beban pengeluaran rumah tangga, menekan ketergantungan pada LPG 3 kilogram, serta menjadi stimulus pertumbuhan ekonomi daerah.
Maulana juga menyampaikan perkembangan pembangunan jaringan gas rumah tangga periode 2025–2026 yang mencakup 13.235 sambungan rumah di Kecamatan Alam Barajo dan Kotabaru. Proyek tersebut ditargetkan rampung pada Juli 2026.
“Proses pengerjaan saat ini berjalan dengan baik. Insyaallah pada Juli nanti masyarakat yang telah terkoneksi dapat mulai menikmati gas rumah tangga,” kata Maulana.
Selain itu, Pemkot Jambi menegaskan kesiapan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Siginjai Sakti untuk bersinergi dalam pengelolaan dan distribusi jaringan gas rumah tangga ke depan.
“Kehadiran kami langsung ke Ditjen Migas menjadi bukti keseriusan Pemkot Jambi agar kota ini kembali mendapatkan dukungan pembangunan jaringan distribusi gas bumi beserta infrastrukturnya dari pemerintah pusat,” ujar Maulana.
Program jaringan gas rumah tangga ini menjadi bagian dari agenda strategis Pemkot Jambi dalam mendorong efisiensi biaya energi masyarakat, memperkuat ekonomi lokal, serta mendukung visi Kota Jambi sebagai kota ramah lingkungan dan mandiri energi. Program tersebut juga sejalan dengan target pemerintah pusat dalam memperluas akses energi bersih, murah, dan berkelanjutan bagi masyarakat.
- Penulis: syaiful amri

Saat ini belum ada komentar