Meski Gencatan Senjata, Iran Tetap Larang Kapal Minyak AS Lewat Selat Hormuz
- account_circle say say
- calendar_month 2 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Selat Hormuz masih di jaga ketat pasukan Iran.FOTO: careta.com
JAMBISNIS.COM – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan kemarahannya setelah Iran hanya mengizinkan dua kapal melintas di Selat Hormuz di tengah masa gencatan senjata.
Melalui unggahan di media sosial Truth Social pada Kamis (9/4/2026) waktu setempat, Trump menilai langkah Iran tersebut tidak sesuai dengan kesepakatan yang telah dicapai.
“Iran melakukan pekerjaan yang sangat buruk, bahkan tidak terhormat, dalam mengizinkan minyak melewati Selat Hormuz. Itu bukan kesepakatan yang kita miliki,” tulis Trump.
Ketegangan ini terjadi setelah Iran sempat membuka kembali jalur strategis tersebut usai pengumuman gencatan senjata dengan Amerika Serikat yang berlangsung selama dua pekan.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi sebelumnya menyatakan bahwa jalur aman di Selat Hormuz akan dibuka secara terbatas dengan koordinasi militer Iran dan mempertimbangkan sejumlah kendala teknis.
Namun, situasi kembali memanas setelah Israel dilaporkan melancarkan serangan ke Lebanon, yang disebut Iran sebagai pelanggaran terhadap kesepakatan gencatan senjata.
Iran pun mengecam tindakan tersebut dan menuding Amerika Serikat turut bertanggung jawab atas pelanggaran yang terjadi.
Sebagai respons, Teheran mempertimbangkan kembali untuk menutup Selat Hormuz, jalur vital yang menjadi lintasan utama perdagangan minyak dunia.
Meski demikian, data pelayaran menunjukkan dua kapal tanker tetap berhasil melintasi selat tersebut. Kedua kapal itu masing-masing adalah NJ Earth berbendera Yunani dan Daytona Beach berbendera Liberia.
Perkembangan ini menunjukkan bahwa stabilitas di kawasan Timur Tengah masih rapuh meski gencatan senjata telah diumumkan. Ketidakpastian di Selat Hormuz juga berpotensi memengaruhi distribusi energi global, mengingat peran strategis jalur tersebut dalam perdagangan minyak dunia.
- Penulis: say say



Saat ini belum ada komentar