Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Defisit APBN 2025 Melebar Rp695,1 Triliun, Nyaris Tembus Batas Aman 3% PDB

Defisit APBN 2025 Melebar Rp695,1 Triliun, Nyaris Tembus Batas Aman 3% PDB

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Pemerintah mencatat defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 mencapai Rp695,1 triliun, angka tertinggi dalam satu dekade terakhir di luar masa pandemi. Nilai tersebut setara dengan 2,92% terhadap produk domestik bruto (PDB) dan nyaris menyentuh batas aman defisit fiskal sebesar 3% sebagaimana diatur dalam Undang-Undang.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa pelebaran defisit tersebut melampaui target APBN 2025 sebesar 2,53% PDB maupun outlook terakhir yang dipatok 2,78% PDB. Meski demikian, pemerintah memastikan disiplin fiskal tetap terjaga.

“Defisit memang melebar, tetapi masih berada di bawah batas 3% sesuai Undang-Undang. Kami terus menjaga komunikasi dengan DPR,” ujar Purbaya dalam konferensi pers APBN Kita di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Kamis (8/1/2026).

Berdasarkan paparan Kementerian Keuangan, hingga akhir Desember 2025 pendapatan negara tercatat Rp2.755,3 triliun atau 91,7% dari target APBN sebesar Rp3.005,1 triliun. Sementara itu, belanja negara mencapai Rp3.451,4 triliun, setara 95,3% dari outlook belanja Rp3.621,3 triliun.

Kondisi tersebut membuat belanja negara tetap lebih besar dibandingkan pendapatan, sehingga mendorong defisit APBN melebar. Menurut Purbaya, keputusan mempertahankan belanja negara diambil untuk menjaga momentum pemulihan ekonomi nasional.

“Ketika ekonomi sedang mengalami tekanan atau downturn, pemerintah perlu memberikan stimulus agar aktivitas ekonomi tetap bergerak. Itulah fungsi APBN sebagai penyangga,” tegasnya.

Selain defisit, keseimbangan primer juga tercatat mengalami pelebaran. Hingga akhir 2025, keseimbangan primer berada di level minus Rp180,7 triliun, jauh di atas target APBN 2025 yang dirancang minus Rp63,3 triliun. Pelebaran tersebut mencerminkan meningkatnya kebutuhan pembiayaan negara di tengah penerimaan yang tidak optimal.

Purbaya mengakui bahwa salah satu faktor utama pelebaran defisit adalah realisasi penerimaan pajak yang tidak mencapai target outlook APBN 2025 sebesar Rp2.076,9 triliun.

“Ya, penerimaan pajak memang di bawah outlook,” ujarnya singkat.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sudah Didera Masalah Kualitas Industri, Saham Airbus Anjlok 10 Persen

    Sudah Didera Masalah Kualitas Industri, Saham Airbus Anjlok 10 Persen

    • calendar_month Sel, 2 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Perusahaan pembuat pesawat raksasa, Airbus, mengonfirmasi mereka menemukan masalah kualitas industri yang memengaruhi panel logam pada sejumlah pesawat A320. Menurut laporan Reuters yang dikutip pada Selasa (2/12/2025), kabar tersebut menambah tantangan terbaru bagi Airbus setelah penarikan kembali pesawatnya untuk pembaruan perangkat lunak (software) akhir pekan lalu. Diluar dugaan, saham Airbus anjlok hingga 10 […]

  • 54 Ribu Jemaah Umrah Indonesia Tertahan di Tanah Suci

    54 Ribu Jemaah Umrah Indonesia Tertahan di Tanah Suci

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sekitar 54.000 jemaah umrah asal Indonesia yang saat ini berada di Tanah Suci berpotensi mengalami keterlambatan kepulangan akibat meningkatnya konflik di kawasan Timur Tengah. Ketegangan antara Iran dengan Israel yang didukung Amerika Serikat dilaporkan berdampak pada aktivitas penerbangan di sejumlah wilayah udara kawasan tersebut. Sekretaris Jenderal Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Anggawira meminta […]

  • Segmen SME BSI Tumbuh 12,2% per September 2025, Dorong UMKM Naik Kelas

    Segmen SME BSI Tumbuh 12,2% per September 2025, Dorong UMKM Naik Kelas

    • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mencatat pertumbuhan signifikan pada pembiayaan segmen small medium enterprise (SME) sebesar 12,20% secara tahunan (year-on-year/YoY) hingga September 2025, dengan total nilai pembiayaan mencapai Rp 22,94 triliun. Direktur Retail Banking BSI Kemas Erwan Husainy mengatakan, penguatan pembiayaan di sektor SME menjadi strategi utama perseroan dalam mendorong pelaku usaha […]

  • Daftar Pinjol Resmi OJK Terbaru November 2025

    Daftar Pinjol Resmi OJK Terbaru November 2025

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali merilis daftar lengkap perusahaan penyelenggara layanan pendanaan bersama berbasis teknologi informasi atau peer-to-peer (P2P) lending yang berizin dan terdaftar secara resmi. Pembaruan data dilakukan per 7 November 2025, dengan total 95 perusahaan pinjol legal yang dinyatakan memenuhi standar dan boleh beroperasi di Indonesia. Di tengah pesatnya pertumbuhan layanan […]

  • Lebih dari 1,15 Juta Wajib Pajak Sudah Lapor SPT Tahunan hingga 2 Februari 2026

    Lebih dari 1,15 Juta Wajib Pajak Sudah Lapor SPT Tahunan hingga 2 Februari 2026

    • calendar_month Sen, 2 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mencatat lebih dari 1,15 juta wajib pajak telah melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) Tahun Pajak 2025 hingga 2 Februari 2026. Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP Rosmauli mengatakan, hingga Senin (2/2/2026) pukul 06.00 WIB, total SPT Tahunan yang telah masuk mencapai 1.150.414 laporan. […]

  • Harga Sembako di Angso Duo Hari Ini: Cabai dan Ayam Broiler Naik

    Harga Sembako di Angso Duo Hari Ini: Cabai dan Ayam Broiler Naik

    • calendar_month Rab, 26 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, terpantau stabil pada Rabu (26/11/2025). Berdasarkan data resmi Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, sebagian besar komoditas tidak mengalami perubahan harga. Namun, beberapa bahan pangan penting tercatat naik, sementara satu komoditas mengalami penurunan. Kenaikan harga terjadi pada daging ayam broiler, yang kini diperdagangkan […]

expand_less