Seskab: Prabowo Minta Harga Pangan di Daerah Bencana Tetap Terjangkau Jelang Ramadan
- account_circle syaiful amri
- calendar_month 9 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya
JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto meminta agar harga kebutuhan pokok, khususnya di daerah terdampak bencana, tetap terjangkau menjelang Ramadan 2026. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan, Presiden ingin memastikan ketersediaan bahan pangan dan kebutuhan penting lainnya aman serta tidak memberatkan masyarakat.
“Saat ini kita sudah berada satu minggu menjelang bulan Ramadan. Bapak Presiden ingin memastikan harga kebutuhan pokok, ketersediaan bahan pangan, khususnya di daerah terdampak bencana, benar-benar tersedia dan harganya terjangkau,” kata Teddy di Gedung Kemendagri, Jakarta Pusat, Rabu (11/2/2026).
Teddy menyampaikan, Presiden juga terus memantau perkembangan pemulihan di wilayah terdampak bencana dan meminta seluruh satuan tugas serta kementerian terkait memberikan laporan berkala kepada publik.
Menurut dia, dalam dua bulan terakhir pemulihan pascabencana di sejumlah wilayah Sumatra menunjukkan progres signifikan. Sebanyak 5.500 unit hunian telah tersedia bagi warga terdampak.
“Dalam satu bulan terakhir saja, 1.500 unit hunian telah selesai dibangun dan siap digunakan. Selain itu, 98 jembatan yang sebelumnya rusak sudah diperbaiki dan berfungsi kembali,” ujar Teddy.
Sebelumnya, Presiden Prabowo juga menegaskan harga pangan tidak boleh melampaui harga eceran tertinggi (HET) selama Ramadan dan Lebaran 2026. Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman menyebut pengendalian harga seperti saat periode Natal dan Tahun Baru dapat diterapkan kembali.
“Kami minta satu minggu sudah stabil dan berada pada level HAP dan HET,” kata Amran dalam keterangan resmi, Senin (26/1/2026).
Amran menegaskan, tidak boleh ada pelaku usaha menjual bahan pangan di atas HET. Jika ditemukan pelanggaran, Satgas Pangan Polri akan melakukan penindakan.
“Tidak ada lagi kesempatan. Bila menjual di atas HET, Satgas Pangan Polri akan bekerja,” tegasnya.
Pemerintah berharap stabilitas harga dan percepatan pemulihan pascabencana dapat berjalan beriringan sehingga masyarakat dapat menjalani Ramadan dengan kondisi yang lebih baik.
- Penulis: syaiful amri

Saat ini belum ada komentar