Breaking News
light_mode
Beranda » Perbankan » Bank Indonesia Yakin Rupiah Tetap Stabil, Didukung Fundamental Ekonomi

Bank Indonesia Yakin Rupiah Tetap Stabil, Didukung Fundamental Ekonomi

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Bank Indonesia (BI) optimistis nilai tukar rupiah akan tetap stabil terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ke depan. Keyakinan ini ditopang oleh fundamental ekonomi Indonesia yang solid, inflasi yang terkendali, serta stabilitas sistem keuangan yang tetap terjaga di tengah ketidakpastian pasar keuangan global.

Gubernur BI Perry Warjiyo menyampaikan bahwa rupiah berpotensi bergerak stabil dengan kecenderungan menguat, seiring dukungan imbal hasil aset domestik yang menarik dan prospek pertumbuhan ekonomi yang membaik pada awal 2026.

“Ke depan, nilai tukar diperkirakan akan stabil dengan kecenderungan menguat, didukung inflasi yang rendah, imbal hasil menarik, serta prospek pertumbuhan ekonomi yang lebih baik,” ujar Perry dalam konferensi pers KSSK, Selasa (27/1/2026).

BI mencatat ketahanan eksternal Indonesia masih berada pada level yang kuat, tercermin dari cadangan devisa yang tinggi dan berada di atas standar kecukupan internasional. Meski rupiah sempat mengalami tekanan akibat dinamika arus modal global, bank sentral menilai kondisi tersebut masih terkendali dan sejalan dengan perkembangan pasar global.

Untuk menjaga stabilitas nilai tukar, BI terus memperkuat bauran kebijakan moneter dan stabilisasi, antara lain melalui intervensi di pasar valas, optimalisasi transaksi Non-Delivery Forward (NDF), serta penguatan operasi moneter yang pro-pasar.

Selain itu, BI juga mengintensifkan transaksi spot dan swap dalam mata uang mitra dagang utama seperti yuan China dan yen Jepang, guna mendukung penguatan local currency transaction.

Di sisi domestik, inflasi tetap terjaga dalam kisaran sasaran, dengan inflasi inti yang rendah dan ekspektasi harga yang stabil. BI juga melanjutkan kebijakan makroprudensial longgar untuk mendorong penyaluran kredit dan mendukung pemulihan sektor riil.

Analis menilai pergerakan rupiah masih dipengaruhi oleh sentimen global, terutama arah kebijakan moneter AS dan kondisi pasar keuangan internasional. Melemahnya dolar AS serta membaiknya selera risiko global memberikan ruang bagi mata uang negara berkembang, termasuk rupiah, untuk menguat.

Di dalam negeri, pasar juga mencermati konsistensi kebijakan dan kredibilitas otoritas moneter. Kepercayaan terhadap BI dalam menjaga stabilitas dinilai menjadi faktor utama yang menopang pergerakan rupiah, terlepas dari dinamika internal dan sentimen jangka pendek.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Papan Digital Gantikan Papan Tulis di Ruang Kelas

    Papan Digital Gantikan Papan Tulis di Ruang Kelas

    • calendar_month Sen, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemanfaatan Interactive Flat Panel (IFP) atau papan interaktif digital di SMPN 4 Kota Bekasi membawa perubahan besar dalam proses belajar mengajar. Namun, berbagai pihak menegaskan bahwa teknologi canggih ini tidak akan memberikan hasil optimal tanpa kesiapan dan kompetensi guru sebagai penggunanya. Sejak hadirnya perangkat digital tersebut, ritme pembelajaran di kelas berubah signifikan. Siswa […]

  • Dirangkai dengan Buka Bersama, JBC Berbagi kepada Warga Sekitar

    Dirangkai dengan Buka Bersama, JBC Berbagi kepada Warga Sekitar

    • calendar_month Jum, 6 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pengelola Jambi Business Center menunjukkan kepeduliannya kepada warga sekitar kawasan. Ini ditunjukkan dengan kegiatan buka puasa bersama warga sekitar di Paviliun JBC, Jumat (6/3/2026). Buka bersama ini dihadiri oleh manajemen JBC antara lain, Komisaris PT PKP Syahrasaddin. Dalam buka bersama ini JBC juga membagikan hampers Lebaran kepada 200 warga sekitar. “Ini sebagai bentuk […]

  • Danantara Pangkas Jumlah BUMN, Pegawai Dipastikan Tak Kena PHK

    Danantara Pangkas Jumlah BUMN, Pegawai Dipastikan Tak Kena PHK

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) mempercepat rencana konsolidasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan memangkas jumlah entitas perusahaan. Meski demikian, Danantara memastikan langkah tersebut tidak akan disertai pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap pegawai BUMN. Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, menegaskan bahwa kebijakan konsolidasi dilakukan dengan mengedepankan perlindungan tenaga kerja. […]

  • Gaji Karyawan 9 Sektor Naik 2025

    Gaji Karyawan 9 Sektor Naik 2025

    • calendar_month Jum, 6 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata upah buruh nasional tetap Rp 3,33 juta pada November 2025, sama dengan Agustus 2025. Meski demikian, terdapat sembilan sektor usaha yang memberikan gaji lebih tinggi dari rata-rata nasional. Upah tertinggi ada pada Informasi dan Komunikasi sebesar Rp 5,17 juta, diikuti Aktivitas Keuangan dan Asuransi Rp 4,97 juta, […]

  • Kekayaan 50 Orang Terkaya di Hong Kong Tembus Rp 6.163 Triliun, Hang Seng Naik 30 Persen

    Kekayaan 50 Orang Terkaya di Hong Kong Tembus Rp 6.163 Triliun, Hang Seng Naik 30 Persen

    • calendar_month Rab, 18 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kekayaan kolektif 50 orang terkaya di Hong Kong melonjak ke level tertinggi sepanjang masa pada 2025. Total harta mereka mencapai 366 miliar dollar AS atau setara Rp 6.163 triliun, naik dari 301 miliar dollar AS pada tahun sebelumnya. Lonjakan kekayaan tersebut didorong oleh maraknya penawaran saham perdana (IPO) serta pemulihan sektor properti yang […]

  • Progres Tender WTE: Danantara Nyatakan Baru 4 Kota yang Siap Ikut Batch Pertama

    Progres Tender WTE: Danantara Nyatakan Baru 4 Kota yang Siap Ikut Batch Pertama

    • calendar_month Rab, 19 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  PT Danantara Investment Management (Persero) mengungkapkan bahwa dari tujuh kota yang diusulkan Kementerian Lingkungan Hidup, baru empat kota yang dinilai siap mengikuti tender proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) atau waste-to-energy (WTE) batch pertama. Managing Director Investment Danantara, Stefanus Ade Hadiwidjaja, menjelaskan bahwa penilaian kesiapan dilakukan setelah pengecekan di lapangan. “Setelah kami […]

expand_less