May Day Jambi: Al Haris Ingatkan Pengusaha-Buruh “Jangan Saling Tinggal”!
- account_circle -
- calendar_month 2 jam yang lalu

MAY DAY: Gubernur Jambi menghadiri hari buruh 2026 yang digelar Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jambi, Kamis (30/4/2026) .
JAMBISNIS.COM – Gubernur Jambi Al Haris angkat suara tegas di momen Hari Buruh 2026. Ia mengingatkan, hubungan pengusaha dan pekerja bukan untuk dipertentangkan, melainkan harus berjalan seiring sebagai satu kesatuan.
“Pengusaha butuh pekerja, pekerja juga butuh pengusaha. Ini simbiosis mutualisme, tidak bisa dipisahkan,” tegas Al Haris saat menghadiri peringatan May Day bertema “Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja” di Lapangan Disnakertrans Provinsi Jambi, Kamis (30/4/2026).
Menurutnya, relasi keduanya ibarat satu rumah besar. Kalau salah satu goyah, maka keberlangsungan usaha juga ikut terancam. Karena itu, ia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara keuntungan perusahaan dan kesejahteraan pekerja.
“Perusahaan bisa untung, pekerja juga harus sejahtera. Di situlah keberlangsungan tercipta,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Al Haris juga membeberkan kondisi ketimpangan ekonomi di Jambi yang disebut semakin membaik. Gini Ratio berada di kisaran 2,91, menandakan kesenjangan pendapatan mulai menyempit dibanding sejumlah provinsi lain di Sumatera.
“Artinya kesenjangan di Jambi sudah cukup baik,” katanya.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada para buruh yang dinilai berperan besar dalam pembangunan daerah. Bagi Al Haris, kerja para pekerja bukan sekadar mencari nafkah, tapi juga ikut mendorong produktivitas dan pertumbuhan ekonomi.
“Yang saudara lakukan bukan hanya untuk keluarga, tapi juga bagian dari pembangunan daerah,” lanjutnya.
Pemprov Jambi, kata dia, terus mendorong peningkatan kesejahteraan buruh melalui penetapan Upah Minimum Provinsi berbasis Kajian Hidup Layak (KHL). Selain itu, perusahaan juga didorong untuk aktif mendaftarkan pekerja ke BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.
Meski begitu, ia mengakui masih ada pekerjaan rumah, terutama soal upah pekerja paruh waktu yang dinilai masih rendah. Pemerintah, kata dia, akan memperkuat perlindungan melalui program asuransi bagi pekerja rentan yang kini menjangkau sekitar 120 ribu orang per tahun.
“Ke depan akan kita tingkatkan lagi. Kita ingin pekerja merasa aman,” tegasnya.
Dalam rangkaian kegiatan, Gubernur juga menyerahkan 200 paket sembako, santunan bagi 150 anak yatim, serta penghargaan kepada 10 perusahaan yang dinilai berhasil menjalankan program pencegahan HIV/AIDS di tempat kerja.
Sementara itu, Kepala Disnakertrans Provinsi Jambi Akhmad Bestari menyebut, peringatan ini merupakan bagian dari program LKS Tripartit yang melibatkan pemerintah, pengusaha, dan serikat pekerja.
“Tahun ini kegiatannya meliputi bakti sosial, pembagian sembako, santunan anak yatim, hingga donor darah,” ujarnya.
Ia menambahkan, rangkaian May Day akan berlanjut pada 1 Mei 2026 dengan berbagai kegiatan yang digelar serikat pekerja, perusahaan, hingga mahasiswa di sejumlah titik di Jambi.(*)
- Penulis: -
- Editor: Darmanto Zebua


