Senin, 6 Jul 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Emiten Portofolio Lo Kheng Hong, ABMM Fokus Ekspansi Tambang di Aceh dan Kalteng

Emiten Portofolio Lo Kheng Hong, ABMM Fokus Ekspansi Tambang di Aceh dan Kalteng

  • account_circle say say
  • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Emiten holding investasi, PT ABM Investama Tbk (ABMM), menyiapkan strategi ekspansi agresif pada 2026 meskipun kinerja keuangan perseroan mengalami penurunan sepanjang 2025. Berdasarkan laporan keuangan, laba bersih ABMM tercatat sebesar US$70,61 juta atau merosot 49,33% dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai US$139,36 juta. Penurunan ini juga diikuti oleh pendapatan yang turun 13,50% secara tahunan (year on year) menjadi US$1,03 miliar.

Manajemen ABMM menyebut kondisi tersebut merupakan bagian dari dinamika industri, namun perusahaan tetap mampu menjaga fundamental bisnis melalui efisiensi operasional dan pengelolaan keuangan yang disiplin.

Pada 2026, ABMM akan mengandalkan dua proyek ekspansi utama di sektor batu bara.

Pertama, pengembangan tambang batu bara di Aceh yang telah mulai mencatatkan penjualan perdana pada Februari 2026. Proyek ini ditargetkan mampu mencapai produksi stabil untuk menopang kinerja perusahaan sepanjang tahun.

Kedua, ekspansi tambang baru di Kalimantan Tengah yang saat ini masih dalam tahap penyelesaian perizinan. Proyek tersebut ditargetkan mulai beroperasi secara komersial pada kuartal III/2026.

Selain fokus pada batu bara, ABMM juga mulai mengembangkan sumber pendapatan baru di luar sektor tambang. Perseroan akan memperluas bisnis ke sektor logistik dan pabrikasi guna memperkuat ekosistem usaha.

Strategi ini dilakukan melalui pertumbuhan non-organik atau ekspansi ke bisnis yang masih berkaitan (adjacent business), sehingga dapat menciptakan sinergi yang lebih kuat.

Manajemen menegaskan bahwa ABMM tetap berkomitmen menjalankan prinsip Good Mining Practices di seluruh lini operasional. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan bisnis di tengah tekanan industri dan fluktuasi harga komoditas.

Dengan strategi ekspansi dan diversifikasi tersebut, ABMM optimistis dapat memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain utama dalam rantai nilai industri pertambangan di Indonesia.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Uzbekistan Resmi Gabung Bank BRICS, Siapkan Proyek Jumbo Rp79,7 Triliun

    Uzbekistan Resmi Gabung Bank BRICS, Siapkan Proyek Jumbo Rp79,7 Triliun

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Uzbekistan resmi memperkuat langkah ekonominya di panggung internasional. Presiden Shavkat Mirziyoyev menandatangani undang-undang terkait keikutsertaan negara tersebut dalam New Development Bank atau NDB. Penandatanganan aturan itu diumumkan melalui dokumen yang dipublikasikan dalam situs basis data legislasi nasional Uzbekistan pada Jumat (22/5/2026). “Bergabung dengan perjanjian mengenai Bank Pembangunan Baru (Fortaleza, 2 Juli 2014),” […]

  • BMKG: Kota Jambi  Akan Terjadi Hujan Ringan Disertai Petir 

    BMKG: Kota Jambi  Akan Terjadi Hujan Ringan Disertai Petir 

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di Provinsi Jambi pada Jumat (24/10/2025) didominasi oleh kondisi berawan, dengan potensi hujan ringan hingga disertai petir di beberapa wilayah. Suhu udara harian berada di kisaran 21 hingga 33 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan relatif cukup tinggi, yaitu 50 hingga 99 persen. Secara umum, cuaca […]

  • Ekonomi Jepang Anjlok 0,4% di Q3 2025, Tertekan Tarif Dagang AS

    Ekonomi Jepang Anjlok 0,4% di Q3 2025, Tertekan Tarif Dagang AS

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ekonomi Jepang tercatat mengalami kontraksi 0,4% pada kuartal III 2025. Data terbaru yang dirilis Senin (17/11/2025) menunjukkan aktivitas ekonomi Negeri Sakura melemah dalam periode Juli–September, setelah sebelumnya tumbuh 0,6% pada kuartal II. Meski kontraksi tersebut lebih baik dari proyeksi pasar sebesar minus 0,6%, ini menjadi penurunan pertama sejak awal 2024. Pelemahan terbesar datang […]

  • Rupiah Melemah 1 Poin Menjadi Rp16.582 per Dolar AS

    Rupiah Melemah 1 Poin Menjadi Rp16.582 per Dolar AS

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah dibuka melemah pada pembukaan perdagangan Jumat (17/10/2025). Rupiah melemah sebesar 1 poin atau 0,01 persen menjadi Rp16.582 per dolar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya Rp16.581 per dolar AS. Sementara mata uang Asia lainnya dibuka bervariasi pagi ini. Yen Jepang menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,11%. […]

  • Pemkot Jambi Gaspol Transformasi SPBE ke Pemerintah Digital

    Pemkot Jambi Gaspol Transformasi SPBE ke Pemerintah Digital

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Kota Jambi mulai mempercepat transformasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) menuju konsep Pemerintah Digital (Pemdi). Langkah ini ditandai dengan sosialisasi transformasi digital yang digelar di Aula Bapperida Kota Jambi, Kamis, 16 April 2026. Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, mengatakan perubahan ini bukan sekadar digitalisasi administratif, tetapi upaya membangun sistem pemerintahan […]

  • LPS Soroti Kredit Perbankan Seret Meski DPK Tumbuh Dua Digit Sepanjang 2025

    LPS Soroti Kredit Perbankan Seret Meski DPK Tumbuh Dua Digit Sepanjang 2025

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menyoroti perlambatan pertumbuhan kredit perbankan di tengah lonjakan dana pihak ketiga (DPK) yang tumbuh dua digit sepanjang 2025. Ketua Dewan Komisioner LPS, Anggito Abimanyu, mengatakan pertumbuhan simpanan masyarakat tercatat di atas 10 persen. Kondisi ini menunjukkan kemampuan menabung masyarakat masih relatif kuat. “Kalau kita lihat 2025, pertumbuhan dana pihak […]

expand_less