Kamis, 14 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Seskab: Prabowo Minta Harga Pangan di Daerah Bencana Tetap Terjangkau Jelang Ramadan

Seskab: Prabowo Minta Harga Pangan di Daerah Bencana Tetap Terjangkau Jelang Ramadan

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto meminta agar harga kebutuhan pokok, khususnya di daerah terdampak bencana, tetap terjangkau menjelang Ramadan 2026. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan, Presiden ingin memastikan ketersediaan bahan pangan dan kebutuhan penting lainnya aman serta tidak memberatkan masyarakat.

“Saat ini kita sudah berada satu minggu menjelang bulan Ramadan. Bapak Presiden ingin memastikan harga kebutuhan pokok, ketersediaan bahan pangan, khususnya di daerah terdampak bencana, benar-benar tersedia dan harganya terjangkau,” kata Teddy di Gedung Kemendagri, Jakarta Pusat, Rabu (11/2/2026).

Teddy menyampaikan, Presiden juga terus memantau perkembangan pemulihan di wilayah terdampak bencana dan meminta seluruh satuan tugas serta kementerian terkait memberikan laporan berkala kepada publik.

Menurut dia, dalam dua bulan terakhir pemulihan pascabencana di sejumlah wilayah Sumatra menunjukkan progres signifikan. Sebanyak 5.500 unit hunian telah tersedia bagi warga terdampak.

“Dalam satu bulan terakhir saja, 1.500 unit hunian telah selesai dibangun dan siap digunakan. Selain itu, 98 jembatan yang sebelumnya rusak sudah diperbaiki dan berfungsi kembali,” ujar Teddy.

Sebelumnya, Presiden Prabowo juga menegaskan harga pangan tidak boleh melampaui harga eceran tertinggi (HET) selama Ramadan dan Lebaran 2026. Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman menyebut pengendalian harga seperti saat periode Natal dan Tahun Baru dapat diterapkan kembali.

“Kami minta satu minggu sudah stabil dan berada pada level HAP dan HET,” kata Amran dalam keterangan resmi, Senin (26/1/2026).

Amran menegaskan, tidak boleh ada pelaku usaha menjual bahan pangan di atas HET. Jika ditemukan pelanggaran, Satgas Pangan Polri akan melakukan penindakan.

“Tidak ada lagi kesempatan. Bila menjual di atas HET, Satgas Pangan Polri akan bekerja,” tegasnya.

Pemerintah berharap stabilitas harga dan percepatan pemulihan pascabencana dapat berjalan beriringan sehingga masyarakat dapat menjalani Ramadan dengan kondisi yang lebih baik.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Ayam dan Telur Melonjak Akibat Program Makan Bergizi Gratis (MBG), BGN Dorong Tambah Peternak Baru

    Harga Ayam dan Telur Melonjak Akibat Program Makan Bergizi Gratis (MBG), BGN Dorong Tambah Peternak Baru

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Lonjakan harga ayam dan telur di berbagai daerah menjadi perhatian serius pemerintah. Kenaikan ini disebut sebagai dampak langsung dari meningkatnya permintaan bahan pangan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah digencarkan pemerintah. Program yang bertujuan meningkatkan asupan gizi masyarakat justru memunculkan tantangan baru di sisi pasokan. Permintaan ayam dan telur meningkat signifikan […]

  • Demam Emas Modern, Ketika Harga Emas Terus Melonjak dan Ancaman Inflasi

    Demam Emas Modern, Ketika Harga Emas Terus Melonjak dan Ancaman Inflasi

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Mereka yang mengamati pergerakan harga emas dalam setahun terakhir tentu mendapati, betapa cepatnya harga emas beranjak naik. Siapa nyana rilis inflasi 2025 oleh BPS mendapati, emas punya andil dalam angjka inflasi tahunan. Memang, ia tidak seperti komoditas lainnya semisal cabai merah, rokok yang acap menyumbang inflasi. Dua yang disebut terakhir, boleh disebut konsumsi […]

  • BPJS Gandeng Jamdatun, Perkuat Penanganan Hukum Penyelenggaraan JKN

    BPJS Gandeng Jamdatun, Perkuat Penanganan Hukum Penyelenggaraan JKN

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM — BPJS Kesehatan menjalin kerja sama dengan Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) Kejaksaan Agung Republik Indonesia sebagai langkah strategis memperkuat penanganan masalah hukum di bidang perdata dan tata usaha negara. Kolaborasi ini diarahkan untuk memastikan penyelenggaraan Program JKN berjalan dalam koridor hukum yang tertib, akuntabel, dan berintegritas, Senin (12/1). […]

  • Miami Heat Raih Kemenangan Telak 146–114 atas Memphis Grizzlies

    Miami Heat Raih Kemenangan Telak 146–114 atas Memphis Grizzlies

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Miami Heat mencatat kemenangan gemilang atas Memphis Grizzlies dengan skor telak 146–114 pada lanjutan kompetisi NBA musim 2025–2026 di FedExForum, Memphis, Amerika Serikat, Sabtu (25/10) waktu setempat.Berdasarkan data resmi NBA yang dikutip di Jakarta, Bam Adebayo tampil impresif dengan torehan 24 poin, menjadi pemain paling produktif bagi Heat sekaligus mengantarkan kemenangan perdana tim […]

  • 7.000 Properti Bebas Pajak Tersedia di Marketplace: Efek PPN DTP

    7.000 Properti Bebas Pajak Tersedia di Marketplace: Efek PPN DTP

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pasar properti Indonesia memasuki babak baru pada awal tahun 2026. Kebijakan Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) yang resmi diperpanjang melalui PMK Nomor 90 Tahun 2025 menjadi katalisator utama yang menghidupkan kembali gairah sektor real estat nasional. Kebijakan ini secara nyata telah mengubah perilaku konsumen menjadi lebih agresif namun tetap kalkulatif. Berdasarkan […]

  • Utang Indonesia Capai Rp 9.138 Triliun, Menkeu Purbaya Pastikan Masih Aman dan Terkendali

    Utang Indonesia Capai Rp 9.138 Triliun, Menkeu Purbaya Pastikan Masih Aman dan Terkendali

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan posisi utang Indonesia yang mencapai Rp 9.138,05 triliun atau setara 39,86% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) masih dalam kategori aman dan terkendali. Dalam kegiatan Sarasehan 100 Ekonom Indonesia di Jakarta, Selasa (28/10/2025), Purbaya menjelaskan bahwa lembaga pemeringkat internasional menilai kesehatan fiskal suatu negara berdasarkan dua indikator […]

expand_less