Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Emiten Portofolio Lo Kheng Hong, ABMM Fokus Ekspansi Tambang di Aceh dan Kalteng

Emiten Portofolio Lo Kheng Hong, ABMM Fokus Ekspansi Tambang di Aceh dan Kalteng

  • account_circle say say
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Emiten holding investasi, PT ABM Investama Tbk (ABMM), menyiapkan strategi ekspansi agresif pada 2026 meskipun kinerja keuangan perseroan mengalami penurunan sepanjang 2025. Berdasarkan laporan keuangan, laba bersih ABMM tercatat sebesar US$70,61 juta atau merosot 49,33% dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai US$139,36 juta. Penurunan ini juga diikuti oleh pendapatan yang turun 13,50% secara tahunan (year on year) menjadi US$1,03 miliar.

Manajemen ABMM menyebut kondisi tersebut merupakan bagian dari dinamika industri, namun perusahaan tetap mampu menjaga fundamental bisnis melalui efisiensi operasional dan pengelolaan keuangan yang disiplin.

Pada 2026, ABMM akan mengandalkan dua proyek ekspansi utama di sektor batu bara.

Pertama, pengembangan tambang batu bara di Aceh yang telah mulai mencatatkan penjualan perdana pada Februari 2026. Proyek ini ditargetkan mampu mencapai produksi stabil untuk menopang kinerja perusahaan sepanjang tahun.

Kedua, ekspansi tambang baru di Kalimantan Tengah yang saat ini masih dalam tahap penyelesaian perizinan. Proyek tersebut ditargetkan mulai beroperasi secara komersial pada kuartal III/2026.

Selain fokus pada batu bara, ABMM juga mulai mengembangkan sumber pendapatan baru di luar sektor tambang. Perseroan akan memperluas bisnis ke sektor logistik dan pabrikasi guna memperkuat ekosistem usaha.

Strategi ini dilakukan melalui pertumbuhan non-organik atau ekspansi ke bisnis yang masih berkaitan (adjacent business), sehingga dapat menciptakan sinergi yang lebih kuat.

Manajemen menegaskan bahwa ABMM tetap berkomitmen menjalankan prinsip Good Mining Practices di seluruh lini operasional. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan bisnis di tengah tekanan industri dan fluktuasi harga komoditas.

Dengan strategi ekspansi dan diversifikasi tersebut, ABMM optimistis dapat memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain utama dalam rantai nilai industri pertambangan di Indonesia.

  • Penulis: say say

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Plus Minus Skema Restrukturisasi Utang Kereta Cepat Whoosh

    Plus Minus Skema Restrukturisasi Utang Kereta Cepat Whoosh

    • calendar_month Sen, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah dan Danantara resmi mempertimbangkan skema baru untuk menangani utang Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB) atau Whoosh. Dalam skema tersebut, pemerintah akan mengambil alih pembiayaan infrastruktur, sementara Danantara menangani operasional. Model ini disebut selaras dengan Undang-Undang Perkeretaapian, namun para ekonom mengingatkan adanya risiko besar bagi APBN. Ekonom Universitas Paramadina, Wijayanto Samirin, menjelaskan bahwa pembagian […]

  • Dana Rp83 Triliun Disiapkan untuk Koperasi Desa Merah Putih, Dukung Ekonomi dan Pembangunan Desa 2026

    Dana Rp83 Triliun Disiapkan untuk Koperasi Desa Merah Putih, Dukung Ekonomi dan Pembangunan Desa 2026

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyiapkan dana sebesar Rp83 triliun untuk mendukung pembangunan dan pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih). Dana besar ini akan menjadi salah satu pendorong utama kebangkitan ekonomi desa di tahun 2026. Direktur Sistem Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan, Subandono, menjelaskan bahwa pendanaan tersebut akan ditempatkan di perbankan nasional […]

  • Rupiah Dibuka Menguat Rp16.573 per Dolar AS

    Rupiah Dibuka Menguat Rp16.573 per Dolar AS

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah menguat pada pembukaan perdagangan Kamis (16/10/2025) pagi. Rupiah menguat sebesar 3 poin atau 0,02 persen menjadi Rp16.573 per dolar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya Rp16.576 per dolar AS. Mayoritas mata uang di kawasan Asia juga menguat terhadap dolar AS pagi ini. Baht Thailand mencatat penguatan terbesar yakni 0,38%, disusul won […]

  • Insentif Stunting Daerah Turun Drastis Usai Dipangkas Menkeu Purbaya

    Insentif Stunting Daerah Turun Drastis Usai Dipangkas Menkeu Purbaya

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memangkas alokasi dana insentif fiskal untuk daerah berprestasi dalam penurunan stunting. Jika pada tahun 2024 anggaran yang disiapkan mencapai Rp 775 miliar, pada tahun 2025 turun drastis menjadi hanya Rp 300 miliar. Kebijakan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor 330 Tahun 2025, yang diteken Purbaya pada […]

  • 54 Ribu Jemaah Umrah Indonesia Tertahan di Tanah Suci

    54 Ribu Jemaah Umrah Indonesia Tertahan di Tanah Suci

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sekitar 54.000 jemaah umrah asal Indonesia yang saat ini berada di Tanah Suci berpotensi mengalami keterlambatan kepulangan akibat meningkatnya konflik di kawasan Timur Tengah. Ketegangan antara Iran dengan Israel yang didukung Amerika Serikat dilaporkan berdampak pada aktivitas penerbangan di sejumlah wilayah udara kawasan tersebut. Sekretaris Jenderal Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Anggawira meminta […]

  • Perdagangan Ditutup, IHSG Turun 0,44% ke Level 8.671

    Perdagangan Ditutup, IHSG Turun 0,44% ke Level 8.671

    • calendar_month Sel, 9 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 38,72 poin atau 0,44% ke 8.671,97 pada akhir perdagangan sesi pertama hari ini, Selasa (9/12/2025). Sebanyak 244 saham naik, 407 saham turun dan 149 saham stagnan. Hanya tiga indeks sektoral yang selamat ke zona hijau. Sedangkan delapan indeks sektoral lainnya tergelincir ke zona merah, mengikuti pelemahan […]

expand_less