Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Menteri LH: Pola Makan Perkotaan Picu Longsor di Lereng Bandung Barat

Menteri LH: Pola Makan Perkotaan Picu Longsor di Lereng Bandung Barat

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menyebut perubahan pola makan masyarakat perkotaan turut menjadi pemicu terjadinya longsor di lereng Bandung Barat, Jawa Barat. Perubahan tersebut berdampak pada alih fungsi lahan di kawasan pegunungan yang seharusnya berfungsi sebagai wilayah lindung.

Hanif mengatakan, urbanisasi masif mendorong pergeseran kebutuhan pangan masyarakat kota. Akibatnya, aktivitas pertanian merambat ke lereng-lereng gunung dengan menanam komoditas sayuran subtropis yang tidak sesuai dengan karakter lahan di Indonesia.

“Urbanisasi ini membawa perubahan pola makan. Kita makan sesuatu yang sebetulnya bukan dari habitat kita,” ujar Hanif saat meninjau lokasi longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (25/1/2026).

Ia menjelaskan, komoditas seperti kentang, kol, kubis, dan paprika merupakan tanaman khas wilayah subtropis yang memiliki sistem perakaran dangkal. Ketika dibudidayakan secara masif di lereng gunung, tanaman tersebut tidak mampu menggantikan fungsi tanaman keras yang berperan penting menahan tanah dan menjaga stabilitas lereng.

Menurut Hanif, sebagian besar sayuran yang saat ini ditanam di kawasan tersebut berasal dari wilayah Amerika Selatan, seperti Chile dan Peru, lalu dipaksakan tumbuh di ketinggian sekitar seribu meter di atas permukaan laut di Indonesia.

“Sebagian besar jenis yang kita tanam hari ini bukan dari Indonesia. Tanaman itu dipaksakan tumbuh di wilayah yang seharusnya dilindungi,” kata Hanif.

Perubahan tata guna lahan yang berlangsung cepat, lanjut Hanif, tidak diimbangi dengan pengelolaan lingkungan yang memadai. Hal tersebut menyebabkan penurunan daya dukung lahan dan meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi, termasuk longsor yang terjadi di Cisarua.

Untuk menindaklanjuti peristiwa tersebut, Kementerian Lingkungan Hidup akan menurunkan tim ahli guna melakukan kajian menyeluruh terhadap kondisi lanskap kawasan terdampak. Kajian tersebut akan mencakup aspek tata ruang, karakter lahan, serta dampak alih fungsi lahan.

“Kalau bicara lingkungan, tidak bisa mengira-ngira. Harus berbasis sains,” tegas Hanif.

Tim ahli akan bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat untuk merumuskan langkah penataan ulang lanskap dan tata ruang. Pemerintah juga membuka kemungkinan pendalaman terhadap aspek pelanggaran lingkungan yang terjadi di kawasan tersebut.

Hanif menegaskan, pembenahan tata ruang menjadi langkah penting agar kejadian serupa tidak terulang, sekaligus menyeimbangkan kebutuhan pangan masyarakat perkotaan dengan kelestarian lingkungan di wilayah hulu.

“Landscape-nya harus kita benahi,” ujar Hanif.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rupiah Ditutup Melemah ke Rp16.956, Pengamat Sebut Faktor Penyebabnya Ini

    Rupiah Ditutup Melemah ke Rp16.956, Pengamat Sebut Faktor Penyebabnya Ini

    • calendar_month Sel, 20 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah sore ini. Rupiah terkoreksi sebesar 1,50 poin atau 0,01 persen di level Rp 16.956 dari penutupan sebelumnya di level Rp16.955. Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi, menilai pelemahan ini terutama didorong oleh serangkaian faktor eksternal yang menguatkan dolar. Sementara kekhawatiran atas proyeksi […]

  • Dukungan Asosiasi Emiten Terhadap Reformasi Integritas Pasar Modal 

    Dukungan Asosiasi Emiten Terhadap Reformasi Integritas Pasar Modal 

    • calendar_month Rab, 4 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melakukan pertemuan dengan Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) untuk menjelaskan berbagai langkah tindak lanjut dalam pelaksanaan reformasi penguatan integritas pasar modal Indonesia. Hadir dalam pertemuan yang digelar di Gedung Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Rabu, Pejabat Sementara Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi, […]

  • Harga Emas Antam Melonjak Lagi, Hari Ini Tembus Rp 2.360.000 per Gram

    Harga Emas Antam Melonjak Lagi, Hari Ini Tembus Rp 2.360.000 per Gram

    • calendar_month Sel, 14 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam kembali melonjak. Hari ini harga emas Antam tembus Rp 2.360.000 per gram karena naik Rp 29.000. Ini merupakan rekor tertinggi sepanjang masa terbaru harga emas Antam. Sementara harga emas Antam termurah dibanderol Rp1,23 juta, sedangkan yang termahal Rp2,3 miliar. Atas kenaikan yang terjadi […]

  • Minyak Dunia Anjlok 4 Persen, Batu Bara Naik, CPO dan Nikel Melemah Tipis

    Minyak Dunia Anjlok 4 Persen, Batu Bara Naik, CPO dan Nikel Melemah Tipis

    • calendar_month Kam, 13 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah komoditas global mengalami pergerakan bervariasi pada perdagangan Rabu (12/11). Minyak mentah dunia tercatat melemah tajam lebih dari 4 persen, sementara batu bara menguat dan logam dasar seperti nikel dan CPO justru turun tipis. Menurut laporan Reuters, pelemahan minyak mentah terjadi setelah OPEC merilis proyeksi terbaru yang menyebutkan pasokan minyak global akan […]

  • Trump Cari Kesepakatan Mineral di Asia untuk Tekan China

    Trump Cari Kesepakatan Mineral di Asia untuk Tekan China

    • calendar_month Sab, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Amerika Serikat Donald Trump tengah melakukan lawatan ke Asia dengan misi strategis: menandatangani sejumlah kesepakatan ekonomi dan mineral penting untuk memperkuat rantai pasokan global dan menekan dominasi China di sektor mineral strategis Lawatan ini akan menjadi pemanasan diplomatik sebelum pertemuan langsung antara Trump dan Presiden China Xi Jinping, yang dijadwalkan berlangsung usai […]

  • Industri Tekstil Indonesia Tetap Bergairah, Ekspor Capai US,9 Miliar Meski Dihantam Tantangan Global

    Industri Tekstil Indonesia Tetap Bergairah, Ekspor Capai US$11,9 Miliar Meski Dihantam Tantangan Global

    • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sektor tekstil dan garmen Indonesia menunjukkan ketahanan luar biasa di tengah tekanan ekonomi global. Asosiasi Garment dan Textile Indonesia (AGTI) mencatat, ekspor industri ini menembus US$11,9 miliar pada akhir 2024, menjadikannya salah satu kontributor utama ekspor nonmigas nasional. Ketua AGTI Anne Patricia Sutanto menegaskan bahwa industri tekstil Indonesia tidak sedang melemah, melainkan tengah […]

expand_less