Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Menteri ATR: Pendaftaran Tanah Beri Dampak Ekonomi Rp1.021 Triliun

Menteri ATR: Pendaftaran Tanah Beri Dampak Ekonomi Rp1.021 Triliun

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Program pendaftaran tanah yang dijalankan oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terbukti memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian nasional. Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid menyebut nilai ekonomi dari kegiatan pendaftaran tanah selama periode Oktober 2024 hingga Oktober 2025 mencapai Rp1.021,95 triliun.

Menurut Nusron, pendaftaran tanah bukan sekadar proses administratif, melainkan fondasi penting dalam membangun perekonomian yang inklusif dan berkeadilan.

“Pendaftaran tanah bukan hanya soal administrasi, tapi juga fondasi ekonomi. Setiap bidang tanah yang terdaftar berarti kepastian hukum bagi rakyat, sekaligus membuka potensi ekonomi yang luar biasa,” ujarnya dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (24/10).

Berdasarkan data Kementerian ATR/BPN, dalam satu tahun terakhir telah terdaftar 4.002.281 bidang tanah, dengan 2.687.686 bidang di antaranya sudah bersertifikat resmi. Dari total tersebut, kontribusi ekonomi yang dihasilkan mencapai Rp1.021,95 triliun, terdiri dari:

  • Hak Tanggungan: Rp980,5 triliun
  • Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB): Rp25,9 triliun
  • Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP): Rp3,15 triliun
  • Pajak Penghasilan (PPh): Rp12,4 triliun

“Angka ini mencerminkan peran nyata program pendaftaran tanah dalam meningkatkan aset masyarakat, memperluas akses pembiayaan, serta memberikan dampak langsung terhadap penerimaan negara,” tambah Nusron.

Saat ini, pemerintah mencatat sudah ada 123,3 juta bidang tanah yang terdaftar secara nasional, dengan 97 juta bidang telah bersertifikat. Capaian ini menunjukkan percepatan signifikan menuju target Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang menjadi bagian penting dari program Reforma Agraria Nasional.

“Dengan tanah yang terdaftar dan bersertifikat, masyarakat memiliki kepastian hukum untuk berusaha, mengakses kredit, dan meningkatkan nilai ekonomi asetnya. Itulah esensi reforma agraria yang sesungguhnya,” tutur Menteri ATR.

Melalui percepatan pendaftaran tanah, pemerintah berupaya memastikan pemerataan aset dan kesejahteraan masyarakat, terutama bagi kelompok ekonomi menengah ke bawah, pelaku UMKM, dan petani kecil yang membutuhkan akses legal terhadap lahan.

Selain menekankan aspek ekonomi, Kementerian ATR/BPN juga terus memperkuat digitalisasi layanan pertanahan untuk meningkatkan transparansi dan mempercepat pelayanan publik. Nusron menegaskan bahwa digitalisasi menjadi instrumen utama dalam memberantas praktik mafia tanah dan mencegah pungutan liar di sektor pertanahan.

“Digitalisasi pertanahan akan memastikan setiap proses lebih cepat, akurat, dan bebas dari manipulasi. Ini adalah komitmen kami untuk memberikan pelayanan yang bersih dan berintegritas kepada masyarakat,” tegasnya.

Program pendaftaran tanah ini juga sejalan dengan visi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang merata dan berbasis kepastian hukum. Dengan legalitas aset yang kuat, masyarakat dapat memanfaatkan sertifikat tanah sebagai jaminan kredit produktif, sehingga memperkuat ekonomi lokal dan membuka peluang usaha baru di berbagai daerah.

“Setiap sertifikat tanah bukan hanya simbol kepemilikan, tetapi juga kunci menuju kemandirian ekonomi rakyat,” pungkas Nusron.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Investor Asing Masih Wait and See Masuk ke Pasar Keuangan Indonesia Jelang Akhir 2025

    Investor Asing Masih Wait and See Masuk ke Pasar Keuangan Indonesia Jelang Akhir 2025

    • calendar_month Ming, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Investor asing masih bersikap hati-hati atau wait and see untuk kembali masuk ke pasar keuangan Indonesia menjelang akhir tahun 2025. Ketidakpastian global dan sejumlah faktor domestik menjadi alasan utama investor menunda langkahnya, terutama di pasar obligasi. Chief Economist Bank Central Asia (BCA) David Sumual menjelaskan bahwa sejak September 2025, tren aliran modal asing […]

  • Singapura Geger PHK Massal: 7 Sektor Terdampak, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

    Singapura Geger PHK Massal: 7 Sektor Terdampak, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

    • calendar_month Rab, 26 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Singapura saat ini tengah diguncang gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran, terutama terjadi di sektor yang bernilai tinggi. Data terbaru Survei Ekonomi Singapura Kuartal III-2025 yang telah dirilis tercatat hampir 20.000 posisi pekerjaan hilang hanya dari tujuh sektor industri. Temuan ini memicu tanda tanya besar, apa yang sebenarnya sedang terjadi di Singapura saat […]

  • Usaha Bengkel Makin Mudah Sekarang, Bisa Punya Merek Sendiri

    Usaha Bengkel Makin Mudah Sekarang, Bisa Punya Merek Sendiri

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Membangun usaha toko sparepart sekarang semakin mudah. Selain mengumpulkan suplier lokal, membuat merek sendiri dengan barang dari luar negeri pun bisa jadi pilihan. PT eLangsung International Agency (eIA) menawarkan program Join Import Merek Sendiri untuk membantu pelaku usaha kecil menengah menciptakan brand suku cadang motor atau mobil. Lewat skema ini, pemesanan bisa dimulai […]

  • Bos Krakatau Steel Minta Negara Hadir Jamin Persaingan Usaha yang Adil di Industri Baja

    Bos Krakatau Steel Minta Negara Hadir Jamin Persaingan Usaha yang Adil di Industri Baja

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS), Akbar Djohan, meminta negara hadir secara aktif untuk menjamin persaingan usaha yang adil guna memulihkan fundamental industri baja nasional. Menurut Akbar, keberhasilan industri strategis seperti baja tidak hanya ditentukan oleh efisiensi korporasi, tetapi juga oleh kepastian regulasi serta penegakan hukum yang konsisten. Hal tersebut dinilai […]

  • Minyak Dunia Anjlok 4 Persen, Batu Bara Naik, CPO dan Nikel Melemah Tipis

    Minyak Dunia Anjlok 4 Persen, Batu Bara Naik, CPO dan Nikel Melemah Tipis

    • calendar_month Kam, 13 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah komoditas global mengalami pergerakan bervariasi pada perdagangan Rabu (12/11). Minyak mentah dunia tercatat melemah tajam lebih dari 4 persen, sementara batu bara menguat dan logam dasar seperti nikel dan CPO justru turun tipis. Menurut laporan Reuters, pelemahan minyak mentah terjadi setelah OPEC merilis proyeksi terbaru yang menyebutkan pasokan minyak global akan […]

  • Prabowo Tetapkan 50 Proyek Tol Jadi PSN

    Prabowo Tetapkan 50 Proyek Tol Jadi PSN

    • calendar_month Sen, 29 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menetapkan 50 proyek jalan tol sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) terbaru. Penetapan ini menjadi bagian dari upaya percepatan pembangunan infrastruktur di berbagai wilayah Indonesia. Ketentuan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 16 Tahun 2025 tentang Perubahan Daftar Proyek Strategis Nasional. Aturan ini diteken Menko Perekonomian Airlangga […]

expand_less