Harga Minyak Turun, Diskusi AS-Iran Jadi Katalis
- account_circle syaiful amri
- calendar_month Jum, 6 Feb 2026
- comment 0 komentar

Harga minyak dunia tergelincir pada 5 Februari 2026, terdorong kesepakatan pembicaraan AS-Iran di Oman.
JAMBISNIS.COM – Harga minyak dunia tergelincir hampir 3 persen pada perdagangan Kamis, 5 Februari 2026, setelah Amerika Serikat (AS) dan Iran sepakat menggelar pembicaraan di Oman. Kesepakatan ini meredakan kekhawatiran pasar terkait pasokan minyak mentah Iran.
Harga minyak Brent turun USD 1,91 atau 2,75% menjadi USD 67,55 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) melemah USD 1,85 atau 2,84% ke posisi USD 63,29 per barel. Analis Price Futures Group, Phil Flynn, mengatakan, meskipun pasar menyambut baik rencana pembicaraan, hasilnya masih menjadi ketidakpastian bagi investor.
Ketegangan regional terus memengaruhi harga minyak. Selat Hormuz, jalur penting bagi sekitar seperlima konsumsi minyak dunia, menjadi titik fokus karena sebagian besar ekspor minyak OPEC, termasuk Iran, melewati jalur tersebut. Volatilitas harga semakin diperparah oleh penguatan dolar AS dan penyesuaian harga ekspor minyak Rusia ke China.
Sebelumnya, harga minyak sempat menguat menyusul pernyataan Presiden AS Donald Trump terhadap Iran. Namun, kesepakatan diplomatik yang akan berlangsung di Muscat, Oman, menjadi katalis penurunan harga terbaru.
Dengan kondisi ini, pelaku pasar terus memantau dinamika Timur Tengah, risiko geopolitik, serta perkembangan kebijakan perdagangan energi global yang memengaruhi pasokan dan harga minyak dunia.
- Penulis: syaiful amri


Saat ini belum ada komentar