Selasa, 15 Sep 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Investor Tembus 239 Ribu, Tapi Belum Ada Emiten Lokal Melantai di Bursa Efek Indonesia

Investor Tembus 239 Ribu, Tapi Belum Ada Emiten Lokal Melantai di Bursa Efek Indonesia

  • account_circle say say
  • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Minat masyarakat Jambi terhadap investasi saham terus menunjukkan tren positif. Jumlah investor pasar modal di Provinsi Jambi terus bertambah, namun hingga kini belum ada satu pun perusahaan asal Jambi yang resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Data terbaru yang dirilis Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Jambi menunjukkan jumlah Single Investor Identification (SID) di Provinsi Jambi telah mencapai 239.609 investor. Angka tersebut meningkat sekitar 36 ribu investor baru dibandingkan posisi akhir 2025. Nilai aset investasi masyarakat Jambi juga telah menembus sekitar Rp3,3 triliun.

Peningkatan tersebut menunjukkan literasi dan inklusi pasar modal di Jambi terus berkembang. Investor tidak lagi didominasi kalangan profesional, tetapi juga mulai berasal dari mahasiswa, ASN, pelaku UMKM hingga generasi muda.

Meski jumlah investor tumbuh signifikan, tantangan besar masih dihadapi dunia usaha di Jambi. Sampai saat ini belum ada perusahaan lokal yang berhasil melakukan Initial Public Offering (IPO) atau penawaran saham perdana di Bursa Efek Indonesia.

BEI Jambi selama beberapa tahun terakhir terus melakukan edukasi kepada pelaku usaha agar memanfaatkan pasar modal sebagai alternatif pendanaan untuk ekspansi bisnis. Langkah tersebut dinilai penting mengingat banyak perusahaan perkebunan, perdagangan, logistik hingga industri pengolahan di Jambi yang memiliki potensi berkembang menjadi perusahaan terbuka.

Bagi investor di Jambi, sejumlah sektor dinilai memiliki keterkaitan erat dengan struktur ekonomi daerah, antara lain:

  • Perkebunan sawit, seperti PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMAR), dan PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG).
  • Pertambangan batu bara, seperti PT Bukit Asam Tbk (PTBA) dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG).
    Perbankan, seperti PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).

Sektor-sektor tersebut menjadi perhatian karena memiliki hubungan langsung dengan aktivitas ekonomi yang berkembang di Provinsi Jambi.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Daftar Lengkap APBD Kabupaten dan Kota di Provinsi Jambi Tahun 2026

    Daftar Lengkap APBD Kabupaten dan Kota di Provinsi Jambi Tahun 2026

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan merilis  Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 untuk kabupaten dan kota di Provinsi Jambi. Hasilnya, Kota Jambi mencatatkan APBD terbesar di provinsi tersebut. Pendapatan daerah diproyeksikan mencapai Rp1,77 triliun, sementara belanja daerah sebesar Rp1,80 triliun. Selisih antara pendapatan dan belanja menunjukkan defisit sebesar Rp34,63 miliar […]

  • Bruno Fernandes Samai Rekor Cristiano Ronaldo usai Manchester United Kalahkan Brentford

    Bruno Fernandes Samai Rekor Cristiano Ronaldo usai Manchester United Kalahkan Brentford

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bruno Fernandes menyamai rekor kontribusi gol milik Cristiano Ronaldo setelah Manchester United mengalahkan Brentford dengan skor 2-1 dalam lanjutan Premier League, Selasa, 28 April 2026 dini hari WIB. Kemenangan tuan rumah ditentukan oleh gol Casemiro pada menit ke-11 dan Benjamin Sesko pada menit ke-43. Brentford hanya mampu membalas melalui Mathias Jensen. Fernandes berperan […]

  • Harga LPG Nonsubsidi Resmi Naik, Ini Rincian Tarif 5,5 Kg dan 12 Kg per Wilayah

    Harga LPG Nonsubsidi Resmi Naik, Ini Rincian Tarif 5,5 Kg dan 12 Kg per Wilayah

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pertamina resmi menyesuaikan harga liquefied petroleum gas (LPG) nonsubsidi ukuran 5,5 kilogram dan 12 kilogram yang berlaku mulai 18 April 2026 di seluruh Indonesia. Penyesuaian harga ini dilakukan melalui subholding komersial dan perdagangan, yakni Pertamina Patra Niaga, setelah berkoordinasi dengan pemerintah serta pemangku kepentingan terkait. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, […]

  • KPK Tetapkan Eks Menag Yaqut dan Stafsus Gus Alex Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji 2023-2024

    KPK Tetapkan Eks Menag Yaqut dan Stafsus Gus Alex Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji 2023-2024

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas dan mantan staf khususnya, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex, sebagai tersangka kasus dugaan korupsi terkait penentuan kuota dan penyelenggaraan ibadah haji Kementerian Agama tahun 2023-2024. “Confirm, KPK telah menetapkan dua orang sebagai tersangka. Yang pertama YCQ selaku eks Menag, […]

  • Harga Minyak Dunia Anjlok 1,5 Persen, Dipicu Kekhawatiran Kelebihan Pasokan Global

    Harga Minyak Dunia Anjlok 1,5 Persen, Dipicu Kekhawatiran Kelebihan Pasokan Global

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga minyak mentah dunia kembali melemah pada perdagangan Rabu (5/11), turun lebih dari 1 persen dan mencapai posisi terendah dalam dua minggu terakhir. Pelemahan ini terjadi akibat kekhawatiran pasar terhadap potensi kelebihan pasokan minyak global, meskipun permintaan bahan bakar di Amerika Serikat masih menunjukkan tren positif. Mengutip Reuters, harga minyak mentah Brent ditutup […]

  • Jepang Siapkan Pinjaman Rp171 Triliun untuk Amankan Pasokan Minyak Asia Tenggara

    Jepang Siapkan Pinjaman Rp171 Triliun untuk Amankan Pasokan Minyak Asia Tenggara

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Jepang mengambil langkah strategis untuk menjaga stabilitas energi kawasan dengan menyiapkan bantuan pinjaman sebesar US$10 miliar atau setara Rp171,34 triliun bagi negara-negara Asia, khususnya Asia Tenggara. Kebijakan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah yang berdampak pada lonjakan harga minyak global serta gangguan rantai pasok energi. Perdana Menteri Jepang, Sanae […]

expand_less