Benjamin Netanyahu Muncul Santai di Kedai Kopi: “Mau Hitung Jari Saya?”
- account_circle say say
- calendar_month 3 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, terlihat santai membeli kopi di sebuah kedai.
JAMBISNIS.COM – Perdana Menteri Benjamin Netanyahu akhirnya muncul ke publik setelah beredar rumor di media sosial yang menyebut dirinya tewas akibat serangan Iran. Dalam video yang diunggah di akun media sosial X miliknya, Netanyahu terlihat santai membeli kopi di sebuah kedai. Video berdurasi sekitar satu menit itu sekaligus menjadi bantahan langsung terhadap kabar yang menyebut dirinya meninggal dunia.
“Saya ngidam kopi,” ujar Netanyahu dalam bahasa Ibrani dalam video tersebut.
Dalam rekaman itu, Netanyahu juga sempat menanggapi tudingan bahwa video dirinya sebelumnya merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI). Ia bahkan bercanda dengan menunjukkan kedua tangannya.
“Apakah kalian ingin menghitung jumlah jari saya?” kata Netanyahu sambil tersenyum dan memperlihatkan lima jari di masing-masing tangan.
Ia kemudian mengangkat gelas kopi dan mengucapkan “Cheers!” kepada para penonton video tersebut.
Rumor mengenai kematian Netanyahu sebelumnya ramai beredar di media sosial setelah muncul sejumlah foto yang menunjukkan dirinya terluka akibat serangan. Namun foto-foto tersebut diduga merupakan hasil manipulasi teknologi kecerdasan buatan.
Spekulasi tersebut semakin berkembang setelah sebuah video pidato Netanyahu yang diunggah pada 13 Maret memicu kecurigaan warganet. Dalam video berlatar biru itu, salah satu tangan Netanyahu terlihat memiliki enam jari, sehingga banyak yang menduga rekaman tersebut merupakan produk AI.
Pemerintah Israel sendiri telah beberapa kali membantah rumor tersebut kepada media internasional. Meski demikian, kabar kematian Netanyahu terus menyebar luas di tengah memanasnya konflik antara Israel, Iran, dan sekutunya.
Dalam video terbarunya, Netanyahu juga menyinggung situasi perang yang masih berlangsung. Ia mengatakan Israel masih mampu mengendalikan situasi keamanan di dalam negeri.
“Kami sedang melakukan hal-hal yang belum bisa saya bagikan saat ini, tetapi kami menyerang Iran dengan sangat keras, dan juga Lebanon,” ujar Netanyahu.
- Penulis: say say


Saat ini belum ada komentar