Selasa, 21 Apr 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Iran Serang Kapal Tanker di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Terancam Meledak dan Ekonomi Global Bergejolak

Iran Serang Kapal Tanker di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Terancam Meledak dan Ekonomi Global Bergejolak

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Sen, 2 Mar 2026
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Situasi Timur Tengah kian memanas setelah Iran mulai menyerang kapal-kapal tanker minyak yang melintas di Selat Hormuz. Serangan ini memicu kekhawatiran serius terhadap lonjakan harga minyak dunia dan potensi guncangan ekonomi global.

Militer Iran pada Minggu (1/3/2026) mengonfirmasi telah menyerang kapal tanker yang disebut melanggar larangan melintas di Selat Hormuz. Kapal tanker berbendera Palau, SKYLIGHT, dilaporkan terbakar dan mengalami kerusakan berat. Empat awak luka-luka dan seluruh 20 kru telah dievakuasi oleh otoritas Oman.

Langkah agresif ini terjadi setelah serangan udara gabungan yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel pada Sabtu (28/2/2026), yang dilaporkan menewaskan sejumlah pejabat tinggi Iran, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Selat Hormuz bukan jalur biasa. Sekitar 20 persen pasokan minyak global melewati perairan sempit ini setiap hari. Ketika Iran menutup atau mengganggu jalur tersebut, pasar energi global langsung bereaksi keras.

Analis energi memperingatkan bahwa jika eskalasi terus berlanjut, harga minyak mentah berpotensi melonjak tajam dalam hitungan hari. Lonjakan ini bisa mendorong harga BBM global naik, memicu inflasi baru di berbagai negara, dan memperlambat pemulihan ekonomi dunia.

“Setiap gangguan di Selat Hormuz selalu berdampak sistemik. Ini bukan sekadar konflik regional, tapi ancaman langsung bagi stabilitas energi global,” ujar seorang analis pasar komoditas.

Kenaikan harga minyak biasanya berdampak berantai:

  • Biaya produksi industri meningkat
  • Tarif transportasi dan logistik melonjak
  • Harga pangan ikut terdorong naik
  • Inflasi kembali menekan daya beli masyarakat

Negara-negara importir minyak terbesar di Asia dan Eropa diperkirakan akan merasakan dampak paling cepat. Pasar saham di kawasan Asia dilaporkan mulai bergerak volatil sejak kabar serangan mencuat.

Jika konflik antara Iran, AS, dan Israel meluas, investor global berpotensi beralih ke aset aman seperti emas dan dolar AS, yang bisa memperlemah mata uang negara berkembang.

Sejumlah ekonom memperingatkan bahwa eskalasi berkepanjangan bisa menjadi “shock” baru bagi ekonomi dunia yang masih rapuh. Dunia sebelumnya sudah dihantam krisis rantai pasok, inflasi tinggi, dan perlambatan pertumbuhan di sejumlah negara besar. Apabila harga minyak melonjak ekstrem dan distribusi energi terganggu dalam waktu lama, risiko resesi global kembali terbuka.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Usai Terus Rekor, Harga Emas Antam Merosot Jadi Rp2.294.000 per Gram

    Usai Terus Rekor, Harga Emas Antam Merosot Jadi Rp2.294.000 per Gram

    • calendar_month Jum, 10 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Setelah terus mencetak rekor termahal selama lima hari beruntun, harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk. (Antam) akhirnya turun juga. Pada perdagangan hari ini, Jumat (10/10/2025), harga emas Antam turun Rp9.000 menjadi Rp2.294.000 per gram. Sehari sebelumnya, Kamis (9/10), logam mulia ini sempat menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa di level Rp2.303.000 per gram. […]

  • 5 Manfaat Kunyit Putih untuk Kesehatan Tubuh dan Cara Membuat Rebusannya

    5 Manfaat Kunyit Putih untuk Kesehatan Tubuh dan Cara Membuat Rebusannya

    • calendar_month Kam, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kunyit putih bukan sekadar bumbu dapur, tapi juga obat herbal ampuh untuk kesehatan. Dari melancarkan pencernaan hingga membantu menurunkan berat badan, rebusan kunyit putih dapat menjadi solusi alami bagi berbagai masalah tubuh—meski rasanya pahit, khasiatnya luar biasa. Kunyit putih atau Curcuma zedoaria adalah tanaman herbal yang kaya manfaat. Berbeda dari kunyit kuning yang […]

  • Harga Sembako di Kota Jambi Stabil, Cabe Merah Naik Tajam

    Harga Sembako di Kota Jambi Stabil, Cabe Merah Naik Tajam

    • calendar_month Sab, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga bahan pokok di sejumlah pasar tradisional Kota Jambi pada Sabtu (25/10) 2025 terpantau relatif stabil, meski beberapa komoditas pangan mengalami kenaikan signifikan, terutama cabe merah besar dan cabe merah kecil di Pasar Rakyat Kasang. Di tengah isu kenaikan harga pangan nasional, kabar baik datang dari Kota Jambi. Sebagian besar harga kebutuhan pokok […]

  • Harga Sembako Hari Cabai Turun di Talang Banjar, Daging Sapi Naik di Angso Duo

    Harga Sembako Hari Cabai Turun di Talang Banjar, Daging Sapi Naik di Angso Duo

    • calendar_month Kam, 11 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Harga sejumlah kebutuhan pokok di Kota Jambi kembali bergerak pada Kamis (11/12/2025). Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, perbedaan tren terlihat di tiga pasar pemantauan utama, yakni Pasar Rakyat Talang Banjar, Angso Duo, dan Kasang. Di Pasar Rakyat Talang Banjar, sebagian besar harga pangan tercatat stabil. Penurunan terjadi terutama pada kelompok […]

  • Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Tajam

    Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Tajam

    • calendar_month Sen, 9 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Antam anjlok tajam hari ini. Dipantau dari laman Logam Mulia, Senin (9/3/2026), harga emas Antam ambrol Rp55.000 ke level Rp3.004.000 per gram. Sebelumnya, harga emas Antam pada hari Jumat (6/3/2026) sempat melejit Rp35.000 ke level Rp3.059.000 per gram. Begitu pula untuk harga beli kembali (buyback) emas Antam kini turun menjadi Rp2.757.000 […]

  • Harga Ayam Hidup Anjlok di Awal 2026, Peternak Rakyat Jual Rugi hingga di Bawah Biaya Produksi

    Harga Ayam Hidup Anjlok di Awal 2026, Peternak Rakyat Jual Rugi hingga di Bawah Biaya Produksi

    • calendar_month Rab, 14 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga ayam hidup di tingkat peternak dilaporkan mengalami penurunan tajam sejak akhir Desember 2025 hingga pertengahan Januari 2026. Kondisi tersebut membuat peternak rakyat tertekan karena harga jual di kandang kini berada jauh di bawah biaya pokok produksi (HPP). Peternak dari Persatuan Peternak Rakyat Mandiri Indonesia (Permindo), Asep Saepudin, mengatakan harga ayam hidup di […]

expand_less