BPJS Kesehatan dan Komisi IX DPR RI Edukasi Masyarakat Manokwari Lewat Program Goes to Customer
- account_circle syaiful amri
- calendar_month Kam, 9 Okt 2025
- comment 0 komentar

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Manokwari Dwi Sulistyono Yudo bersama anggota Komisi IX DPR RI Obet Rumbruren saat kegiatan BPJS Kesehatan Goes to Customer di Manokwar
JAMBISNIS.COM – BPJS Kesehatan terus memperluas jangkauan layanan dan edukasi publik lewat program “BPJS Kesehatan Goes to Customer”, yang kali ini digelar bersama anggota Komisi IX DPR RI, Obet Rumbruren, di Kabupaten Manokwari, Papua Barat. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendekatkan layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sekaligus menjawab langsung berbagai keluhan dan pertanyaan masyarakat.
“Bersama Komisi IX DPR RI kami berupaya memperkuat komunikasi dua arah difokuskan pada penyerapan aspirasi, serta melayani langsung keluhan dan pertanyaan masyarakat terkait pelayanan JKN,” ujar Kepala BPJS Kesehatan Cabang Manokwari, Dwi Sulistyono Yudo, di Manokwari, Rabu (8/10/2025).
Dwi menjelaskan, mekanisme rujukan berjenjang menjadi topik yang paling banyak ditanyakan masyarakat, terutama terkait prosedur dari fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) menuju rumah sakit.
“Masih ada peserta yang langsung ke rumah sakit tanpa melalui puskesmas. Kami luruskan bahwa sistem JKN memang mengatur rujukan berjenjang agar pelayanan lebih tertib dan efisien,” jelasnya.
Selain menjelaskan mekanisme layanan, peserta juga banyak menanyakan status keaktifan kepesertaan dan mekanisme layanan antar fasilitas kesehatan. Dwi menegaskan bahwa peserta hanya dapat dilayani di fasilitas yang terdaftar, kecuali dalam kondisi darurat atau sedang berada di luar kota.
Kegiatan yang dihadiri lebih dari 300 peserta dari berbagai lapis an masyarakat ini dinilai efektif karena membuka ruang interaksi langsung antara BPJS dan warga. BPJS Kesehatan juga menghadirkan layanan BPJS Keliling yang memudahkan masyarakat melakukan berbagai administrasi seperti pengecekan status kepesertaan, perubahan faskes, penambahan anggota keluarga, hingga aktivasi JKN Mobile.
“Kami tidak menuntut peserta langsung memahami seluruh aturan, tapi minimal sebagian besar bisa menyampaikan kembali informasi ini kepada masyarakat lainnya,” ujar Dwi.
Sementara itu, anggota Komisi IX DPR RI, Obet Rumbruren, menyambut positif langkah BPJS Kesehatan yang turun langsung ke masyarakat.
“Program ini menjadi sarana komunikasi dua arah agar masyarakat tidak hanya menjadi penerima layanan, tetapi juga memahami hak dan kewajiban sebagai peserta JKN,” kata Obet.
Ia menegaskan, Komisi IX DPR RI bersama BPJS Kesehatan akan mendorong kegiatan serupa di berbagai daerah untuk memperluas literasi kesehatan masyarakat, memperkuat transparansi layanan, serta menekan jumlah pengaduan akibat kurangnya informasi.
- Penulis: syaiful amri

Saat ini belum ada komentar