Minggu, 27 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Danantara Siapkan Tiga Skema Pelunasan Utang Kereta Cepat

Danantara Siapkan Tiga Skema Pelunasan Utang Kereta Cepat

  • account_circle -
  • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Persoalan utang proyek ambisius, Kereta Cepat Jakarta-Bandung terus digodok. Terbaru, Danantara yang disebut Menkeu Purbaya yang bertanggungjawab atas utang tersebut, menyampaikan skema pelunasan utang.

Kepala Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara, Rosan P Roeslani mengatakan pihaknya melakukan evaluasi mengenai hal itu secara menyeluruh. “Evaluasi ini akan segera kami finalisasi, setelah itu kami akan mengambil keputusan terbaik bersama kementerian teknis lainnya. Itu yang akan kami lakukan terkait pelunasan utang Whoosh,” kata Rosan di Hotel JS Luwansa, Kamis (16/10).

Setidaknya ada tiga skema pelunasan utang yang dimatangkan. Rosan mengaku telah menyampaikan proses evaluasi pelunasan utang Whoosh pada Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa. Termasuk akan dilibatkannya sejumlah kementerian terkait dalam pembahasan.

Mengutip Antara, Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan Presiden Prabowo Subianto akan menerbitkan Keputusan Presiden (Keppres) terkait penyelesaian utang proyek KCIC. “Kita tinggal tunggu Keppres saja,” ujar Luhut.

Menurutnya, Presiden Prabowo akan membentuk tim khusus untuk membahas strategi pembayaran utang proyek KCIC. Ia juga memastikan pelunasan utang tersebut tidak akan menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Tidak ada yang pernah meminta APBN. Ini restructuring. Saya juga sudah bicara dengan China karena saya dari awal mengerjakan itu,” tegasnya.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai Danantara mampu menyelesaikan masalah utang Whoosh tanpa suntikan dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). Menurut Purbaya, proyeksi pendapatan dari operasional Whoosh mencapai Rp 1,5 triliun per tahun. Di sisi lain, Danantara yang saat ini membawahi KCIC memiliki kemampuan untuk menyelesaikan utang KCIC tanpa bantuan pemerintah karena mengelola dividen BUMN.

  • Penulis: -
  • Editor: Deddy Rachmawan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bos Nvidia: AI Akan Gantikan Manusia, tapi Ciptakan Banyak Pekerjaan Baru

    Bos Nvidia: AI Akan Gantikan Manusia, tapi Ciptakan Banyak Pekerjaan Baru

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) kini makin jadi sorotan karena kemampuannya yang luar biasa dalam membantu pekerjaan manusia. Tapi di balik kemajuan itu, muncul kekhawatiran: apakah AI akan mengambil alih pekerjaan manusia? CEO Nvidia, Jensen Huang, punya pandangan menarik soal ini. Dalam wawancara bersama CNN, Huang mengatakan bahwa dirinya 100 persen […]

  • Pasokan Properti Ritel Jakarta Stagnan di Kuartal III-2025, Okupansi Mal Turun Tipis ke 77,3%

    Pasokan Properti Ritel Jakarta Stagnan di Kuartal III-2025, Okupansi Mal Turun Tipis ke 77,3%

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bisnis properti ritel Jakarta masih lesu di kuartal III-2025. Berdasarkan laporan Cushman & Wakefield, tidak ada tambahan proyek baru yang menambah pasokan ruang ritel di ibu kota. Sementara itu, tingkat okupansi mal Jakarta tercatat turun tipis dibanding kuartal sebelumnya. Dalam laporan Jakarta All Sector MarketBeat Reports Q3 2025, total pasokan kumulatif properti ritel […]

  • Pabrik rokok

    Di Tengah Rencana Cukai Rokok Tidak Naik, Begini Produksi Rokok Tanah Air

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyampaikan tidak akan menaikkan cukai rokok pada tahun depan. Kebijakan ini salah satunya ditujukan untuk memberantas rokok ilegal yang marak di tanah air. Kabar ini juga disambut gembira pelaku indiustri rokok. Terlebih keputusan ini diharapkan bisa mengurangi beban industri rokok. Lalu seperti apa produksi rokok di Indonesia selama […]

  • Rupiah Melemah 1 Poin Menjadi Rp16.582 per Dolar AS

    Rupiah Melemah 1 Poin Menjadi Rp16.582 per Dolar AS

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah dibuka melemah pada pembukaan perdagangan Jumat (17/10/2025). Rupiah melemah sebesar 1 poin atau 0,01 persen menjadi Rp16.582 per dolar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya Rp16.581 per dolar AS. Sementara mata uang Asia lainnya dibuka bervariasi pagi ini. Yen Jepang menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,11%. […]

  • Investor Asing Masih Lirik Indonesia

    Investor Asing Masih Lirik Indonesia

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Minat investor asing untuk menanamkan modal di Indonesia masih terjaga meski dunia tengah diliputi ketidakpastian ekonomi global. Hal ini disampaikan oleh Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) yang menilai Indonesia tetap menjadi destinasi investasi yang relevan. Ketua Umum Apindo, Shinta Kamdani, menyebut bahwa investor asing masih melihat peluang besar di dalam negeri, seiring dengan kondisi […]

  • Bersama Seres Grup, TikTok Buat Mobil Listrik Baru, Ini Namanya

    Bersama Seres Grup, TikTok Buat Mobil Listrik Baru, Ini Namanya

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Banyak perusahaan teknologi di China yang terjun ke dunia otomotif, khususnya kendaraan listrik. Setelah Xiaomi dan Huawei, kini induk perusahaan TikTok juga dikabarkan tertarik. Dikutip dari Carnewschina.com, Selasa (2/6/2026), Bytedance selaku induk perusahaan TikTok, beserta platform cloud Volcano Engine, akan berkolaborasi dengan Seres Group. Ketiga perusahaan raksasa di China ini akan melahirkan merek […]

expand_less