Sabtu, 27 Jun 2026
light_mode
Beranda » Properti » Daftar Proyek Strategis Nasional Berubah, PIK 2 Dicoret

Daftar Proyek Strategis Nasional Berubah, PIK 2 Dicoret

  • account_circle -
  • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pemerintah menghapus Proyek Pengembangan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 Tropical Coastland dari daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) terbaru. Hal itu tercantum dalam Peraturan Menteri Koordinator (Permenko) Bidang Perekonomian Nomor 16 Tahun 2025 Tentang Perubahan Kedelapan Atas Permenko Bidang Perekonomian Nomor 7 Tahun 2021 Tentang Proyek Strategis Nasional, yang diteken Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada 24 September 2025.

Sebelumnya, Proyek PIK 2 Tropical Coastland masuk daftar PSN di dalam Permenko Bidang Perekonomian Nomor 12 Tahun 2024 Tentang Perubahan Keenam Atas Permenko Bidang Perekonomian Nomor 7 Tahun 2021 Tentang Proyek Strategis Nasional.

Dikutip dari Kompas.com, dalam Permenko Bidang Perekonomian 16/2025, pemerintah menetapkan sebanyak 226 PSN dan 25 Program Strategis Nasional. Namun, Proyek PIK 2 Tropical Coastland tak lagi tercantum di daftar PSN terbaru tersebut.

Bukan hanya Proyek PIK 2 Tropical Coastland, terdapat dua PSN yang sebelumnya tercantum di Permenko Bidang Perekonomian 12/2024 kini telah dicoret pemerintah, yakni: Kawasan Pengembangan Pangan dan Energi Merauke di Provinsi Papua Selatan Program Pembangunan Instalasi Pengolah Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL).

Tropical Coastland adalah proyek yang lokasinya masuk dalam wilayah pengembangan PIK 2. Sehingga bukan berarti seluruh kawasan PIK 2. Proyek ini diusung oleh duet perusahaan Agung Sedayu Group milik Sugianto Kusuma (Aguan) dan Salim Group milik Anthony Salim. Tropical Coastland merupakan pengembangan wilayah dengan luas lebih kurang 1.756 hektar sebagai destinasi pariwisata baru yang berbasis hijau guna meningkatkan attractiveness bagi wisatawan.

Destinasi pariwisata ini juga didesain untuk mengakomodasi Kawasan Wisata Mangrove yang merupakan mekanisme pengamanan pesisir secara alami. Proyek dengan nilai investasi sekitar Rp 65 triliun ini diharapkan dapat menyerap sekitar 6.235 tenaga kerja langsung dan 13.550 tenaga kerja sebagai efek pengganda. Apalagi, Kawasan PIK 2 nantinya akan terhubung dengan Jalan Tol Kamal-Teluknaga-Rajeg yang telah mulai digarap pada tahun 2023 lalu.

Proyek Pengembangan Green Area dan Eco-City ini awalnya didukung secara langsung oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif kala itu, dengan pertimbangan lokasi yang diusulkan sangat strategis karena berdekatan dengan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Kepulauan Seribu dan Kota Tua-Sunda Kelapa.

Sehingga dinilai dapat membuka peluang usaha dan investasi, serta menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat di Provinsi Banten dan sekitarnya. Lebih jauh, pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di Kawasan PIK 2 Tropical Coastland dibiayai dengan dana bersumber non-APBN, serta komitmen dari Badan Usaha Pengusul untuk melakukan pembangunan secara bertahap.(*)

  • Penulis: -

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Perbedaan Balkon dan Teras, Harus Tahunya!

    Ini Perbedaan Balkon dan Teras, Harus Tahunya!

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pada banyak hunian modern, balkon dan teras kerap dianggap sebagai elemen serupa yaitu ruang kecil di luar bangunan yang menjadi tempat menikmati udara segar. Padahal, keduanya memiliki karakter, fungsi, dan pengalaman ruang yang berbeda. Perbedaan ini bukan sekadar istilah, tetapi menyangkut posisi dalam struktur bangunan, skala ruang, hingga cara penghuni berinteraksi dengan lingkungan […]

  • Pemerintah Siapkan Bea Keluar Batu Bara 2026, Pengusaha Mulai Ribut

    Pemerintah Siapkan Bea Keluar Batu Bara 2026, Pengusaha Mulai Ribut

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah sedang membahas rencana pengenaan bea keluar (export duty) untuk komoditas batu bara yang ditargetkan mulai berlaku pada 2026. Purbaya mengakui kebijakan ini hampir pasti mendapat penolakan dari pelaku usaha. Purbaya belum mengungkap detail tarif maupun mekanisme pungutannya. Namun ia menegaskan bahwa pembahasan sudah berjalan dan implementasinya […]

  • 6 Ruas Tol Trans Sumatera Gratis, Jakarta-Palembang Hanya 8 Jam di Mudik 2026

    6 Ruas Tol Trans Sumatera Gratis, Jakarta-Palembang Hanya 8 Jam di Mudik 2026

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menjelang mudik Lebaran 2026, PT Hutama Karya (Persero) memastikan enam ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) bisa dilintasi tanpa tarif, termasuk jalur fungsional untuk memperlancar arus pemudik. Dengan kehadiran tol ini, perjalanan dari Jakarta ke Palembang kini hanya memakan waktu sekitar 8 jam, termasuk penyeberangan Merak-Bakauheni. Enam ruas tol gratis tersebut meliputi: Betung–Tempino–Jambi […]

  • Harga Perak Antam Melesat Tinggi, Cek Disini!

    Harga Perak Antam Melesat Tinggi, Cek Disini!

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak produksi Antam kembali menunjukkan pergerakan positif hari ini. Berdasarkan data terbaru dari laman Logam Mulia pada Selasa (14/4/2026), harga perak Antam melesat tinggi sebesar Rp1.100. Kini harga perak Antam menjadi Rp48.150 per gram. Kenaikan ini terjadi setelah pada perdagangan sebelumnya, harga perak Antam berada di angka Rp47.050 per gram. Perak terus […]

  • Rupiah Dinilai Undervalued, Bank Indonesia Yakin Fundamental Ekonomi RI Masih Kuat

    Rupiah Dinilai Undervalued, Bank Indonesia Yakin Fundamental Ekonomi RI Masih Kuat

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Indonesia (BI) menilai nilai tukar rupiah saat ini belum mencerminkan kondisi fundamental ekonomi nasional. Otoritas moneter menyebut posisi rupiah masih berada di bawah nilai wajarnya atau undervalued di tengah tekanan global yang meningkat. Gubernur BI, Perry Warjiyo, menegaskan bahwa kekuatan ekonomi domestik sejatinya cukup solid untuk menopang penguatan rupiah. Stabilitas makroekonomi, inflasi […]

  • Prabowo Siapkan Stimulus Ekonomi Akhir 2025, Termasuk Diskon Transportasi Nataru

    Prabowo Siapkan Stimulus Ekonomi Akhir 2025, Termasuk Diskon Transportasi Nataru

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto telah menyetujui sejumlah stimulus ekonomi yang segera diberikan kepada masyarakat menjelang akhir 2025. Deretan stimulus ekonomi tersebut bakal diumumkan pekan ini, di antaranya diskon besar transportasi pada masa Natal dan Tahun Baru (Nataru). Hal ini disampaikan oleh Seskab Teddy Indra Wijaya setelah mendampingi Presiden Prabowo dalam rapat terbatas dengan sejumlah […]

expand_less