Breaking News
light_mode
Beranda » Internasional » Buffett Kurangi Kepemilikan Saham Apple dan Bank of America

Buffett Kurangi Kepemilikan Saham Apple dan Bank of America

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Sen, 17 Nov 2025
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Investor legendaris Warren Buffett kembali melakukan langkah besar melalui perusahaan investasinya, Berkshire Hathaway. Pada kuartal ketiga 2025, Berkshire memangkas kepemilikan saham Apple secara signifikan, sekaligus melepas sebagian saham Bank of America.

Dalam laporan kepada US Securities and Exchange Commission (SEC), Berkshire Hathaway mengungkapkan bahwa kepemilikan saham Apple turun menjadi 238,2 juta saham dari sebelumnya 280 juta saham. Meski dipangkas, Apple tetap menjadi aset terbesar dalam portofolio Berkshire dengan nilai mencapai USD 60,7 miliar, atau sekitar Rp 1.014 triliun (kurs Rp 16.712 per dolar AS).

Tak hanya melakukan aksi jual, Berkshire juga tercatat membeli saham perusahaan induk Google, Alphabet. Perusahaan investasi itu kini memegang 17,85 juta saham Alphabet, dengan nilai mencapai USD 4,3 miliar atau sekitar Rp 71,86 triliun.

Langkah ini cukup mengejutkan karena gaya investasi Buffett biasanya lebih condong pada perusahaan konsumsi dan keuangan. Ia jarang menyentuh sektor teknologi, kecuali Apple yang dianggapnya sebagai “perusahaan barang konsumen unggulan.”

Laporan tersebut belum mengonfirmasi apakah keputusan investasi dilakukan langsung oleh Buffett, dua manajer investasinya Todd Combs dan Ted Weschler, atau Greg Abel   sosok yang digadang-gadang menjadi penerus Buffett di Berkshire Hathaway. Namun, Buffett biasanya mengambil keputusan untuk transaksi berskala besar.

Saham Alphabet naik 1,7% dalam perdagangan setelah jam kerja menyusul laporan pembelian oleh Berkshire. Biasanya harga saham terdorong naik ketika Berkshire membuka kepemilikan barunya, karena investor menganggap hal itu sebagai “stempel persetujuan” dari Warren Buffett.

Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa total kepemilikan saham Berkshire di bursa AS mencapai USD 283,2 miliar, atau sekitar Rp 4.733 triliun per 30 September 2025.

Aksi jual di Apple dan Bank of America serta pembelian saham Alphabet menunjukkan adanya strategi penyesuaian portofolio di tengah dinamika pasar global dan antisipasi perubahan kepemimpinan di Berkshire.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pernyataan Trump Soal Armada ke Iran Picu Harga Minyak Dunia Rebound

    Pernyataan Trump Soal Armada ke Iran Picu Harga Minyak Dunia Rebound

    • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga minyak dunia berbalik menguat pada perdagangan Jumat (23/1/2026) setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan ancaman terhadap Iran, memicu kekhawatiran pasar akan potensi gangguan pasokan dari Timur Tengah. Melansir Reuters dan Kontan, harga minyak mentah Brent untuk kontrak Maret naik 35 sen atau 0,55% menjadi US$ 64,41 per barel. Sementara itu, […]

  • Menkeu Purbaya Bahas TKD dan DBH, Sejumlah Gubernur Minta Potongan Dana Daerah Dikaji Ulang

    Menkeu Purbaya Bahas TKD dan DBH, Sejumlah Gubernur Minta Potongan Dana Daerah Dikaji Ulang

    • calendar_month Rab, 8 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dalam pertemuan dengan para gubernur dari berbagai provinsi, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pentingnya keseimbangan fiskal nasional. Namun, sejumlah kepala daerah meminta pemerintah pusat meninjau kembali pemotongan dana Transfer ke Daerah (TKD) dan Dana Bagi Hasil (DBH) karena berpotensi menekan pembangunan di tingkat daerah. Pertemuan yang digelar di Jakarta, Selasa (7/10/2025), ini […]

  • Anggaran Ketahanan Pangan 2026 Naik Jadi Rp210,4 Triliun, Pemerintah Fokus Kejar Swasembada

    Anggaran Ketahanan Pangan 2026 Naik Jadi Rp210,4 Triliun, Pemerintah Fokus Kejar Swasembada

    • calendar_month Rab, 10 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah menaikkan anggaran ketahanan pangan pada tahun 2026 menjadi Rp210,4 triliun. Kenaikan tersebut diharapkan dapat memperkuat upaya menuju swasembada pangan nasional sekaligus menjaga stabilitas produksi di tengah risiko perubahan iklim dan dinamika pasokan global. Direktur Perekonomian dan Kemaritiman Direktorat Jenderal Anggaran (DJA) Kementerian Keuangan, Tri Budhianto, menyampaikan peningkatan anggaran diarahkan untuk memperkuat produktivitas […]

  • Cabai

    Harga Sembako di Pasar Talang Banjar Stabil, Harga Cabai Merah Capai Rp 60. 000 per Kilogram

    • calendar_month Jum, 21 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sembako di Pasar Rakyat Talang Banjar, Kota Jambi hari ini, mayoritas tercatat stabil hal ini tertuang dalam aplikasi SIHARKO Dinas Perdagangan Kota Jambi pada pembaruan data per 21 November 2025. Meski begitu, sejumlah komoditas pangan utama seperti cabai merah besar dan cabai merah kecil mengalami kenaikan cukup signifikan, sementara cabai rawit merah […]

  • Bos BBC Mundur di Tengah Skandal Manipulasi Pernyataan Trump

    Bos BBC Mundur di Tengah Skandal Manipulasi Pernyataan Trump

    • calendar_month Kam, 13 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Direktur Utama British Broadcasting Corporation (BBC) Tim Davie mengundurkan diri dari lembaga penyiaran nasional Inggris tersebut di tengah tudingan telah menyesatkan publik dengan mengedit pernyataan mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam dokumenter Panorama tahun lalu. Dalam memo internal kepada karyawan yang dikutip dari Bloomberg pada Senin (10/11/2025), Davie mengakui bahwa keputusan mundurnya […]

  • Permendag 1/2026 Resmi Berlaku, Ekspor Karet Alam Wajib Penuhi SNI

    Permendag 1/2026 Resmi Berlaku, Ekspor Karet Alam Wajib Penuhi SNI

    • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Perdagangan (Kemendag) resmi menerbitkan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 1 Tahun 2026 tentang ketentuan ekspor karet alam spesifikasi teknis atau Standard Indonesian Rubber (SIR). Aturan ini diterbitkan untuk menjaga mutu karet alam Indonesia, memperkuat daya saing di pasar global, serta mendukung stabilitas harga di tingkat produsen. Permendag Nomor 1 Tahun 2026 ditetapkan […]

expand_less