Harga Minyak Dunia Makin Mendidih, Tembus US$105 AS per Barel
- account_circle say say
- calendar_month 7 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Harga minyak mentah terus melanjutkan kenaikan hingga tembus US$105 per barel pada Senin (16/3) di tengah berlarutnya perang Iran melawan AS- Israel. (Foto: AFP/ATTA KENARE)
JAMBISNIS.COM – Harga minyak dunia kembali melonjak pada Senin (16/3/2026) seiring meningkatnya ketegangan konflik antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel. Lonjakan tersebut mendorong harga minyak mentah global menembus level 105 dollar AS per barel.
Kontrak berjangka minyak mentah Brent tercatat naik 2,01 dollar AS atau sekitar 1,95 persen menjadi 105,15 dollar AS per barel. Sementara itu, minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) dari Amerika Serikat meningkat 1,61 dollar AS atau 1,63 persen menjadi 100,32 dollar AS per barel.
Kenaikan harga tersebut dipicu meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap gangguan pasokan minyak global akibat konflik yang terus berlangsung di kawasan Timur Tengah.
Salah satu faktor utama adalah terganggunya jalur pelayaran di Selat Hormuz, jalur strategis yang menghubungkan Teluk Persia dengan Laut Arab. Sekitar seperlima perdagangan minyak dunia diketahui melewati jalur tersebut.
Ketegangan meningkat setelah Amerika Serikat melancarkan serangan terhadap target militer Iran di Pulau Kharg, lokasi yang menjadi pusat ekspor minyak utama Iran.
Pulau tersebut selama ini menangani sekitar 90 persen ekspor minyak mentah Iran sebelum dikirim ke berbagai negara pembeli.
Serangan itu kemudian direspons Iran dengan meningkatkan tekanan terhadap jalur energi di kawasan. Laporan menyebutkan drone Iran menyerang terminal minyak di Fujairah, Uni Emirat Arab, yang merupakan salah satu titik ekspor minyak penting di luar Selat Hormuz.
Di tengah eskalasi konflik, lembaga energi global International Energy Agency (IEA) mengumumkan rencana pelepasan lebih dari 400 juta barel cadangan minyak ke pasar internasional.
- Penulis: say say


Saat ini belum ada komentar