Jumat, 11 Sep 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Surplus Neraca Dagang Indonesia Januari 2026 Turun Jadi US$950 Juta, Ekspor Naik 3,39%

Surplus Neraca Dagang Indonesia Januari 2026 Turun Jadi US$950 Juta, Ekspor Naik 3,39%

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan surplus neraca perdagangan Indonesia pada Januari 2026 sebesar US$950 juta. Angka ini lebih rendah dibandingkan Desember 2025 yang mencatat surplus US$2,51 miliar. Deputi Bidang Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, mengatakan surplus tersebut memperpanjang tren positif neraca perdagangan Indonesia yang telah berlangsung selama 69 bulan berturut-turut sejak Mei 2020.

“Neraca perdagangan Indonesia telah mencatatkan surplus tersebut ini selama 69 bulan berturut-turut sejak Mei 2020,” ujar Ateng dalam konferensi pers, Senin (2/3/2026).

Ekspor Indonesia Januari 2026 Naik 3,39%

Total ekspor Indonesia pada Januari 2026 tercatat US$22,16 miliar, naik 3,39 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar US$21,43 miliar.

Berdasarkan sektor:

  • Industri pengolahan: US$18,51 miliar (naik 8,19% yoy)
  • Pertambangan dan lainnya: US$2,32 miliar (turun 14,59% yoy)
  • Pertanian, kehutanan, dan perikanan: US$440 juta (turun 20,36% yoy)

Kenaikan ekspor terutama ditopang oleh sektor industri pengolahan, meski sektor pertambangan dan pertanian mengalami kontraksi.

Impor Indonesia Melonjak 18,21%

Di sisi lain, impor Indonesia Januari 2026 tercatat US$21,20 miliar, naik signifikan 18,21 persen dibandingkan Januari 2025 sebesar US$17,94 miliar.

Rinciannya:

  • Impor migas: US$3,17 miliar
  • Impor nonmigas: US$18,04 miliar

Berdasarkan penggunaan:

  • Barang konsumsi: US$1,84 miliar (naik 11,81% yoy)
  • Bahan baku/penolong: US$14,88 miliar (naik 14,67% yoy)
  •  Barang modal: US$4,49 miliar (naik 35,23% yoy)

Lonjakan impor barang modal menunjukkan peningkatan aktivitas investasi dan produksi domestik di awal tahun.

Surplus Tetap Terjaga Meski Melambat

Meski surplus neraca dagang Januari 2026 lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya, kinerja ekspor yang tetap tumbuh membuat neraca perdagangan Indonesia tetap positif.

Kondisi ini menjadi indikator stabilitas eksternal ekonomi Indonesia, meskipun tantangan global seperti perlambatan ekonomi dunia dan ketegangan geopolitik masih membayangi perdagangan internasional.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • RUPSLB Pertamina Geothermal (PGEO) Tunjuk Ahmad Yani sebagai Direktur Utama Baru

    RUPSLB Pertamina Geothermal (PGEO) Tunjuk Ahmad Yani sebagai Direktur Utama Baru

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGEO) merombak jajaran pimpinan perusahaan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar di Jakarta, Senin (20/1/2026). Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyepakati penunjukan Ahmad Yani sebagai Direktur Utama menggantikan Julfi Hadi yang mengundurkan diri sejak November 2025. Penunjukan Ahmad Yani dinilai sebagai langkah strategis untuk […]

  • Layanan Apa Saja yang Bisa Diurus di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Terdekat? Simak Daftar Lengkapnya

    Layanan Apa Saja yang Bisa Diurus di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Terdekat? Simak Daftar Lengkapnya

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBI, JAMBISNIS – Banyak masyarakat yang mengira bahwa Kantor BPJS Ketenagakerjaan Terdekat hanya melayani pencairan Jaminan Hari Tua (JHT). Padahal, terdapat berbagai layanan lain yang dapat diakses peserta maupun calon peserta BPJS Ketenagakerjaan. Mengetahui jenis layanan yang tersedia di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Terdekat sangat penting agar masyarakat dapat memanfaatkan program perlindungan sosial ketenagakerjaan secara maksimal. […]

  • Heroik! Main 10 Orang, Inggris Singkirkan Meksiko

    Heroik! Main 10 Orang, Inggris Singkirkan Meksiko

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Timnas Inggris menunjukkan mental juara. Bermain dengan 10 orang sejak awal babak kedua, The Three Lions tetap mampu menumbangkan tuan rumah Meksiko dengan skor dramatis 3-2 pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Azteca, Senin (6/7/2026) WIB. Kemenangan tersebut mengantar pasukan Thomas Tuchel melangkah ke perempat final. Di babak delapan besar, […]

  • BRI Tawarkan Cashback Rp1 Juta untuk Transaksi Luar Negeri Pakai Kartu Kredit

    BRI Tawarkan Cashback Rp1 Juta untuk Transaksi Luar Negeri Pakai Kartu Kredit

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Rakyat Indonesia (BRI) menghadirkan promo kartu kredit bagi nasabah yang bertransaksi di luar negeri, dengan penawaran cashback hingga Rp1 juta serta fasilitas cicilan bunga 0 persen. Program ini berlaku mulai 9 April hingga 31 Mei 2026 dan ditujukan bagi pemegang kartu kredit BRI, khususnya segmen premium. Nasabah dapat memperoleh cashback dengan syarat […]

  • Investasi Kota Jambi Tembus Rp 1,32 Triliun, Ekonomi Tumbuh 5,13 Persen 

    Investasi Kota Jambi Tembus Rp 1,32 Triliun, Ekonomi Tumbuh 5,13 Persen 

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kota Jambi menunjukkan tren positif sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di Sumatera. Sepanjang tahun 2025, nilai investasi yang masuk ke daerah ini mencapai Rp 1,32 triliun. Selain itu, dukungan pembiayaan pembangunan juga tercatat cukup besar, yakni menembus Rp 1,96 triliun. Wali Kota Jambi, Maulana, mengatakan capaian tersebut menjadi indikator meningkatnya kepercayaan dunia […]

  • Ekonomi Jepang Anjlok 0,4% di Q3 2025, Tertekan Tarif Dagang AS

    Ekonomi Jepang Anjlok 0,4% di Q3 2025, Tertekan Tarif Dagang AS

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ekonomi Jepang tercatat mengalami kontraksi 0,4% pada kuartal III 2025. Data terbaru yang dirilis Senin (17/11/2025) menunjukkan aktivitas ekonomi Negeri Sakura melemah dalam periode Juli–September, setelah sebelumnya tumbuh 0,6% pada kuartal II. Meski kontraksi tersebut lebih baik dari proyeksi pasar sebesar minus 0,6%, ini menjadi penurunan pertama sejak awal 2024. Pelemahan terbesar datang […]

expand_less