Kamis, 5 Nov 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Bahlil Lahadalia Ungkap Alasan Harga BBM Nonsubsidi Naik, Ikuti Mekanisme Pasar

Bahlil Lahadalia Ungkap Alasan Harga BBM Nonsubsidi Naik, Ikuti Mekanisme Pasar

  • account_circle say say
  • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkap alasan di balik kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi yang dilakukan Pertamina Patra Niaga pada April 2026. Menurut Bahlil, kenaikan harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex merupakan konsekuensi dari mekanisme pasar yang berlaku. Ia menegaskan bahwa pemerintah hanya mengatur harga BBM subsidi, bukan BBM nonsubsidi.

“Untuk BBM yang diatur pemerintah adalah subsidi. Sementara nonsubsidi mengikuti harga pasar sesuai regulasi,” ujar Bahlil dalam keterangannya di Akademi Militer Magelang.

Ia juga menyebutkan bahwa dampak kenaikan harga BBM nonsubsidi relatif terbatas, karena jenis BBM tersebut umumnya digunakan oleh kalangan masyarakat mampu.

Kenaikan harga ini mengacu pada Kepmen ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022 yang mengatur formula harga dasar BBM berdasarkan harga minyak dunia dan faktor lainnya. Regulasi tersebut memungkinkan penyesuaian harga secara berkala mengikuti kondisi pasar energi global.

Per 18 April 2026, Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga Pertamax Turbo dari Rp13.100 menjadi Rp19.400 per liter. Sementara itu, Dexlite naik dari Rp14.200 menjadi Rp23.600 per liter, dan Pertamina Dex meningkat dari Rp14.500 menjadi Rp23.900 per liter.

Di sisi lain, harga BBM jenis Pertamax masih bertahan di Rp12.300 per liter dan Pertamax Green di Rp12.900 per liter. Keduanya belum mengalami kenaikan karena masih dalam tahap evaluasi oleh perusahaan.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menyatakan bahwa keputusan terkait penyesuaian harga akan dilakukan secara hati-hati dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi nasional dan daya beli masyarakat.

Sementara itu, pemerintah tetap mempertahankan harga BBM subsidi seperti Pertalite di Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter. Kebijakan ini diambil untuk menjaga stabilitas ekonomi di tengah lonjakan harga minyak dunia yang dipicu ketegangan geopolitik global.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Laba dan Penjualan Japfa Comfeed (JPFA) Naik di Kuartal III-2025, Catat Pertumbuhan 15%

    Laba dan Penjualan Japfa Comfeed (JPFA) Naik di Kuartal III-2025, Catat Pertumbuhan 15%

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) berhasil mencatatkan kinerja positif sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2025. Emiten sektor peternakan ini membukukan kenaikan penjualan dan laba bersih dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Berdasarkan laporan keuangan perusahaan, penjualan bersih JPFA mencapai Rp 43,10 triliun hingga akhir September 2025, meningkat 4,41% year on year (yoy) […]

  • Harga Sembako di Kota Jambi 18 Desember 2025: Cabai Turun, Bawang Putih Naik Tipis

    Harga Sembako di Kota Jambi 18 Desember 2025: Cabai Turun, Bawang Putih Naik Tipis

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok atau sembako di sejumlah pasar tradisional di Kota Jambi terpantau relatif stabil pada Kamis (18/12/2025). Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, fluktuasi harga hanya terjadi pada beberapa komoditas, terutama cabai dan bawang putih. Pemantauan harga dilakukan di dua pasar utama, yakni Pasar Angso Duo dan Pasar Rakyat Talang […]

  • Freeport Indonesia Kucurkan Investasi USD 1 Miliar per Tahun untuk Dongkrak Ekonomi Nasional

    Freeport Indonesia Kucurkan Investasi USD 1 Miliar per Tahun untuk Dongkrak Ekonomi Nasional

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Freeport Indonesia (PTFI) menegaskan komitmennya menjadi motor investasi nasional dengan menggelontorkan investasi sekitar USD 1 miliar per tahun, di luar belanja domestik perusahaan yang mencapai OPEX dan CAPEX sebesar USD 4–5 miliar atau hampir Rp 80 triliun. Presiden Direktur PTFI Tony Wenas mengatakan Freeport terus memainkan peran strategis dalam menopang investasi nasional, […]

  • Bobby Nasution: Pemotongan Dana Transfer Pusat Berisiko Berat bagi Daerah Ber-PAD Kecil

    Bobby Nasution: Pemotongan Dana Transfer Pusat Berisiko Berat bagi Daerah Ber-PAD Kecil

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution menyoroti kebijakan pemerintah pusat melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang memangkas dana transfer ke daerah (TKD) pada tahun anggaran 2026. Ia menilai, pemotongan tersebut berpotensi menekan keuangan daerah kecil yang memiliki Pendapatan Asli Daerah (PAD) terbatas, terutama di wilayah seperti Nias dan daerah afirmasi lainnya. “Tadi juga kan […]

  • Kinerja Bank Jumbo Semester I 2026: BRI Pimpin Laba, Mandiri Tumbuh Paling Kencang

    Kinerja Bank Jumbo Semester I 2026: BRI Pimpin Laba, Mandiri Tumbuh Paling Kencang

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Empat bank jumbo di Indonesia mencatatkan pertumbuhan laba pada semester I 2026. BRI menjadi bank dengan laba bersih terbesar, sedangkan Bank Mandiri mencatat pertumbuhan laba paling tinggi. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI membukukan laba bersih Rp31,18 triliun hingga Juni 2026. Angka tersebut meningkat 17,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun […]

  • Pemprov Kepri Usulkan 60 Kampung Nelayan Merah Putih untuk Tahun 2026

    Pemprov Kepri Usulkan 60 Kampung Nelayan Merah Putih untuk Tahun 2026

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) mengusulkan sekitar 60 lokasi kampung nelayan di wilayahnya untuk dijadikan bagian dari Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) pada tahun 2026. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ekonomi pesisir dan kemandirian nelayan lokal melalui pembangunan terintegrasi di sektor kelautan dan perikanan. Kampung-kampung nelayan di Kepulauan Riau […]

expand_less