Sabtu, 24 Okt 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Meski Gencatan Senjata, Iran Tetap Larang Kapal Minyak AS Lewat Selat Hormuz

Meski Gencatan Senjata, Iran Tetap Larang Kapal Minyak AS Lewat Selat Hormuz

  • account_circle say say
  • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan kemarahannya setelah Iran hanya mengizinkan dua kapal melintas di Selat Hormuz di tengah masa gencatan senjata.

Melalui unggahan di media sosial Truth Social pada Kamis (9/4/2026) waktu setempat, Trump menilai langkah Iran tersebut tidak sesuai dengan kesepakatan yang telah dicapai.

“Iran melakukan pekerjaan yang sangat buruk, bahkan tidak terhormat, dalam mengizinkan minyak melewati Selat Hormuz. Itu bukan kesepakatan yang kita miliki,” tulis Trump.

Ketegangan ini terjadi setelah Iran sempat membuka kembali jalur strategis tersebut usai pengumuman gencatan senjata dengan Amerika Serikat yang berlangsung selama dua pekan.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi sebelumnya menyatakan bahwa jalur aman di Selat Hormuz akan dibuka secara terbatas dengan koordinasi militer Iran dan mempertimbangkan sejumlah kendala teknis.

Namun, situasi kembali memanas setelah Israel dilaporkan melancarkan serangan ke Lebanon, yang disebut Iran sebagai pelanggaran terhadap kesepakatan gencatan senjata.

Iran pun mengecam tindakan tersebut dan menuding Amerika Serikat turut bertanggung jawab atas pelanggaran yang terjadi.

Sebagai respons, Teheran mempertimbangkan kembali untuk menutup Selat Hormuz, jalur vital yang menjadi lintasan utama perdagangan minyak dunia.

Meski demikian, data pelayaran menunjukkan dua kapal tanker tetap berhasil melintasi selat tersebut. Kedua kapal itu masing-masing adalah NJ Earth berbendera Yunani dan Daytona Beach berbendera Liberia.

Perkembangan ini menunjukkan bahwa stabilitas di kawasan Timur Tengah masih rapuh meski gencatan senjata telah diumumkan. Ketidakpastian di Selat Hormuz juga berpotensi memengaruhi distribusi energi global, mengingat peran strategis jalur tersebut dalam perdagangan minyak dunia.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Pastikan Akan Menanggung Upah Peserta Magang Nasional Selama 6 Bulan

    Pemerintah Pastikan Akan Menanggung Upah Peserta Magang Nasional Selama 6 Bulan

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor memastikan bahwa pemerintah akan menanggung penuh biaya upah peserta magang nasional selama enam bulan. Kebijakan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat transisi tenaga kerja muda ke dunia industri, sekaligus mendorong peningkatan kompetensi lulusan baru. Afriansyah menjelaskan, peserta program Magang Nasional akan menerima insentif setara upah […]

  • Menkeu Purbaya Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia di Era SBY dan Jokowi

    Menkeu Purbaya Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia di Era SBY dan Jokowi

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa perekonomian Indonesia dalam 20 tahun terakhir berjalan tidak seimbang. Dalam pandangannya, baik di era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) maupun Joko Widodo (Jokowi), pertumbuhan ekonomi nasional terlalu bergantung pada satu mesin saja. Menurut Purbaya, pada masa pemerintahan SBY, fokus utama diarahkan pada pengembangan sektor swasta, sementara […]

  • Bank Mandiri Salurkan BLTS Kesra Rp3,22 Triliun ke 3,58 Juta Penerima di Seluruh Indonesia

    Bank Mandiri Salurkan BLTS Kesra Rp3,22 Triliun ke 3,58 Juta Penerima di Seluruh Indonesia

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk kembali dipercaya pemerintah untuk menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra) 2025 dengan total nilai mencapai Rp3,22 triliun. Bantuan tersebut akan disalurkan kepada sekitar 3,58 juta rekening penerima di berbagai wilayah Indonesia. Penugasan ini diberikan oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia sebagai bagian dari upaya pemerintah menjaga […]

  • 5 Tim Besar Absen di Piala Dunia 2026, Italia Gagal Tiga Kali Beruntun

    5 Tim Besar Absen di Piala Dunia 2026, Italia Gagal Tiga Kali Beruntun

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sejumlah negara besar dipastikan absen di ajang Piala Dunia 2026 setelah gagal melewati babak kualifikasi. Hasil ini menjadi kejutan besar dalam peta persaingan sepak bola dunia. Turnamen empat tahunan tersebut memang selalu menghadirkan drama, termasuk tersingkirnya tim-tim unggulan yang selama ini menjadi langganan tampil di putaran final. Italia Kembali Gagal Sorotan utama tertuju […]

  • Melesat! Harga Emas Antam Hari Ini Dibanderol  Rp2.470.000 per Gram

    Melesat! Harga Emas Antam Hari Ini Dibanderol  Rp2.470.000 per Gram

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas produksi Antam melesat pada perdagangan hari ini, Rabu (17/12/2025). Kini emas Antam sudah dibanderol Rp2.470.000 per gram. Harga emas Antam itu naik Rp 6.000 jika dibandingkan dengan harga sebelumnya yang berada di level Rp2.464.000 per gram. Adanya kenaikan harga yang terjadi membuat harga beli kembali (buyback) emas Antam juga meningkat menjadi […]

  • Koperasi Kini Bisa Kelola Tambang Minerba hingga 2.500 Hektare

    Koperasi Kini Bisa Kelola Tambang Minerba hingga 2.500 Hektare

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah resmi membuka peluang bagi koperasi untuk mengelola tambang mineral dan batu bara (minerba). Kebijakan ini ditegaskan melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 39 Tahun 2025, perubahan kedua atas PP No.96/2021 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Minerba. Langkah tersebut menjadi angin segar bagi gerakan koperasi nasional, karena untuk pertama kalinya koperasi diberi ruang legal […]

expand_less