Sabtu, 25 Jul 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Bank Dunia Nilai Dampak Tarif AS terhadap Ekspor RI Relatif Kecil

Bank Dunia Nilai Dampak Tarif AS terhadap Ekspor RI Relatif Kecil

  • account_circle -
  • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Bank Dunia menilai dampak kebijakan global Amerika Serikat (AS) termasuk kebijakan tarif, terhadap kinerja ekspor Indonesia relatif terbatas.

Kepala Ekonom Bank Dunia untuk Asia Timur dan Pasifik Aaditya Mattoo menjelaskan total tarif yang dihadapi Indonesia saat ini masih di bawah 20 persen, sebanding dengan Vietnam, meski sedikit lebih tinggi dibanding Malaysia dan Thailand.

“Ketika dihitung melalui model, dampak (tarif AS) terhadap pendapatan riil Indonesia hanya sekitar 0,2 persen, sehingga tidak menimbulkan dampak negatif signifikan terhadap PDB,” ujar dia dalam wawancara daring dikutip dari Antara, Kamis (9/4/2026).

Ia menambahkan, kajian Bank Dunia dalam laporan East Asia and Pacific Economic Update edisi April 2026 menunjukkan efek negatif tarif AS dapat ditekan melalui reformasi kebijakan perdagangan dalam negeri.

Indonesia disebut masih menerapkan banyak hambatan non-tarif, seperti aturan impor bahan baku dan standar teknis yang ketat.

“Jika Indonesia melakukan reformasi untuk mengurangi hambatan non-tarif pada barang dan jasa, keuntungan dari reformasi tersebut akan jauh lebih besar dibandingkan biaya akibat tarif AS. Dengan begitu, dampak negatif tarif bisa terhapus,” kata Mattoo.

Ia menekankan melalui kebijakan dalam negeri, Indonesia dapat menjadikan tarif AS sebagai small change karena manfaat reformasi domestik akan jauh melampaui biaya dari kebijakan tarif tersebut.

RI sepakati perjanjian perdagangan resiprokal

Sebelumnya, pada 19 Februari, Indonesia dan AS telah menyepakati perjanjian perdagangan resiprokal dalam pertemuan Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden AS Donald Trump di Washington, DC.

Kesepakatan tersebut tertuang dalam dokumen Agreement on Reciprocal Trade (ART) yang telah resmi ditandatangani oleh kedua kepala negara.

Secara umum, AS menerapkan rata-rata tarif sebesar 19 persen untuk produk asal Indonesia. Namun, pemerintah AS memberikan pengecualian khusus untuk produk-produk tertentu yang telah diidentifikasi menerima tarif nol persen.

Sebagai timbal balik, Indonesia menghapus pungutan tarif atas 99 persen produk asal AS.

Laporan Bank Dunia mencatat tarif resiprokal tersebut kemudian digantikan dengan tarif global sebesar 10 persen yang diberlakukan berdasarkan Section 122 Trade Act of 1974. Tarif ini bersifat sementara dan berlaku hingga Juli 2026.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor Indonesia sepanjang Januari–Desember 2025 mencapai USD282,91 miliar, meningkat 6,15 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024. Dari jumlah tersebut, ekspor nonmigas mencapai USD269,84 miliar atau naik 7,66 persen.

AS menjadi negara tujuan ekspor terbesar kedua dengan nilai USD30,96 miliar, setelah Tiongkok yang mencapai USD64,82 miliar. Ekspor nonmigas ke AS tercatat sebesar USD4.420,2 juta, naik 16,66 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Sementara itu, nilai impor Indonesia pada periode Januari–Desember 2025 mencapai USD241,86 miliar, meningkat 2,83 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Impor nonmigas juga naik 5,11 persen menjadi USD209,09 miliar. AS menempati posisi ketiga sebagai negara pemasok barang impor dengan nilai USD9,84 miliar atau 4,70 persen dari total impor.(*)

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • 7 Negara Laporkan Kasus Hantavirus, Wabah Bermula dari Kapal MV Hondius

    7 Negara Laporkan Kasus Hantavirus, Wabah Bermula dari Kapal MV Hondius

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sejumlah negara melaporkan kasus positif Hantavirus yang diduga terkait dengan penyebaran di kapal pesiar MV Hondius. Data otoritas kesehatan internasional menunjukkan sedikitnya tujuh negara telah mengonfirmasi atau mengidentifikasi kasus suspek infeksi virus tersebut. World Health Organization menyebutkan, dari sejumlah pasien yang terdeteksi, tujuh kasus telah dikonfirmasi dan satu lainnya masih berstatus probable atau […]

  • beras selundupan

    Setelah Aceh, Terungkap 40 Ton Beras Impor Selundupan Masuk ke Batam

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Belum lagi terungkap otak di balik impor ilegal beras dari Thailand ke Aceh, kasus serupa kembali terungkap. Kali ini sebanyak 40 ton beras impor ilegal masuk ke Batam. “Tadi malam ada laporan dari Batam, melalui (aplikasi) lapor Pak Amran menyampaikan bahwasannya ada beras yang sandar. Sandarnya jam 11 malam,” kata Menteri Pertanian Amran […]

  • Pembelian BBM Dibatasi 50 Liter per Hari, Berlaku Mulai 1 April 2026

    Pembelian BBM Dibatasi 50 Liter per Hari, Berlaku Mulai 1 April 2026

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah resmi membatasi pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite dan Solar maksimal 50 liter per hari untuk setiap kendaraan pribadi. Kebijakan ini mulai berlaku sejak 1 April 2026 melalui sistem digital berbasis aplikasi MyPertamina. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan pembatasan dilakukan untuk memastikan distribusi BBM subsidi lebih tepat sasaran […]

  • Rupiah Tertekan! Melemah 43 Poin, Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS

    Rupiah Tertekan! Melemah 43 Poin, Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali berada di bawah tekanan. Mengawali perdagangan Jumat (24/7/2026), rupiah dibuka melemah cukup tajam terhadap dolar Amerika Serikat (AS) setelah beberapa hari bergerak fluktuatif. Posisi ini membuat mata uang Indonesia kembali bergerak mendekati level psikologis Rp18.000 per dolar AS. Mengutip Antara, kurs rupiah melemah 43 poin atau sekitar 0,24 persen […]

  • Warga Jambi Merapat! Harga Perak Antam Ambruk, Ini Rincian Terbarunya

    Warga Jambi Merapat! Harga Perak Antam Ambruk, Ini Rincian Terbarunya

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM — Pergerakan harga logam mulia kembali jadi sorotan. Kali ini, harga perak produksi Antam tercatat mengalami penurunan pada perdagangan Rabu (29/4/2026). Berdasarkan data yang diperoleh Jambisnis.com dari laman Logam Mulia, harga perak Antam hari ini turun cukup dalam sebesar Rp1.700 per gram, sehingga kini berada di level Rp47.150 per gram. Penurunan ini turut memengaruhi […]

  • Mulai Desember 2025, TNI AD dan BAIS Siap Kawal Kilang dan Terminal Pertamina

    Mulai Desember 2025, TNI AD dan BAIS Siap Kawal Kilang dan Terminal Pertamina

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengumumkan bahwa Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) bersama Badan Intelijen Strategis (BAIS) akan mulai melakukan penjagaan di seluruh kilang dan terminal bahan bakar minyak milik Pertamina mulai Desember 2025. Langkah ini disebut sebagai bagian dari penguatan pengamanan instalasi vital negara. Pengumuman tersebut disampaikan Sjafrie setelah menghadiri rapat […]

expand_less