Breaking News
light_mode
Beranda » Otobiz » Impor 105.000 Pikap India 50% Lebih Murah dari Lokal, Ini Perbandingan Harga Hilux dan Triton

Impor 105.000 Pikap India 50% Lebih Murah dari Lokal, Ini Perbandingan Harga Hilux dan Triton

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rab, 25 Feb 2026
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Rencana impor 105.000 unit mobil pikap dari India oleh PT Agrinas Pangan Nusantara memicu perdebatan di tengah pelaku industri otomotif nasional. Salah satu alasan utama impor tersebut adalah faktor harga yang diklaim jauh lebih murah dibandingkan kendaraan serupa produksi dalam negeri.

Direktur Utama Agrinas, Joao Angelo De Sousa Mota, menyampaikan bahwa perusahaan telah menandatangani perjanjian kerahasiaan atau non-disclosure agreement (NDA) dengan pemasok asal India, yakni Mahindra dan Tata Motors. Karena itu, detail harga pembelian belum dapat diungkap ke publik.

Meski demikian, Joao menyebut harga pikap 4×4 yang diimpor hampir 50 persen lebih murah dibandingkan produk 4×4 yang saat ini beredar di pasar Indonesia.

“Kami membeli dalam jumlah besar (bulk), sehingga harganya hampir 50 persen lebih murah daripada produk 4×4 yang beredar sekarang di pasaran Indonesia,” ujarnya.

Di pasar domestik, segmen pikap 4×4 saat ini diisi sejumlah model dari pabrikan Jepang. Dua model yang cukup populer adalah Toyota Hilux dan Mitsubishi Triton.

Untuk varian double cabin 4×4, Toyota Hilux dipasarkan dengan harga mulai sekitar Rp456,3 juta hingga Rp545,9 juta. Sementara Mitsubishi Triton 4×4 dibanderol mulai kisaran Rp380 juta hingga Rp550 juta, tergantung tipe dan spesifikasi.

Adapun dari India, salah satu model yang pernah dipasarkan di Indonesia adalah Mahindra Scorpio Pik Up. Model ini dijual dalam varian single cabin dan double cabin.

Berdasarkan informasi di laman resmi Mahindra Indonesia, Scorpio Pik Up single cabin dipasarkan sekitar Rp278 juta, sedangkan varian double cabin sekitar Rp318 juta. Harga tersebut terpaut cukup jauh dibandingkan model 4×4 dari Jepang.

Selain itu, terdapat pula model seperti Tata Yodha dan Tata Ultra T.7 yang diproduksi Tata Motors. Di pasar India, kendaraan sekelas ini umumnya dipasarkan di kisaran Rp300 jutaan, meski harga resmi di Indonesia tidak dipublikasikan secara terbuka.

Rencana impor dalam jumlah besar tersebut menuai kritik dari sejumlah pihak. Mereka menilai industri otomotif nasional memiliki kapasitas untuk memproduksi kendaraan pikap dalam jumlah besar, sehingga kebijakan impor berpotensi menekan produsen dalam negeri.

Di sisi lain, faktor efisiensi harga menjadi pertimbangan utama bagi perusahaan, terutama untuk kebutuhan operasional skala besar. Perbandingan harga ini menjadi sorotan karena menyangkut daya saing industri otomotif nasional, kebijakan impor, serta keberlanjutan produksi kendaraan komersial di dalam negeri.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Out! PSSI Resmi Pecat Patrick Kluivert Cs

    Out! PSSI Resmi Pecat Patrick Kluivert Cs

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) secara resmi mengakhiri kerja sama dengan Patrick Kluivert, dan jajaran pelatih asal Belanda yang menangani berbagai level Timnas Indonesia. Pengumuman pemecatan Patrick Kluivert dkk ini dikeluarkan Kamis (16/10/2025) siang. Keputusan tersebut diambil menyusul kegagalan Timnas melaju ke Piala Dunia 2026. Dalam pernyataan resmi yang dirilis, PSSI menyebutkan bahwa […]

  • Harga Sembako di Pasar Talang Banjar, Cabai Rawit Naik, Beras dan Daging Stabil

    Harga Sembako di Pasar Talang Banjar, Cabai Rawit Naik, Beras dan Daging Stabil

    • calendar_month Rab, 14 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Talang Banjar, Kota Jambi, terpantau relatif stabil pada Rabu (14/1/2026). Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, sebagian besar komoditas pangan utama belum menunjukkan gejolak berarti, meski beberapa jenis cabai mengalami kenaikan harga. Untuk komoditas beras, harga masih bergerak stabil. Beras Naruto dan Beras Belido masing-masing […]

  • Rupiah Melemah Tipis Rp16.613 Per Dolar AS, Pasar Tunggu Sinyal The Fed

    Rupiah Melemah Tipis Rp16.613 Per Dolar AS, Pasar Tunggu Sinyal The Fed

    • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah melemah tipis pada perdagangan hari ini, Rabu (29/10/2025). Rupiah melemah sebesar 5 poin atau 0,03 persen menjadi Rp16.613 per dolar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya Rp16.608 per dolar AS. Pergerakan mata uang di kawasan Asia bervariasi. Baht Thailand menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah terkoreksi 0,08%. Selanjutnya […]

  • BI Resmi Hentikan Jibor dan Dorong Penggunaan Indonia

    BI Resmi Hentikan Jibor dan Dorong Penggunaan Indonia

    • calendar_month Rab, 31 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dalam rangka memperkuat kredibilitas dan keandalan suku bunga acuan rupiah nasional, Bank Indonesia (BI) resmi menghentikan publikasi Jakarta Interbank Offered Rate (JIBOR) mulai 1 Januari 2026. Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Ramdan Denny Prakoso menyampaikan, untuk menggantikan Jibor, pasar keuangan Indonesia didorong untuk menggunakan Indonesia Overnight Index Average (Indonia), yaitu suku bunga acuan rupiah […]

  • Menguat 14 Poin, Rupiah Kini Rp16.851 per Dolar AS

    Menguat 14 Poin, Rupiah Kini Rp16.851 per Dolar AS

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mulai bergairah. Dibuka pada perdagangan Kamis (15/1/2026) pagi, rupiah bergerak menguat 14 poin atau 0,08 persen menjadi Rp16.851 per dolar AS. Penutupan hari sebelumnya mata uang Indonesia berada di level Rp 16.865 per dolar AS. Pada saat bersamaan, greenback terpantau mengalami kontraksi. Indeks dolar terlihat […]

  • Emas UBS-Galeri24 Stabil di Rp2,9 Juta

    Emas UBS-Galeri24 Stabil di Rp2,9 Juta

    • calendar_month Jum, 6 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan pada Jumat, 6 Februari 2026, tercatat stabil di Sahabat Pegadaian. Emas UBS dipatok Rp2.988.000 per gram, sedangkan Galeri24 berada di Rp2.974.000 per gram. Harga ini sama dengan catatan kemarin sore dan dapat berubah sewaktu-waktu. Emas Galeri24 dijual mulai 0,5 gram hingga 1.000 gram, sementara emas UBS tersedia dari 0,5 gram […]

expand_less