Perjalanan KA Jarak Jauh Kembali Normal Pasca Kecelakaan di Bekasi Timur, KAI Pastikan Refund 100 Persen
- account_circle darmanto zebua
- calendar_month 18 menit yang lalu

Ilustrasi kereta api jarak jauh. PT KAI memastikan seluruh perjalanan kembali normal pasca kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur, dengan tetap membuka layanan refund bagi penumpang terdampak.
JAMBISNIS.COM – PT Kereta Api Indonesia (Persero) memastikan seluruh perjalanan kereta api jarak jauh kembali beroperasi normal mulai Kamis, 30 April 2026. Pemulihan ini dilakukan setelah kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur yang sempat mengganggu operasional secara luas.
Vice President Corporate Communication PT KAI, Anne Purba, mengatakan tidak ada lagi perjalanan kereta api jarak jauh yang dibatalkan pada hari ini. Meski demikian, proses normalisasi masih berlangsung sehingga potensi keterlambatan tetap ada.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan. Dalam proses pemulihan ini, kemungkinan masih terjadi keterlambatan,” kata Anne dalam keterangan resmi.
KAI mencatat, insiden tersebut berdampak signifikan terhadap jadwal perjalanan. Sejumlah kereta sempat mengalami keterlambatan hingga berjam-jam akibat pengaturan ulang jalur di lintas Bekasi.
Selain gangguan operasional, petugas juga menemukan puluhan barang milik penumpang yang tertinggal. Hingga Kamis pagi, sebanyak 85 barang telah diamankan, dengan 38 di antaranya sudah dikembalikan kepada pemilik, sementara sisanya masih dalam proses penyerahan.
Barang-barang tersebut kini berada di layanan Lost and Found Stasiun Bekasi Timur. KAI mengimbau penumpang yang merasa kehilangan untuk segera melakukan klaim dengan membawa identitas serta bukti perjalanan.
Di sisi lain, KAI juga menjamin pengembalian dana tiket secara penuh bagi penumpang terdampak. Hingga 29 April 2026 sore, tercatat lebih dari 13 ribu tiket telah direfund.
“Kami memastikan hak pelanggan tetap menjadi prioritas selama masa pemulihan,” ujar Anne.
Proses pemulihan operasional dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan aspek keselamatan dan kesiapan teknis. KAI menegaskan seluruh langkah penyesuaian dilakukan secara terukur agar layanan kembali stabil tanpa mengabaikan keamanan perjalanan.
- Penulis: darmanto zebua


