Breaking News
light_mode
Beranda » Otobiz » Catat Empat Mobil Ini Tidak Lagi Dijual di Indonesia, Salah Satunya Veloz

Catat Empat Mobil Ini Tidak Lagi Dijual di Indonesia, Salah Satunya Veloz

  • account_circle -
  • calendar_month Sel, 30 Des 2025
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Ini bisa jadi sebagai pertimbangan bagi Anda yang hendak membeli mobil. Sebab, ada sejumlah mobil yang “disuntik mati” di Indonesia.

Sebagaimana dilansir Katadata.co.id, penjualan empat mobil dihentikan untuk digantikan varian ataupun produk baru. Empat pabrikan otomotif tersebut yakni Suzuki, Toyota, Chery, Honda.

Suzuki Indomobil Sales (SIS) misalnya, penjualan Baleno untuk pasar Indonesia dihentikan. Sebagai gantinya ada Suzuki Fronx. Suzuki Fronx hadir dalam lebih banyak varian termasuk mild hybrid. Kemudian sudah berstatus Completely Knocked Down (CKD), dirakit di fasilitas milik PT SIS.

Kemudian PT Honda Prospect Motor (HPM) menghentikan penjualan varian teratas dari salah satu Sport Utility Vehicle (SUV) andalan mereka yakni HR-V RS Turbo.
Model itu kemudian digantikan dengan varian hybrid yaitu HR-V e:HEV yang ditawarkan dengan banderol lebih rendah di Rp 480 jutaan.

Langkah serupa diambil oleh Toyota. Toyota Avanza Veloz diganti Veloz Hybrid jelang akhir 2025. Artinya penjualan varian mesin bensin dari Veloz bakal dihentikan pasca kehadiran model baru itu.

Selanjutnya, Chery tampak menghilangkan dua model dari laman resminya yaitu Tiggo 7 dan Tiggo 5X.
Namun jika ditelusuri di data Gaikindo, Chery masih menyalurkan unit kedua produk itu dari pabrik ke diler.
Model yang dikonfirmasi dihentikan penjualannya adalah Omoda 5 GT. Produk itu sebelumnya hadir sebagai varian lebih tinggi dari Chery C5 alias Omoda 5.

“Hanya (tersisa) beberapa unit (Omoda 5 GT di diler). Saat ini kita tawarkan dua itu saja (Chery C5 dan E5),” kata Zeng Shuo, Vice President PT CSI di Jakarta beberapa waktu lalu. Perbedaan utamanya dari Chery C5, Omoda 5 GT dilengkapi teknologi turbo dan menggunakan mesin berkapasitas 1.600 cc.

Dikutip dari Katadata.co.id mobil yang Disuntik Mati di 2025 yaitu:

Suzuki Baleno
Honda HR-V RS Turbo
Toyota Veloz (bensin)
Chery Omoda 5 GT

  • Penulis: -

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo Dorong Bensin Campur Etanol 10% (E10), Bahlil: Tujuannya Kurangi Impor BBM

    Prabowo Dorong Bensin Campur Etanol 10% (E10), Bahlil: Tujuannya Kurangi Impor BBM

    • calendar_month Kam, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah tengah menyiapkan kebijakan bensin campuran etanol 10% atau E10 sebagai upaya menekan impor bahan bakar minyak (BBM). Namun, sejumlah pihak mengingatkan agar kebijakan ini disiapkan matang agar tidak membebani keuangan negara. Langkah Presiden Prabowo Subianto menerapkan bensin campur etanol 10% atau E10 disebut bisa menjadi terobosan menuju energi bersih dan kemandirian energi […]

  • Desa Tawangargo Jadi Percontohan Pertanian Cerdas Hadapi Perubahan Iklim

    Desa Tawangargo Jadi Percontohan Pertanian Cerdas Hadapi Perubahan Iklim

    • calendar_month Jum, 10 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Program Tawangargo Smart-Eco Farming Village atau TAMENG di Kabupaten Malang berhasil menjadi contoh sukses penerapan pertanian hortikultura berkelanjutan dalam menghadapi tantangan perubahan iklim. Program yang digagas oleh Petrokimia Gresik ini berkembang pesat sejak 2022 dan kini bertransformasi menjadi Living Lab berbasis masyarakat, tempat petani, peneliti, mahasiswa, dan komunitas berkolaborasi menciptakan inovasi pertanian. “Di […]

  • Harga Emas Antam  Tembus Rp3,168 Juta Per Gram

    Harga Emas Antam Tembus Rp3,168 Juta Per Gram

    • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Harga emas Antam hari ini, Kamis (29/1/2026), melejit. Harganya kini sudah tembus Rp3.168.000 per gram. Dikutip dari laman Logam Mulia, emas Antam meroket Rp 165.000 setelah kemarin turut melonjak sebanyak dua kali dari Rp3.003.000. Adanya kenaikan harga tersebut membuat harga jual kembali (buyback) turut melonjak, yakni menjadi Rp 2.989.000 dari awalnya Rp 2.854.000 […]

  • Wamendag Roro Jajaki Peningkatan Perdagangan Indonesia–Turki lewat IT-PTA, Dorong Ekspor RI

    Wamendag Roro Jajaki Peningkatan Perdagangan Indonesia–Turki lewat IT-PTA, Dorong Ekspor RI

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Wakil Menteri Perdagangan RI (Wamendag RI) Dyah Roro Esti Widya Putri menjajaki peluang penguatan hubungan dagang Indonesia dan Turki melalui Indonesia–Turkiye Preferential Trade Agreement (IT-PTA). Langkah ini dibahas dalam pertemuan bilateral dengan Wakil Menteri Perdagangan Turki, Mustafa Tuzcu, di Kairo, Mesir, Selasa (2/12/2025). Pertemuan tersebut berlangsung di sela rangkaian The 4th Meeting of […]

  • Harga Sembako di Pasar Rakyat Kasang Jambi Stabil, Cabai Rawit Masih Tinggi 

    Harga Sembako di Pasar Rakyat Kasang Jambi Stabil, Cabai Rawit Masih Tinggi 

    • calendar_month Rab, 14 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Kasang, Kota Jambi, terpantau relatif stabil pada Rabu (14/1/2026). Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, sebagian besar komoditas strategis belum mengalami perubahan harga signifikan, meski beberapa bahan pangan masih bertahan di level tinggi. Untuk komoditas beras, harga bergerak stabil di kisaran Rp 16.000 per kilogram. […]

  • Pertumbuhan Industri Digital Dorong Kebutuhan Data Center di Indonesia

    Pertumbuhan Industri Digital Dorong Kebutuhan Data Center di Indonesia

    • calendar_month Kam, 6 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pertumbuhan industri digital Indonesia terus meningkat seiring kemajuan teknologi artificial intelligence (AI). Berdasarkan proyeksi Bank Dunia, permintaan atas pusat data (data center) di Indonesia diperkirakan meningkat sebesar 16,8 persen per tahun hingga 2029, setara dengan kapasitas 1,41 gigawatt (GW). Namun, peningkatan kebutuhan tersebut juga diikuti oleh lonjakan konsumsi energi listrik yang cukup besar. […]

expand_less