Selasa, 27 Okt 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Rupiah Dinilai Undervalued, Bank Indonesia Yakin Fundamental Ekonomi RI Masih Kuat

Rupiah Dinilai Undervalued, Bank Indonesia Yakin Fundamental Ekonomi RI Masih Kuat

  • account_circle say say
  • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Bank Indonesia (BI) menilai nilai tukar rupiah saat ini belum mencerminkan kondisi fundamental ekonomi nasional. Otoritas moneter menyebut posisi rupiah masih berada di bawah nilai wajarnya atau undervalued di tengah tekanan global yang meningkat.

Gubernur BI, Perry Warjiyo, menegaskan bahwa kekuatan ekonomi domestik sejatinya cukup solid untuk menopang penguatan rupiah. Stabilitas makroekonomi, inflasi yang terkendali, serta kebijakan moneter yang konsisten menjadi faktor utama yang memperkuat fundamental tersebut.

“Nilai tukar rupiah saat ini telah undervalued dibandingkan dengan fundamentalnya,” ujar Perry dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur BI, Jumat (24/4/2026).

Meski demikian, tekanan eksternal masih membayangi pergerakan rupiah. Ketidakpastian global, termasuk konflik geopolitik di Timur Tengah dan lonjakan harga minyak dunia, mendorong penguatan dolar Amerika Serikat serta meningkatkan imbal hasil obligasi AS. Kondisi ini memicu arus modal keluar dari pasar negara berkembang, termasuk Indonesia.

BI mencatat, pelemahan rupiah yang sempat menembus level Rp17.300 per dolar AS masih sejalan dengan tren mata uang regional. Deputi Gubernur Senior BI, Destry Damayanti, menyebut tekanan tersebut dipengaruhi faktor global yang serupa di berbagai negara.

Sebagai respons, BI mengintensifkan intervensi di pasar valuta asing, baik melalui transaksi spot, Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF), maupun pasar offshore. Selain itu, penguatan instrumen suku bunga juga dilakukan untuk menarik kembali aliran modal asing ke dalam negeri.

Di sisi kebijakan, BI juga mempertahankan suku bunga acuan (BI Rate) di level 4,75 persen pada April 2026. Langkah ini dinilai sebagai strategi menjaga stabilitas nilai tukar sekaligus mengendalikan inflasi dalam kisaran target 2,5±1 persen.

Ke depan, BI optimistis nilai tukar rupiah akan kembali menguat seiring dengan prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tetap terjaga. Sinergi kebijakan moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran diyakini mampu meredam gejolak pasar serta menjaga stabilitas sektor keuangan nasional.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Flyover dan JPO Tenjo Resmi Beroperasi, Urai Kemacetan dan Dorong Mobilitas Warga Bogor

    Flyover dan JPO Tenjo Resmi Beroperasi, Urai Kemacetan dan Dorong Mobilitas Warga Bogor

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pembangunan Flyover dan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tenjo di Kabupaten Bogor telah rampung dan siap beroperasi. Infrastruktur ini diharapkan mampu mengurai kemacetan di perlintasan sebidang Stasiun Tenjo yang selama ini menjadi titik padat lalu lintas. Peresmian proyek strategis ini melibatkan Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Kemenko IPK), Kementerian Perhubungan (Kemenhub), dan […]

  • Rupiah Menguat di Awal Pekan, Tapi masih di Rp17.200-an

    Rupiah Menguat di Awal Pekan, Tapi masih di Rp17.200-an

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali menunjukkan penguatan pada perdagangan awal pekan, Senin (27/4/2026) pagi. Rupiah dibuka menguat sebesar 18 poin atau 0,10 persen ke level Rp17.211 per dolar AS, dibandingkan posisi penutupan sebelumnya di Rp17.229 per dolar AS. Performa positif ini terjadi di tengah pergerakan dolar AS yang terpantau melemah […]

  • Awal Tahun 2026, FJPI Jambi Gelar Rapat Kerja Bahas Program dan Evaluasi Kegiatan

    Awal Tahun 2026, FJPI Jambi Gelar Rapat Kerja Bahas Program dan Evaluasi Kegiatan

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Jambi menggelar rapat kerja awal tahun pada Sabtu (17/1/2026) di kawasan Sipin, Kota Jambi. Rapat kerja ini membahas rencana program kegiatan FJPI Jambi sepanjang 2026 sekaligus melakukan evaluasi terhadap kegiatan yang telah dilaksanakan pada 2025. Rapat kerja tersebut juga diisi dengan sharing session antaranggotа. Dalam sesi ini, para […]

  • Prabowo Hadiri Paripurna DPR, Ketum Parpol Kompak Hadir dalam Sidang KEM PPKF RAPBN 2027

    Prabowo Hadiri Paripurna DPR, Ketum Parpol Kompak Hadir dalam Sidang KEM PPKF RAPBN 2027

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sidang Paripurna DPR RI ke-19 pada Rabu, 20 Mei 2026, berlangsung dengan nuansa politik yang kuat. Presiden Prabowo Subianto hadir langsung untuk menyampaikan Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN 2027, dalam forum yang dihadiri mayoritas pimpinan partai politik. Sebanyak 451 dari total 580 anggota DPR tercatat hadir dalam rapat […]

  • Lebih 700 Tanker Antre di Selat Hormuz, Aliran Minyak Turun 86 Persen

    Lebih 700 Tanker Antre di Selat Hormuz, Aliran Minyak Turun 86 Persen

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Lalu lintas kapal tanker minyak melalui Selat Hormuz menurun tajam seiring meningkatnya risiko keamanan yang membuat aktivitas pelayaran nyaris terhenti. Lebih dari 700 kapal berkumpul di kedua sisi jalur strategis tersebut. Terletak di mulut Teluk Persia, Selat Hormuz menghubungkan produksi minyak dan gas alam cair kawasan Timur Tengah ke pasar global melalui Teluk […]

  • RI Gandeng PBB Sukseskan Program MBG Prabowo, Jadi Investasi Strategis Masa Depan

    RI Gandeng PBB Sukseskan Program MBG Prabowo, Jadi Investasi Strategis Masa Depan

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Indonesia menggandeng Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk memperkuat pelaksanaan program prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal ini disampaikan Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy dalam Konferensi Utama SDGs di Kantor Bappenas, Jakarta, Rabu (19/11/2025). “Ibu dan Bapak sekalian, mengapa MBG bekerja sama dengan PBB, bekerja sama dengan United Nations?” kata Pambudy. Ia menjelaskan, kerja […]

expand_less