Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi Stabil, Cabai Merah Turun hingga 28 Persen
- account_circle say say
- calendar_month 4 jam yang lalu
- comment 0 komentar

ILUSTRASI: Harga Cabai di Pasar Angso Duo Kota Jambi naik hingga 15 persen.
JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo terpantau relatif stabil pada Rabu (8/4/2026), meski sejumlah komoditas hortikultura seperti cabai mengalami fluktuasi. Berdasarkan data Sistem Informasi Harga Kebutuhan Pokok (SIHARKO) dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, sebagian besar bahan pangan tidak mengalami perubahan harga dibandingkan hari sebelumnya.
Penurunan harga paling mencolok terjadi pada cabai merah besar yang turun hingga 28,57 persen menjadi Rp 20.000 per kilogram. Sementara itu, cabai merah kecil juga mengalami penurunan sebesar 7,69 persen menjadi Rp 24.000 per kilogram.
Namun, tren berbeda terjadi pada cabai rawit. Cabai rawit hijau tercatat naik 14,29 persen menjadi Rp 35.000 per kilogram, sedangkan cabai rawit merah naik 12,5 persen dan kini berada di level Rp 80.000 per kilogram.
Untuk komoditas beras, harga masih stabil. Beras medium seperti jenis Belido dan King berada di kisaran Rp 15.500 per kilogram, sedangkan beras operasi pasar Bulog dijual Rp 12.000 per kilogram.
Di sektor protein hewani, harga daging sapi masih bertahan di Rp 150.000 per kilogram. Daging ayam broiler dijual Rp 38.000 per kilogram, sementara ayam kampung Rp 65.000 per kilogram.
Telur ayam ras tercatat Rp 1.800 per butir dan telur ayam kampung Rp 2.500 per butir, keduanya tidak mengalami perubahan harga.
Harga minyak goreng juga relatif stabil, dengan minyak curah di level Rp 21.000 per kilogram dan minyak kemasan premium Rp 20.000 per liter. Sementara itu, minyak bersubsidi dijual sekitar Rp 15.700 per liter.
Komoditas lainnya seperti gula pasir lokal Rp 18.000 per kilogram, bawang merah Rp 35.000 per kilogram, dan bawang putih Rp 30.000 per kilogram juga tidak mengalami perubahan harga.
Stabilnya harga sebagian besar bahan pokok ini menunjukkan pasokan pangan di wilayah Jambi masih terjaga, meskipun fluktuasi harga pada komoditas cabai masih terjadi akibat faktor distribusi dan ketersediaan pasokan di pasar.
- Penulis: say say



Saat ini belum ada komentar