Kementerian PKP Tambah Rumah Subsidi Buat Nakes, Segini Totalnya
- account_circle -
- calendar_month Rab, 12 Nov 2025
- comment 0 komentar

TAMBAH KUOTA: Menteri PKP Maruarar Sirait menambah kuota rumah subsidi permanen bagi 5.000 unit bagi nakes. Sehingga, totalnya menjadi 35.000 unit.(F:Ist)
JAMBISNIS.COM – Kabar gembira dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) untuk tenaga kesehatan (nakes) di Indonesia. Kemeterian PKP menambah kuota rumah subsidi permanen bagi 5.000 unit bagi nakes. Sehingga, totalnya menjadi 35.000 unit.
Para nakes tersebut terdiri dari tiga profesi yaitu Tenaga Kesehatan Perawat Anestesi, Ahli Teknologi Laboratorium Medik (ATLM), serta Tenaga Kesehatan Terapis Wicara.
Direktur Jenderal (Dirjen) Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Yuli Farianti mengungkapkan hal ini usai bersepakat dengan Menteri PKP Maruarar Sirait atau Ara, dikutip dari Kompas, Rabu (12/11/2025).
“Targetnya berapa Ibu? Ibu tahun ini mau tambah berapa? Ibu ngomong aja,” tutur Ara.
“5.000 (rumah subsidi) aja Pak,” tutur Yuli.
“Deal ya?,” sambung Ara lagi.
“Deal,” tegas Yuli.
Sementara Ara mengungkapkan, ada tiga lokasi dibangunnya rusun subsidi bagi nakes yakni di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. 30.000 Rumah Subsidi Sebelumnya, Ara bersama Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin telah resmi mengalokasikan 30.000 unit rumah subsidi bagi nakes, bidan, dan perawat.
Menurutnya, rumah subsidi ini diharapkan dapat memacu semangat para tenaga kesehatan dan mensukseskan Program 3 Juta Rumah dan Program Cek Kesehatan Gratis yang menjadi Program unggulan Presiden Prabowo Subianto sekaligus wujud nyata kebersihan kepada wong cilik (masyarakat kecil).
“Sudah saya cek kalau program perumahan untuk tenaga kesehatan, bidan dan perawat ini baru pertama kali dan ada saat pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Mohon doakan Kementerian PKP, BP Tapera dan BTN bisa menambah kuota rumah subsidi supaya wong cilik benar-benar diurus dan punya rumah dan tidak sekedar pidato tapi benar-benar terbukti di lapangan,” tuntasnya.(*)
- Penulis: -
- Editor: Darmanto Zebua

Saat ini belum ada komentar