Rabu, 22 Apr 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Kenaikan Harga Minyak Dunia Berpotensi Menambah Beban APBN

Kenaikan Harga Minyak Dunia Berpotensi Menambah Beban APBN

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kam, 5 Mar 2026
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Wakil Menteri Keuangan Juda Agung menyatakan kenaikan harga minyak dunia berpotensi menambah tekanan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Lonjakan harga energi dipicu ketegangan geopolitik di Timur Tengah, termasuk konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

Menurut Juda, setiap kenaikan harga minyak mentah acuan Indonesia atau Indonesia Crude Price (ICP) sebesar satu dolar Amerika Serikat dapat menambah defisit APBN sekitar Rp6,8 triliun.

“Di nota keuangan sudah ada sensitivity analysis. Kenaikan satu dolar ICP berdampak pada kenaikan defisit sekitar Rp6,8 triliun,” kata Juda dalam forum ekonomi di Jakarta, Rabu, 4 Maret 2026.

Selain harga minyak, tekanan terhadap APBN juga dapat berasal dari pelemahan nilai tukar rupiah dan kenaikan imbal hasil surat utang pemerintah. Juda menyebut pelemahan rupiah sebesar Rp100 terhadap dolar AS berpotensi menambah defisit sekitar Rp800 miliar. Sementara kenaikan yield sebesar 0,1 persen dapat menambah beban sekitar Rp1,9 triliun.

Pemerintah, kata Juda, telah melakukan uji ketahanan fiskal terhadap sejumlah skenario ekonomi. Hasil simulasi menunjukkan defisit APBN masih dapat dijaga di bawah batas 3 persen terhadap produk domestik bruto.

“Kalau harga minyak sampai di atas 100 sampai 150 dolar per barel, tentu dampaknya signifikan terhadap APBN,” ujarnya.

Saat ini harga minyak global masih berada pada kisaran 70–72 dolar per barel. Dalam rentang tersebut, menurut pemerintah, target defisit dan pertumbuhan ekonomi masih sesuai dengan asumsi dalam APBN.

Sementara itu anggota Dewan Ekonomi Nasional, Septian Hario Seto, mengatakan kenaikan harga minyak masih perlu dipantau dalam beberapa waktu ke depan.

Ia menilai eskalasi konflik di Timur Tengah dapat mendorong harga energi kembali naik, terutama jika jalur perdagangan minyak terganggu.

Salah satu risiko yang diperhatikan adalah kemungkinan penutupan Selat Hormuz, jalur utama pengiriman minyak dari kawasan Teluk ke pasar global. Menurut Seto, gangguan terhadap jalur tersebut tidak hanya berdampak pada harga energi, tetapi juga dapat meningkatkan biaya logistik dan perdagangan internasional.

“Kita lihat beberapa hari ke depan apakah kenaikannya bersifat sementara atau berlanjut,” kata Seto.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Melesat! Harga Emas Antam Hari Ini Dibanderol  Rp2.470.000 per Gram

    Melesat! Harga Emas Antam Hari Ini Dibanderol  Rp2.470.000 per Gram

    • calendar_month Rab, 17 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas produksi Antam melesat pada perdagangan hari ini, Rabu (17/12/2025). Kini emas Antam sudah dibanderol Rp2.470.000 per gram. Harga emas Antam itu naik Rp 6.000 jika dibandingkan dengan harga sebelumnya yang berada di level Rp2.464.000 per gram. Adanya kenaikan harga yang terjadi membuat harga beli kembali (buyback) emas Antam juga meningkat menjadi […]

  • Harga Sembako di Pasar Rakyat Kasang Jambi Stabil, Beras hingga Cabai Tak Alami Kenaikan

    Harga Sembako di Pasar Rakyat Kasang Jambi Stabil, Beras hingga Cabai Tak Alami Kenaikan

    • calendar_month Sel, 25 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Harga kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Kasang, Kota Jambi, terpantau stabil berdasarkan pembaruan data per 25 November 2025. Tidak ada komoditas yang mengalami kenaikan maupun penurunan harga, termasuk bahan pangan utama seperti beras, daging, minyak goreng, dan cabai. Data ini dirilis oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi sebagai bagian dari pemantauan rutin […]

  • BPS: Pekerja Informal Masih Mendominasi, Proporsi Buruh dan Pegawai Turun pada Agustus 2025

    BPS: Pekerja Informal Masih Mendominasi, Proporsi Buruh dan Pegawai Turun pada Agustus 2025

    • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa pekerja informal masih mendominasi pasar tenaga kerja nasional, meski terjadi peningkatan jumlah tenaga kerja formal hingga Agustus 2025. Dalam laporan terbaru Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Agustus 2025, BPS mencatat jumlah penduduk bekerja di Indonesia mencapai 146,54 juta orang. Dari total tersebut, 38,74 persen bekerja sebagai buruh, […]

  • Utang Indonesia Capai Rp 9.138 Triliun, Menkeu Purbaya Pastikan Masih Aman dan Terkendali

    Utang Indonesia Capai Rp 9.138 Triliun, Menkeu Purbaya Pastikan Masih Aman dan Terkendali

    • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan posisi utang Indonesia yang mencapai Rp 9.138,05 triliun atau setara 39,86% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) masih dalam kategori aman dan terkendali. Dalam kegiatan Sarasehan 100 Ekonom Indonesia di Jakarta, Selasa (28/10/2025), Purbaya menjelaskan bahwa lembaga pemeringkat internasional menilai kesehatan fiskal suatu negara berdasarkan dua indikator […]

  • APVINDO: Regulasi Vape Harus Transparan, Lindungi UMKM dan Pekerja Rokok Elektrik

    APVINDO: Regulasi Vape Harus Transparan, Lindungi UMKM dan Pekerja Rokok Elektrik

    • calendar_month Jum, 6 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Asosiasi Pekerja Vape Indonesia (APVINDO) menegaskan, regulasi rokok elektrik atau vape harus lahir dari kajian ilmiah yang mendalam dan analisis ekonomi menyeluruh. Kebijakan yang terburu-buru berisiko merugikan industri legal sekaligus jutaan pekerja yang menggantungkan hidup pada sektor ini. Ketua APVINDO, Agung Prasojo, menjelaskan, organisasi mereka tidak menolak adanya aturan. Namun, setiap regulasi wajib […]

  • Naik Lagi, Harga Emas Antam Jadi Rp2.415.000 per Gram Hari Ini

    Naik Lagi, Harga Emas Antam Jadi Rp2.415.000 per Gram Hari Ini

    • calendar_month Sen, 1 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Awal pekan yang bagus bagi perdagangan emas Antam. Kini harga emas Antam naik lagi sebesar Rp2.000 menjadi Rp2.415.000 per gram. Paling murah emas Antam dibanderol Rp1,25 juta. Sementara itu, yang paling mahal Rp2,35 miliar. Adanya kenaikan harga meski tipis telah membuat harga beli kembali (buyback) emas Antam ikut menguat menjadi Rp2.276.000 per gram. […]

expand_less