Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Danantara Pangkas Jumlah BUMN, Pegawai Dipastikan Tak Kena PHK

Danantara Pangkas Jumlah BUMN, Pegawai Dipastikan Tak Kena PHK

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) mempercepat rencana konsolidasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan memangkas jumlah entitas perusahaan. Meski demikian, Danantara memastikan langkah tersebut tidak akan disertai pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap pegawai BUMN.

Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, menegaskan bahwa kebijakan konsolidasi dilakukan dengan mengedepankan perlindungan tenaga kerja. Ia memastikan seluruh pegawai tetap akan diakomodasi dalam proses merger, konsolidasi, maupun divestasi perusahaan.

“Tidak ada pengurangan tenaga kerja. Proses konsolidasi ini justru dirancang agar seluruh pegawai tetap terserap,” ujar Dony saat ditemui di Jakarta, Selasa (10/2/2026).

Menurut Dony, BUMN memiliki peran strategis sebagai wadah penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, Danantara berkomitmen menghindari kebijakan pengurangan pegawai dalam setiap aksi korporasi yang dijalankan.

“BUMN hadir untuk rakyat Indonesia. Karena itu, dalam konsolidasi ini, kami menghindari adanya pengurangan tenaga kerja. Pegawai akan direalokasi sesuai kebutuhan organisasi baru,” katanya.

Sebelumnya, Senior Director Business Performance & Assets Optimization Danantara, Bhimo Aryanto, mengungkapkan bahwa pihaknya berencana mengonsolidasikan sekitar 1.067 entitas BUMN dan anak usahanya menjadi kurang lebih 250 perusahaan. Meski jumlah entitas berkurang signifikan, Danantara menegaskan tidak ada rencana melakukan PHK.

Bhimo menjelaskan, efisiensi akan ditempuh melalui restrukturisasi organisasi dan optimalisasi sumber daya manusia. Skema realokasi pegawai menjadi pilihan utama dibandingkan pemutusan hubungan kerja.

“Tidak boleh ada lay-off. Kami memilih melakukan realokasi sumber daya agar efisiensi tetap tercapai tanpa menimbulkan gejolak ketenagakerjaan,” ujarnya.

Selain menata struktur perusahaan, Danantara juga mempercepat target penyelesaian konsolidasi. Jika sebelumnya ditargetkan rampung pada 2027, kini seluruh tahapan utama diupayakan selesai pada 2026.

Percepatan tersebut dilakukan seiring meningkatnya tantangan bisnis dan persaingan global. Danantara menilai BUMN perlu bergerak lebih adaptif dan efisien agar mampu bersaing, baik di pasar domestik maupun internasional.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bahlil: Jumlah Sumur Rakyat Naik Jadi 45 Ribu, Potensi Tambah Lifting 45 Ribu Barel per Hari

    Bahlil: Jumlah Sumur Rakyat Naik Jadi 45 Ribu, Potensi Tambah Lifting 45 Ribu Barel per Hari

    • calendar_month Kam, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mencatat jumlah sumur rakyat meningkat dari sebelumnya 30 ribu menjadi 45 ribu sumur. “Kami sudah menginventarisir, kurang lebih sekitar 45 ribu potensi sumur yang selama ini dikelola oleh rakyat,” ucapnya dalam konferensi pers soal sumur rakyat di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (9/10/2025). Apabila […]

  • Harga Sembako Pasar Talang Banjar Jambi 6 Maret 2026: Cabe Rawit Hijau Turun 30 Persen

    Harga Sembako Pasar Talang Banjar Jambi 6 Maret 2026: Cabe Rawit Hijau Turun 30 Persen

    • calendar_month Jum, 6 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sembako di Pasar Rakyat Talang Banjar, Kota Jambi, per 6 Maret 2026 menunjukkan tren stabil untuk sebagian besar komoditas pokok. Namun, terdapat penurunan signifikan pada cabe rawit hijau hingga 30,77 persen dibandingkan pekan sebelumnya. Data dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi melalui SIHARKO menunjukkan bahwa harga cabe merah besar dan kecil […]

  • LPS Ingatkan Bank Nasional Turunkan Bunga Simpanan di Atas Batas Penjaminan

    LPS Ingatkan Bank Nasional Turunkan Bunga Simpanan di Atas Batas Penjaminan

    • calendar_month Sel, 4 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Anggito Abimanyu, meminta perbankan nasional untuk segera menurunkan bunga simpanan yang masih berada di atas Tingkat Bunga Penjaminan (TBP). Menurut Anggito, rata-rata bunga simpanan bank masih lebih tinggi dari batas penjaminan LPS, meskipun lembaganya telah menurunkan TBP beberapa kali dalam dua tahun terakhir. “LPS bersama lembaga […]

  • Harga Sembako di Pasar Angso Duo Stabil, Dua Komoditas Cabai Terpantau Naik

    Harga Sembako di Pasar Angso Duo Stabil, Dua Komoditas Cabai Terpantau Naik

    • calendar_month Rab, 3 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, terpantau stabil pada Rabu (3/12/2025). Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, melalui SIHARKO mayoritas komoditas tidak mengalami perubahan harga, kecuali dua jenis cabai yang mengalami kenaikan. Sebagian besar komoditas beras tercatat stabil, seperti Beras Belido Rp15.000 per kilogram dan Beras Operasi […]

  • IHSG Menguat ke Posisi 8.300, Terjaga Sentimen BI Rate Ditahan

    IHSG Menguat ke Posisi 8.300, Terjaga Sentimen BI Rate Ditahan

    • calendar_month Jum, 20 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 26,14 poin atau 0,32 persen ke posisi 8.300,22 pada sesi pertama, Jumat (20/2/2026). IHSG hari ini menghijau di rentang 8.300 – 8.317. Daya tarik pasar saham tetap terjaga didorong kebijakan Bank Indonesia menahan suku bunga acuan atau BI Rate pada level 4,75%. “IHSG hari ini, diprediksi […]

  • WhatsApp & Instagram Hampir Dipaksa Dijual, Zuckerberg Menang Besar Lawan FTC

    WhatsApp & Instagram Hampir Dipaksa Dijual, Zuckerberg Menang Besar Lawan FTC

    • calendar_month Kam, 20 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Upaya regulator Amerika Serikat untuk memaksa Meta melepas Instagram dan WhatsApp akhirnya kandas. Hakim Distrik AS James Boasberg memutuskan bahwa Meta tidak memegang monopoli dalam bisnis jejaring sosial saat ini sehingga tidak melanggar hukum antimonopoli. Putusan ini menjadi kemenangan hukum besar bagi CEO Meta Mark Zuckerberg. Persidangan antimonopoli yang berakhir pada Mei lalu […]

expand_less