Selasa, 23 Jun 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Investor Asing Masih Lirik Indonesia

Investor Asing Masih Lirik Indonesia

  • account_circle say say
  • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Minat investor asing untuk menanamkan modal di Indonesia masih terjaga meski dunia tengah diliputi ketidakpastian ekonomi global. Hal ini disampaikan oleh Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) yang menilai Indonesia tetap menjadi destinasi investasi yang relevan.

Ketua Umum Apindo, Shinta Kamdani, menyebut bahwa investor asing masih melihat peluang besar di dalam negeri, seiring dengan kondisi fundamental ekonomi yang dinilai cukup kuat.

“Di tengah gejolak global, Indonesia masih dipandang sebagai destinasi investasi yang menarik,” ujarnya, Senin (27/4/2026).

Data realisasi investasi menunjukkan porsi penanaman modal asing (PMA) pada kuartal I 2026 mencapai 50,1% dari total investasi nasional. Angka tersebut meningkat 8,5% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Meski demikian, Shinta mengingatkan bahwa karakter investor saat ini cenderung lebih selektif dan berhati-hati. Faktor risiko global hingga tantangan domestik menjadi pertimbangan utama sebelum mengambil keputusan investasi.

Beberapa daya tarik utama Indonesia antara lain besarnya pasar domestik, posisi strategis dalam rantai pasok global, serta peluang di sektor hilirisasi industri yang terus didorong pemerintah.

Di sisi lain, investor juga menaruh perhatian pada aspek kepastian hukum, efisiensi biaya logistik dan energi, serta kemudahan berusaha di lapangan.

Sementara itu, Kementerian Investasi/BKPM mencatat realisasi investasi hilirisasi pada kuartal I 2026 mencapai Rp147,5 triliun, tumbuh 8,2% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Menteri Investasi, Rosan Perkasa Roeslani, menyebut kontribusi sektor hilirisasi mencapai 29,6% dari total investasi nasional yang sebesar Rp498,8 triliun.

Dari total tersebut, sektor mineral mendominasi dengan nilai Rp98,3 triliun, disusul hilirisasi perkebunan dan kehutanan sebesar Rp29,8 triliun, serta minyak dan gas bumi Rp17,7 triliun.

Sebagian besar investasi hilirisasi juga tercatat berada di luar Pulau Jawa, mencapai 75,5% atau sekitar Rp111,4 triliun, dengan konsentrasi terbesar di wilayah Sulawesi dan Maluku Utara.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Miami Heat Raih Kemenangan Telak 146–114 atas Memphis Grizzlies

    Miami Heat Raih Kemenangan Telak 146–114 atas Memphis Grizzlies

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Miami Heat mencatat kemenangan gemilang atas Memphis Grizzlies dengan skor telak 146–114 pada lanjutan kompetisi NBA musim 2025–2026 di FedExForum, Memphis, Amerika Serikat, Sabtu (25/10) waktu setempat.Berdasarkan data resmi NBA yang dikutip di Jakarta, Bam Adebayo tampil impresif dengan torehan 24 poin, menjadi pemain paling produktif bagi Heat sekaligus mengantarkan kemenangan perdana tim […]

  • Rupiah Dibuka Menguat, Balik Arah Zona Hijau

    Rupiah Dibuka Menguat, Balik Arah Zona Hijau

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menunjukkan pergerakan positif. Pada perdagangan Kamis (16/4/2026), rupiah dibuka menguat di tengah dinamika pasar valuta asing global. Berdasarkan data terbaru dari Antara, rupiah menguat 2 poin atau 0,01 persen sehingga berada diposisi Rp17.141 per dolar AS. Posisi ini lebih baik dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya yang berada […]

  • Bos OJK: Ekonomi Global Membaik, AS Solid, China Masih Tertekan Jelang 2026

    Bos OJK: Ekonomi Global Membaik, AS Solid, China Masih Tertekan Jelang 2026

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai perekonomian global secara umum menunjukkan tren perbaikan, meskipun perlambatan ekonomi China masih berlanjut dan menjadi salah satu sumber risiko utama ke depan. Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar menyampaikan bahwa aktivitas manufaktur global masih berada di zona ekspansi, meski dengan laju pertumbuhan yang lebih moderat. Namun, lembaga multilateral […]

  • Rencana Pajak E-Commerce 0,5 Persen Tuai Protes, UMKM Merasa Terbebani

    Rencana Pajak E-Commerce 0,5 Persen Tuai Protes, UMKM Merasa Terbebani

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rencana pemerintah untuk memungut pajak dari pedagang online melalui marketplace menuai beragam respons dari pelaku usaha. Sebagian besar menilai kebijakan tersebut berpotensi menambah beban, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemungutan pajak terhadap transaksi daring direncanakan mulai diterapkan pada kuartal II 2026. Kebijakan ini […]

  • Film Mantagi: Menyusuri Batanghari, Menyalakan Kembali Kesadaran Manusia di Tanah Jambi

    Film Mantagi: Menyusuri Batanghari, Menyalakan Kembali Kesadaran Manusia di Tanah Jambi

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Film Mantagi hadir bukan sekadar sebagai tontonan layar lebar, melainkan sebagai perjalanan batin yang mengalir mengikuti denyut Sungai Batanghari. Dikemas dalam format antologi dengan lima cerita yang berdiri sendiri, film ini merajut satu benang merah tentang relasi manusia dan air, serta kesadaran yang perlahan memudar dalam diri manusia, yang disebut sebagai “mantagi”. Pengambilan […]

  • paspor dan perlengkapan travel

    Lepas dari Indonesia, Kini Paspor Timor Leste Lebih Kuat dari Indonesia

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Paspor Indonesia “kalah kuat” dari paspor Timor Leste. Daftar Global Passport Power Rank 2025 versi Passport Index menunjukkan, posisi paspor Indonesia ternyata berada di bawah Timor Leste. Berdasarkan data Passport Index 2025, paspor Indonesia berada di peringkat ke-54 dunia dengan akses bebas visa ke 92 negara. Sementara Timor Leste menempati posisi ke-45, dengan […]

expand_less