Sabtu, 12 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Pupuk Urea Indonesia Jadi Rebutan Dunia, Produksi Capai 9,4 Juta Ton per Tahun

Pupuk Urea Indonesia Jadi Rebutan Dunia, Produksi Capai 9,4 Juta Ton per Tahun

  • account_circle say say
  • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Indonesia kian memainkan peran strategis di pasar pupuk global. Di tengah krisis pasokan dan lonjakan harga dunia, pupuk urea produksi dalam negeri menjadi incaran sejumlah negara.

Kondisi geopolitik global, termasuk terganggunya jalur distribusi internasional, mendorong kenaikan harga urea secara signifikan. Pada awal April 2026, harga urea tercatat mencapai sekitar 690 dolar AS hingga 701 dolar AS per ton, meningkat tajam dibandingkan kisaran 350–380 dolar AS per ton pada awal Januari 2026.

Situasi ini menempatkan Indonesia sebagai salah satu produsen utama yang mampu menjaga stabilitas pasokan global. Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, menyatakan bahwa sejumlah negara seperti India, Australia, dan Filipina mulai melirik Indonesia sebagai sumber pasokan pupuk urea.

“Kondisi ini membuat banyak negara membutuhkan pasokan urea dari Indonesia. Kita merupakan salah satu produsen terbesar di dunia,” ujarnya.

Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero), Rahmad Pribadi, mengatakan kapasitas produksi pupuk nasional mencapai 14,8 juta ton per tahun. Dari jumlah tersebut, produksi urea mencapai 9,4 juta ton.

Menurut dia, kapasitas tersebut memberikan ruang bagi Indonesia untuk memenuhi kebutuhan domestik sekaligus memanfaatkan peluang ekspor.

“Dari total kapasitas produksi urea, Indonesia dapat mengekspor sekitar 1,5 juta hingga 2 juta ton, tergantung pada kebutuhan dalam negeri,” kata Rahmad.

Ia menegaskan, kebijakan ekspor tetap mengacu pada arahan pemerintah dengan prioritas utama menjaga ketersediaan pupuk bagi petani dalam negeri.

Kenaikan harga dan terbatasnya pasokan global membuka peluang bagi Indonesia untuk memperluas pangsa pasar ekspor. Selain memberikan tambahan devisa, ekspor pupuk juga memperkuat posisi Indonesia dalam perdagangan internasional.

Di sisi lain, pemerintah tetap menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kebutuhan domestik dan ekspor.

Dengan kapasitas produksi yang besar serta dukungan efisiensi industri, Indonesia dinilai berpotensi menjadi salah satu penopang utama pasokan pupuk dunia di tengah ketidakpastian global.

Indonesia kian memainkan peran strategis di pasar pupuk global. Di tengah krisis pasokan dan lonjakan harga dunia, pupuk urea produksi dalam negeri menjadi incaran sejumlah negara.

Kondisi geopolitik global, termasuk terganggunya jalur distribusi internasional, mendorong kenaikan harga urea secara signifikan. Pada awal April 2026, harga urea tercatat mencapai sekitar 690 dolar AS hingga 701 dolar AS per ton, meningkat tajam dibandingkan kisaran 350–380 dolar AS per ton pada awal Januari 2026.

Situasi ini menempatkan Indonesia sebagai salah satu produsen utama yang mampu menjaga stabilitas pasokan global.

Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, menyatakan bahwa sejumlah negara seperti India, Australia, dan Filipina mulai melirik Indonesia sebagai sumber pasokan pupuk urea.

“Kondisi ini membuat banyak negara membutuhkan pasokan urea dari Indonesia. Kita merupakan salah satu produsen terbesar di dunia,” ujarnya.

Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero), Rahmad Pribadi, mengatakan kapasitas produksi pupuk nasional mencapai 14,8 juta ton per tahun. Dari jumlah tersebut, produksi urea mencapai 9,4 juta ton.

Menurut dia, kapasitas tersebut memberikan ruang bagi Indonesia untuk memenuhi kebutuhan domestik sekaligus memanfaatkan peluang ekspor.

“Dari total kapasitas produksi urea, Indonesia dapat mengekspor sekitar 1,5 juta hingga 2 juta ton, tergantung pada kebutuhan dalam negeri,” kata Rahmad.

Ia menegaskan, kebijakan ekspor tetap mengacu pada arahan pemerintah dengan prioritas utama menjaga ketersediaan pupuk bagi petani dalam negeri.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aduan Konsumen 2025 Tembus 7.887, Mayoritas Online

    Aduan Konsumen 2025 Tembus 7.887, Mayoritas Online

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencatat 7.887 aduan konsumen sepanjang Januari–Desember 2025. Sebagian besar aduan, yakni 7.836 laporan (99,35%), berasal dari transaksi daring (online), sedangkan aduan transaksi offline hanya 32 laporan. Menteri Perdagangan Budi Santoso menyampaikan bahwa dari total aduan, 7.853 laporan (99,56%) telah diselesaikan melalui klarifikasi dan solusi dengan pelaku usaha. Sektor dengan aduan […]

  • Harga TBS Sawit Jambi Turun Tipis, Usia 10-20 Tahun Kini Rp 3.706 per Kg

    Harga TBS Sawit Jambi Turun Tipis, Usia 10-20 Tahun Kini Rp 3.706 per Kg

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Provinsi Jambi turun tipis untuk periode 19–25 Juni 2026. Penurunan terjadi pada kelompok umur tanaman produktif. Berdasarkan hasil rapat tim penetapan harga di Dinas Perkebunan Provinsi Jambi pada 18 Juni 2026, harga TBS untuk usia 10–20 tahun ditetapkan Rp 3.706,58 per kilogram. Angka ini turun […]

  • Emas Antam Anjlok Parah! Simak Daftar Lengkap di Sini

    Emas Antam Anjlok Parah! Simak Daftar Lengkap di Sini

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas produksi Antam anjlok parah. Berdasarkan update terbaru dari laman resmi Logam Mulia, penurunan harga emas Antam hari ini sebesar Rp44.000 per gram. Dampak penurunan drastis tersebut membuat harga emas Antam dari semula Rp2.884.000 menjadi Rp2.840.000 per gram. Demikian juga dengan harga buyback emas Antam ikut merosot. Harga buyback emas Antam turun […]

  • 470 SPBU Australia Kehabisan BBM, Alarm Krisis Energi Kian Nyata

    470 SPBU Australia Kehabisan BBM, Alarm Krisis Energi Kian Nyata

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Krisis energi global mulai berdampak langsung. Sekitar 470 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Australia dilaporkan kehabisan stok, setidaknya untuk satu jenis bahan bakar minyak (BBM). Pemerintah merespons dengan menyiapkan rapat darurat kabinet nasional. Perdana Menteri Anthony Albanese dijadwalkan kembali menggelar pertemuan dengan para pemimpin negara bagian dan teritori untuk memperkuat koordinasi […]

  • 5 Buah Termahal di Dunia, Harganya Capai Ratusan Juta Rupiah per Buah

    5 Buah Termahal di Dunia, Harganya Capai Ratusan Juta Rupiah per Buah

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Tak semua buah dijual dengan harga murah. Di sejumlah negara, ada buah yang dianggap simbol kemewahan dan status sosial karena ditanam dengan teknik khusus, perawatan ekstra, hingga dijual melalui lelang. Berikut lima buah termahal di dunia yang harganya bisa mencapai ratusan juta rupiah per buah: 1. Mangga Taiyo no Tamago (Rp 74 Juta […]

  • Inflasi Jambi Juni 2026 Capai 3,85 Persen, Muara Bungo Tertinggi dan Kota Jambi Terendah

    Inflasi Jambi Juni 2026 Capai 3,85 Persen, Muara Bungo Tertinggi dan Kota Jambi Terendah

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi mencatat laju inflasi tahunan (year on year/y-on-y) Provinsi Jambi pada Juni 2026 mencapai 3,85 persen. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya dan menunjukkan harga barang serta jasa di Provinsi Jambi masih mengalami kenaikan secara umum. Berdasarkan Berita Resmi Statistik (BRS) BPS Provinsi Jambi, […]

expand_less