Senin, 24 Agu 2026
light_mode
Beranda » Kuliner » Mengapa Berbuka Puasa Dianjurkan dengan Makanan Manis? Ini Penjelasan Medis Dokter

Mengapa Berbuka Puasa Dianjurkan dengan Makanan Manis? Ini Penjelasan Medis Dokter

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Anjuran berbuka puasa dengan makanan manis bukan sekadar tradisi turun-temurun. Secara medis, kebiasaan tersebut memiliki dasar ilmiah yang berkaitan dengan kondisi tubuh setelah berpuasa seharian.

Kepala Departemen Kedokteran Islam dan Kemuhammadiyahan Fakultas Kedokteran Universitas Ahmad Dahlan, dr. Agus Sukaca, M.Kes, menjelaskan bahwa setelah lebih dari 13 jam tidak makan dan minum, tubuh mengalami penurunan cadangan energi secara signifikan.

Menurut dia, kunci utama saat berbuka puasa adalah memilih asupan yang dapat dengan cepat diserap dan diolah menjadi energi.

“Nabi menganjurkan kurma karena buah ini mengandung glukosa sederhana. Begitu dikonsumsi, ia sangat cepat dikonversi oleh tubuh menjadi energi,” ujar dr. Agus.

Glukosa sederhana yang terdapat dalam kurma mampu langsung masuk ke sistem metabolisme tanpa melalui proses pemecahan yang rumit. Karena itu, tubuh yang sebelumnya terasa lemas dapat kembali bertenaga dalam waktu relatif singkat.

Sebaliknya, ia menilai kebiasaan langsung mengonsumsi makanan berat seperti nasi saat azan Maghrib berkumandang kurang tepat secara medis. Nasi mengandung karbohidrat kompleks yang memerlukan proses pemecahan kimiawi lebih panjang sebelum berubah menjadi energi.

Akibatnya, tubuh tidak segera merasakan efek segar setelah makan. Proses metabolisme yang lebih lama membuat energi baru tersedia secara bertahap.

Dr. Agus menyarankan agar umat Muslim memulai berbuka dengan makanan manis dalam porsi wajar, kemudian dilanjutkan dengan makanan utama setelah tubuh mulai beradaptasi.

Pemahaman mengenai mekanisme tubuh saat berpuasa ini penting agar ibadah Ramadan tetap berjalan optimal tanpa mengabaikan aspek kesehatan dan prinsip gizi seimbang.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menaker Perkuat Pencegahan Gratifikasi di Ketenagakerjaan

    Menaker Perkuat Pencegahan Gratifikasi di Ketenagakerjaan

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan komitmen memperkuat pencegahan gratifikasi dan korupsi di kementeriannya, guna memastikan layanan ketenagakerjaan berjalan bersih, adil, dan meningkatkan kepercayaan publik. Dalam acara “Penguatan Integritas dan Komitmen Pencegahan Gratifikasi dan Korupsi” di Jakarta, Yassierli menekankan bahwa penguatan integritas bukan sekadar slogan, melainkan kerja harian yang menuntut kejujuran, kepatuhan, dan pemahaman risiko […]

  • Potensi Pertanian Jambi Melimpah, Al Haris Ungkap Sawit hingga Kayu Manis Jadi Andalan

    Potensi Pertanian Jambi Melimpah, Al Haris Ungkap Sawit hingga Kayu Manis Jadi Andalan

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Gubernur Jambi Al Haris membeberkan besarnya potensi sektor pertanian dan perkebunan yang dimiliki Provinsi Jambi. Beragam komoditas unggulan disebut mampu menjadi kekuatan ekonomi daerah sekaligus peluang pasar yang menjanjikan. Al Haris menyampaikan, selain padi, Jambi memiliki komoditas kopi dengan potensi pasar yang besar di Indonesia. Jenis kopi yang dikembangkan meliputi robusta, liberika, dan […]

  • Hingga Februari, 4 Juta Bidang Tanah Belum Bersertifikat

    Hingga Februari, 4 Juta Bidang Tanah Belum Bersertifikat

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mencatat sebanyak 122 juta bidang tanah telah bersertifikat dari total sekitar 126 juta bidang tanah di Indonesia. Pemerintah kini mengejar penyelesaian sertifikasi terhadap sisa sekitar 4 juta bidang tanah. Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, mengatakan percepatan sertifikasi merupakan proses yang berjalan secara alami […]

  • Cabai

    Harga Sembako di Pasar Talang Banjar Stabil, Harga Cabai Merah Capai Rp 60. 000 per Kilogram

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sembako di Pasar Rakyat Talang Banjar, Kota Jambi hari ini, mayoritas tercatat stabil hal ini tertuang dalam aplikasi SIHARKO Dinas Perdagangan Kota Jambi pada pembaruan data per 21 November 2025. Meski begitu, sejumlah komoditas pangan utama seperti cabai merah besar dan cabai merah kecil mengalami kenaikan cukup signifikan, sementara cabai rawit merah […]

  • Update Longsor Cisarua Bandung Barat: 50 Kantong Jenazah, 34 Korban Teridentifikasi

    Update Longsor Cisarua Bandung Barat: 50 Kantong Jenazah, 34 Korban Teridentifikasi

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri telah menerima sebanyak 50 kantong jenazah korban longsor Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Hingga Selasa (27/1/2026) malam, sebanyak 34 jenazah berhasil diidentifikasi. Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan jumlah korban yang teridentifikasi terus bertambah dibandingkan data sebelumnya yang mencatat 30 jenazah. “Dari […]

  • Anak Penderita Epilepsi Rentan Alami Depresi dan Cemas, Kenali Gejalanya Sejak Dini

    Anak Penderita Epilepsi Rentan Alami Depresi dan Cemas, Kenali Gejalanya Sejak Dini

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Epilepsi pada anak tidak hanya berkaitan dengan kejang, tetapi juga bisa berdampak pada kondisi psikologis. Gangguan seperti depresi dan kecemasan kerap muncul dan perlu dikenali sejak dini oleh orangtua, guru, maupun tenaga medis. Sejumlah penelitian menunjukkan, anak dengan epilepsi memiliki risiko lebih tinggi mengalami gangguan mental. Bahkan, dalam studi di Denmark, penyandang epilepsi […]

expand_less