Badan Narkotika Nasional: Vape Jadi Sarana Baru Konsumsi Narkoba
- account_circle syaiful amri
- calendar_month 3 jam yang lalu
- comment 0 komentar

BNN sebut bahaya vape bisa jadi sarana narkoba
JAMBISNIS.COM – Badan Narkotika Nasional (BNN) menyatakan rokok elektrik atau vape kini menjadi media baru untuk konsumsi narkoba dan zat psikoaktif baru (new psychoactive substances/NPS).
Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, menegaskan pihaknya menemukan fakta bahwa vape telah disalahgunakan sebagai sarana efektif mengonsumsi narkotika.
“Kami menemukan fakta tak terbantahkan bahwa vape telah menjadi sarana efektif atau media baru untuk mengkonsumsi narkoba dan zat psikoaktif baru atau NPS,” ujar Suyudi dalam Focus Group Discussion (FGD) di Gedung BNN RI, Jakarta, Rabu (18/2/2026).
Suyudi juga menyoroti anggapan bahwa vape merupakan alat bantu berhenti merokok. Menurutnya, klaim tersebut belum terbukti secara ilmiah.
“Saya tegaskan disini bahwa narasi vape sebagai alat bantu berhenti merokok adalah ilusi yang belum terbukti efektif secara ilmiah. Alih-alih sebaliknya, produk ini justru mendapat pintu masuk baru,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, penggunaan vape kerap sulit terdeteksi karena aroma yang wangi dan bentuknya yang menyerupai rokok elektrik biasa.
“Mereka bisa gunakan di mana saja, apalagi wangi kan. Jadi, tidak tahu orang, ternyata isi narkotika,” katanya.
BNN menemukan sejumlah kasus di mana cairan atau e-liquid vape mengandung narkotika golongan satu dan dua, termasuk sabu cair dan etomidate.
“Ini yang jadi masalah. Jadi, kesannya orang lagi pakai vape, kesannya lagi merokok, merokok elektrik, tetapi isinya ternyata sabu cair. Isinya etomidate, isinya kimiawi-kimiawi jenis narkotika,” jelas Suyudi.
Dari perspektif kimia, Suyudi menyebut cairan vape merupakan “koktail kimia” yang mengandung nikotin, propilen glikol, gliserin nabati, serta zat pemberi rasa seperti diasetil, asetil piridin, dan benzaldehida yang berisiko bagi kesehatan.
Menurut dia, penyalahgunaan vape ini menjadi tantangan baru dalam pemberantasan narkoba karena mempermudah pengguna berkamuflase di ruang publik. BNN pun mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap tren penyalahgunaan vape yang kini berkembang sebagai modus baru konsumsi narkotika.
- Penulis: syaiful amri


Saat ini belum ada komentar