Sabtu, 25 Jul 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Menkes Budi Gunadi: Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Tak Berdampak pada Warga Miskin

Menkes Budi Gunadi: Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Tak Berdampak pada Warga Miskin

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memastikan rencana kenaikan iuran BPJS Kesehatan tidak akan berdampak pada masyarakat miskin. Budi menjelaskan, kelompok masyarakat miskin yang masuk dalam Desil 1-5 Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) tetap terlindungi karena iuran mereka ditanggung pemerintah melalui skema Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN).

“Kenaikan premi BPJS tidak ada pengaruhnya sama sekali kepada masyarakat miskin karena masyarakat miskin dibayari oleh pemerintah,” ujar Budi di Jakarta, Rabu (25/2).

Menurut dia, konsep jaminan kesehatan nasional mengedepankan prinsip gotong royong, di mana masyarakat mampu membantu pembiayaan layanan kesehatan bagi kelompok kurang mampu.

Saat ini, iuran BPJS Kesehatan kelas III tercatat sebesar Rp 42.000 per bulan. Dari jumlah tersebut, peserta membayar Rp 35.000, sementara sisanya disubsidi pemerintah.

Budi menilai, penyesuaian iuran lebih berdampak pada kelompok masyarakat menengah ke atas. Ia menekankan perlunya reformasi struktural agar keberlanjutan pembiayaan jaminan kesehatan tetap terjaga.

Di sisi lain, BPJS Kesehatan disebut masih menghadapi potensi defisit antara Rp 20 triliun hingga Rp 30 triliun. Pemerintah berencana menambal sebagian kekurangan tersebut melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp 20 triliun.

Budi mengingatkan, jika persoalan defisit tidak diatasi secara menyeluruh, dampaknya bisa dirasakan rumah sakit melalui keterlambatan pembayaran klaim yang berpotensi mengganggu operasional layanan kesehatan.

Sementara itu, sejumlah pihak mengingatkan agar wacana kenaikan iuran dikaji secara komprehensif. Pasalnya, kelompok kelas menengah, khususnya pekerja sektor informal, dinilai berada pada posisi rentan terhadap penyesuaian beban iuran.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Piala Dunia 2026 Jadi Turnamen Termahal, Biaya Nonton Tembus Ratusan Juta Rupiah

    Piala Dunia 2026 Jadi Turnamen Termahal, Biaya Nonton Tembus Ratusan Juta Rupiah

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Turnamen Piala Dunia 2026 diprediksi menjadi yang termahal sepanjang sejarah, seiring lonjakan harga tiket, akomodasi, hingga biaya perjalanan internasional yang harus ditanggung para penggemar. Ajang sepak bola yang digelar di tiga negara, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko ini menghadirkan tantangan baru bagi fans. Untuk menyaksikan langsung pertandingan fase grup saja, biaya yang […]

  • AHY Temui Prabowo Bahas Utang Kereta Cepat Whoosh

    AHY Temui Prabowo Bahas Utang Kereta Cepat Whoosh

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menghadap Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Senin (3/11/2025). Pertemuan tersebut membahas sejumlah isu strategis, salah satunya terkait penyelesaian utang proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB) atau Whoosh. AHY menyebutkan, pertemuannya dengan Presiden dilakukan untuk menyampaikan laporan perkembangan proyek dan meminta arahan terkait […]

  • Harga Emas Galeri24 dan UBS Nyaris Tembus Rp3 Juta

    Harga Emas Galeri24 dan UBS Nyaris Tembus Rp3 Juta

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas hari ini di Pegadaian mengalami kenaikan yang sangat tajam. Berdasarkan data terbaru dari laman resmi Sahabat Pegadaian, Kamis (22/1/2026), baik emas Galeri24 dan juga UBS mengalami kenaikan signifikan. Harga emas Galeri24 kini berada di level Rp2.854.000 per gram. Terjadi kenaikan sebesar Rp85.000 dari semula di angka Rp2.766.000 per gram. Untuk emas […]

  • Harga Perak Antam Turun Rp750, Terus Merosot!

    Harga Perak Antam Turun Rp750, Terus Merosot!

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak produksi Antam kembali merosot. Penurunan ini menarik perhatian investor dan pelaku pasar untuk mengevaluasi strategi investasi mereka Berdasarkan data terbaru dari laman Logam Mulia, Selasa (7/4/2026), harga perak per gram berada di angka Rp45.450. Angka ini mengalami koreksi sebesar Rp750 dibandingkan perdagangan sebelumnya di level Rp46.200 per gram. Antam menawarkan perak […]

  • Perak Antam Ngebut Lagi! Tembus Rp50 Ribu, Harga Melonjak Rp400 per Gram

    Perak Antam Ngebut Lagi! Tembus Rp50 Ribu, Harga Melonjak Rp400 per Gram

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni produksi Antam kembali melanjutkan tren penguatan pada perdagangan Jumat (22/5/2026). Kenaikan ini mendorong harga perak kembali menembus level psikologis Rp50.000 per gram. Pada perdagangan hari ini, harga perak Antam tercatat naik cukup kencang sebesar Rp400 per gram. Dengan penguatan tersebut, harga perak kini berada di level Rp50.200 per gram. Kenaikan […]

  • Rupiah Menguat Jadi Rp16.667 per Dolar AS

    Rupiah Menguat Jadi Rp16.667 per Dolar AS

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah menguat pada awal perdagangan pagi ini, Selasa (25/11/2025). Rupiah dibuka menguat 32 poin atau 0,19 persen menjadi Rp16.667 per dolar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya Rp16.699 per dolar AS. Pergerakan rupiah sejalan dengan hampir seluruh mata uang di Asia. Ringgit Malaysia menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah […]

expand_less